Banjir Rendam Puluhan Rumah di Limapuluh Kota

banjir Direndam padang, Agam Kembali Diterjang Banjir Bandang

Ilustrasi banjir. (Pixabay)

Langgam.id – Banjir melanda wilayah Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat (Sumbar) akibat intensitas curah hujan yang tinggi pada Kamis (29/4/2021) malam. Akibatnya, puluhan rumah yang berada di tiga jorong terdampak.

Hingga malam ini, petugas mulai Komunitas Siaga Bencana (KSB) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Limapuluh Kota serta pihak kepolisian dan TNI melakukan evakuasi terhadap warga.

“Informasi awal 80 unit rumah terdampak banjir. Puluhan rumah itu berada di tiga jorong,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Limapuluh Kota, Rahmadinol dihubungi langgam.id, Kamis (29/4/2021) malam.

Adapun tiga jorong yang tergenang banjir itu berada di kawasan Nagari Manggilang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru. Genangan air diketahui masih belum surut.

Rahmadinol menyebutkan tiga jorong yang terdampak di antaranya Jorong Lubuk Jantan, Mudiak Pasa Manggilang dan Pasa Manggilang. Proses evakuasi terhadap warga masih dilakukan.

“Warga dievakuasi KSB, kami menuju ke lokasi juga bersama tim Basarnas,” ujarnya. (Irwanda/ABW)

Baca Juga

Cek Kolong Truk, Sopir Meninggal Terlindas Kendaraannya Sendiri di Limapuluh Kota
Cek Kolong Truk, Sopir Meninggal Terlindas Kendaraannya Sendiri di Limapuluh Kota
Pagu Pilwanag 9 Nagari Cuma Rp78 Ribu, Golkar Pertanyakan Komitmen Pemkab Limapuluh Kota
Pagu Pilwanag 9 Nagari Cuma Rp78 Ribu, Golkar Pertanyakan Komitmen Pemkab Limapuluh Kota
Banjir menerjang Simpang Tonang, Kabupaten Pasaman. (Dok. Istimewa)
Hari Ketiga, Korban Terseret Arus Galodo di Pasaman Masih Dicari
Hari Kedua Pencarian, Korban Banjir Bandang Pasaman Masih Belum Ditemukan
Hari Kedua Pencarian, Korban Banjir Bandang Pasaman Masih Belum Ditemukan
Viral Warga di Maninjau Lewati Arus Sungai Akibat Jembatan Rusak
Viral Warga di Maninjau Lewati Arus Sungai Akibat Jembatan Rusak
Sidang Gugatan Bencana Ekologis Sumbar Ungkap Mitigasi Pemerintah Minim 
Sidang Gugatan Bencana Ekologis Sumbar Ungkap Mitigasi Pemerintah MinimÂ