Kapal TB Simponi Terbakar di Perairan Padang, 1 Orang Meninggal

Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: BMKG mencatat, hingga saat ini ada 32 titik panas atau hotspot tersebar di Sumbar.

Ilustrasi Api. (Foto: Icon0/pexels.com)

Langgam.id – Kapal TB Simponi terbakar di perairan Kota Padang, Sumatra Barat, Jumat (14/8/2026) pagi. Dalam kejadian ini, satu dari 10 orang yang berada di atas kapal dilaporkan meninggal dunia.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Padang Abdul Malik mengatakan, pihaknya menerima informasi terkait kapal terbakar tersebut dari Vessel Traffic Service (VTS) Teluk Bayur pada pukul 09.17 WIB.

“Kami menerima informasi dari VTS Teluk Bayur terkait kapal TB Simponi yang terbakar di perairan Kota Padang,” kata Abdul dalam keterangannya, Jumat (14/8/2026). 

Berdasarkan informasi awal, kapal TB Simponi bertolak dari Dermaga Sibolga menuju Tarahan, Lampung, pada Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 08.22 WIB. Di perjalanan api muncul di bagian kamar mesin kapal.

“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.51 WIB. Namun, terdapat satu orang meninggal dunia. Kapten kapal kemudian meminta bantuan untuk mengevakuasi seluruh orang yang berada di atas kapal,” jelasnya. 

Identitas dan data lengkap korban masih dalam pendataan. Setelah menerima laporan, Basarnas Padang berkoordinasi dengan VTS. Pada pukul 09.32 WIB, tim Basarnas Padang kemudian mengerahkan RIB 02 menuju lokasi kejadian dengan membawa lima personel.

“Tim RIB 02 diberangkatkan menuju lokasi untuk melaksanakan evakuasi dan penanganan terhadap korban,” ujar Abdul. 

Lokasi kejadian diperkirakan berjarak sekitar 20,68 kilometer dari Dermaga RIB Muara Padang dengan arah radial 283 derajat ke barat. Sementara dari Dermaga Bungus Padang, jaraknya sekitar 24,62 kilometer dengan arah radial 291 derajat atau barat laut.

Dalam operasi tersebut, Basarnas mengerahkan RIB 02, rescue car, peralatan medis, peralatan evakuasi, peralatan komunikasi serta peralatan pendukung lainnya.

Hingga pukul 10.00 WIB, tim SAR masih bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dan penanganan terhadap seluruh korban. (WAN)

Baca Juga

Harga Emas Naik Jadi Rp5,6 Juta di Padang
Harga Emas Naik Jadi Rp5,6 Juta di Padang
Kualitas Udara Tidak Sehat di Padang, Warga Mulai Keluhkan Batuk dan Tenggorokan Kering
Kualitas Udara Tidak Sehat di Padang, Warga Mulai Keluhkan Batuk dan Tenggorokan Kering
Beberapa bulan belakangan ini, curah hujan di Kota Padang rendah. Hal ini dikarenakan musim kemarau melanda Ibu Kota Sumbar
BPBD Sumbar Kirim Mobil Tangki Air ke Dharmasraya dan Padang Atasi Kekeringan
kemarau april
Dharmasraya dan Padang Alami Kekeringan, BPBD Distribusikan Air Bersih
Kabut Asap Selimuti Padang, Kapan Disdik Alihkan Sekolah ke Daring?
Kabut Asap Selimuti Padang, Kapan Disdik Alihkan Sekolah ke Daring?
satgas covid-19 sumbar, prokes sumbar
Kualitas Udara Padang Tidak Sehat, Warga Diminta Pakai Masker