Penantian 14 Tahun Berbuah Haru, Pasutri Asal Padang Akhirnya Berangkat Haji

Nini Mushani, calon jemaah haji melayani suaminya Syafei Nawa’an. Foto Humas Kemenhaj.

Nini Mushani, calon jemaah haji melayani suaminya Syafei Nawa’an. Foto Humas Kemenhaj.

Langgam.id – Kisah penuh ketulusan datang dari sepasang suami istri asal Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) yang akhirnya berangkat menunaikan ibadah haji setelah menunggu selama 14 tahun. 

Momen ini menjadi sangat bermakna, bukan hanya sebagai perjalanan spiritual, tetapi juga wujud cinta dan pengabdian dalam rumah tangga.

Nini Mushani (62), seorang pensiunan guru SMK, tak kuasa menyembunyikan rasa haru saat bersiap memasuki proses keberangkatan di Asrama Haji Embarkasi Padang, Sabtu (2/4/2026). 

Ia mengungkapkan bahwa selama ini dirinya selalu mendapat perhatian penuh dari sang suami, sehingga kini ia ingin membalas dengan sepenuh hati.

“Selama ini saya selalu diperlakukan dengan sangat baik. Sekarang giliran saya merawat dan mendampingi suami,” ujar Nini.  

Setelah mendaftar sejak tahun 2012, Nini bersama suaminya, Syafei Nawa’an (67), akhirnya mendapatkan kesempatan untuk berangkat ke Tanah Suci pada musim haji tahun ini. 

Penantian panjang tersebut terasa terbayar lunas ketika mereka dapat berangkat bersama sebagai pasangan.

Bagi Nini, ibadah haji bukan sekadar kewajiban sebagai umat Muslim, tetapi juga menjadi bentuk pengabdian kepada suami. 

Ia bertekad untuk mendampingi sang suami yang kini membutuhkan bantuan lebih, termasuk saat harus menggunakan kursi roda.

Dengan penuh harap, Nini juga memanjatkan doa agar sang suami senantiasa diberi kesehatan dan kekuatan selama menjalani seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci.

“Saya hanya ingin kami berdua bisa menjalani ibadah ini dengan lancar dan kembali dalam keadaan sehat,” katanya.

Di sisi lain, Nini juga menyampaikan rasa syukur atas pelayanan yang diberikan oleh petugas haji di Embarkasi Padang. Menurutnya, penyelenggaraan haji tahun ini terasa lebih tertata dan memberikan kenyamanan bagi para jemaah.

Kisah Nini dan suaminya menjadi gambaran bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan hati yang sarat dengan kesabaran, keikhlasan, dan cinta.

Baca Juga

Iduladha 2026: Harga Sapi Kurban Naik di Padang, 1 Ekor Capai Rp18 Juta
Iduladha 2026: Harga Sapi Kurban Naik di Padang, 1 Ekor Capai Rp18 Juta
Kondisi huntara di Kapalo Kota, Kota Padang.
Setengah Tahun Pascabencana, Penghuni Huntara Kota Padang Krisis Air Bersih
Rakit darurat untuk penyeberangan masyarakat di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Jembatan di sungai tersebut terdampak saat bencana banjir November 2025. Ghafar
Centang Parenang Setengah Tahun Penanggulangan Bencana Sumbar
Dosen Fakultas Syariah UIN IB Padang Aidil Aulya (ist)
Padang Darurat Air dan Alasan Usang yang Berulang!
Polres Padang Panjang berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang melibatkan kerugian laptop dan handphone dari sebuah
Polisi Ringkus Ibu dan Anak Terlibat Pencurian Emas di Padang
Tagihan 6.606 Pelanggan PDAM di Payakumbuh Digratiskan
Daftar Kawasan Terdampak Air PDAM Mati di Padang Barat hingga Kuranji