Wako Padang Jelaskan Penyebab Pembayaran Insentif Nakes Belum 50 Persen

bansos ppkm padang

Walo Kota Padang Hendri Septa. [foto: Irwanda/langgam.id]

Langgam.id – Wali Kota Padang Hendri Septa memberikan penjelasan terkait pembayaran insentif tenaga kesehatan (nakes) yang berujung teguran Mendagri Tito Karnavian. Realisasi pembayaran insentif sebesar 50 persen itu belum tercapai karena beberapa hal.

Hal itu disampaikan Hendri Septa lewat Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Amrizal, Selasa (31/8/2021). Dia membantah jika insentif untuk nakes tidak dibayarkan.

“Jadi tidak benar kalau Pemko Padang tidak membayarkan insentif bagi tenaga kesehatan yang berhubungan dengan penanggulangan Covid-19,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Baca juga: Mendagri Tegur Wali Kota Padang karena Belum Bayar Insentif Nakes

Dia mejelaskan, belum tercapainya realisasi pembayaran insentif sebesar 50 persen disebabkan pola perhitungan pembayaran insentif tenaga kesehatan tahun anggaran 2021 berbeda dengan pola perhitungan tahun anggaran 2020. Dalam perhitungan terbaru, fasilitas pelayanan kesehatan yang tidak melakukan perawatan pasien terkonfirmasi positif tidak dibayarkan insentifnya.

Kemudian jumlah pasien yang dirawat pada beberapa puskesmas dan RSUD dr. Rasidin Padang pada awal 2021 masih sedikit. Hal itu membuat insentif nakes tidak dapat dibayarkan.

“Yang ketiga, tidak seluruh tenaga kesehatan mendapatkan insentif penuh dalam satu bulan, tetapi disesuaikan dengan jumlah kasus yang ditangani atau jumlah hari tenaga kesehatan tersebut memberikan pelayanan langsung kepada pasien, ini sesuai aturan,” ungkapnya.

Amrizal mejelaskan, Pemko Padang telah membayarkan insentif nakes sebesar Rp20.83 miliar atau 40,88 persen. Insentif tersebut dibayarakan sampai bulan Juli untuk Dinas Kesehatan dan sampai bulan April untuk RSUD dr.Rasidin Padang.

Pemko Padang juga memutuskan akan meningkatkan realisasi pembayaran insentif tenaga kesehatan dengan mengoptimalkan penggunaan sisa anggaran yang ada. Dana yang tersedia yakni sebesar Rp30,12 miliar.

“Anggaran ini akan kita gunakan untuk pembayaran insentif Nakes bulan Agustus sampai dengan Desember 2021 untuk Dinas Kesehatan Kota Padang dan RSUD dr. Rasidin Padang bulan Mei sampai dengan Desember 2021,” ujarnya.

Baca Juga

Mitigasi Banjir, BPBD Padang Bersihkan Material Bebatuan di Lapau Munggu
Mitigasi Banjir, BPBD Padang Bersihkan Material Bebatuan di Lapau Munggu
Kondisi bentaran sungai di Lapau Manggu, Gunung Sariak, Padang Kamis (20/8/2026).
Arus Sungai Cepat Naik Saat Hujan, Warga Lapau Munggu Dibayangi Banjir Susulan
Warga menjemur padi yang dipanen dari sawah terdampak banjir Kota Padang
Cerita Petani Lapau Manggu, Panen Padi dari Sawah yang Terendam Banjir
Lokasi pembangunan hunian tetap untuk warga terdampak banjir Kota Padang.
Asa Penyitas Banjir Padang Menunggu Hunian yang Tak Kunjung Rampung
Udara Kabur di Padang, Begini Penjelasan BMKG
Udara Kabur di Padang, Begini Penjelasan BMKG
Kondisi tenda pengungsi warga terdampak banjir di Lapau Munggu, Kecamatan Kuranji, Kota Padang pada Minggu (9/8/2026)
Cerita Korban Banjir Padang yang Masih Memilih Tinggal di Tenda Pengungsian