LANGGAM.ID– Presiden RI Prabowo Subianto memerintahkan kementerian dan lembaga terkait untuk mempercepat pembangunan hunian sementara atau huntara. Pemerintah menargetkan huntara tersebut bisa ditempati oleh masyarakat terdampak banjir di Sumbar sebelum bulan Ramadan.
Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri atau Mendagri Tito Karnavian saat rapat koordinasi rehabilitasi dan rekonstruksi pascabecana di Sumbar, Selasa (13/1/2026).
“Presiden Prabowo sudah memerintahkan agar pembangunan huntara ini dipercepat. Target kita sebelum Bulan Ramadan sudah selesai,” ujar Tito.
Ia menjelaskan percepatan pengerjaan huntara ini penting, agar masyarakat terdampak tidak lagi harus tinggal di tenda atau tempat pengungsian.
Di Sumbar, sambung Tito berdasarkan data terakhir total warga yang mengungsi mencapai 10 ribu jiwa meski saat ini jumlah tersebut terus berkurang. Namun, dengan selesainya pembangunan huntara nantinya, warga yang mengungsi sudah bisa tinggal di hunian sementara tersebut.
Ia menyebutkan, pemerintah akan membangun 984 huntara di Sumbar yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota. Terbanyak di Kabupaten Agam akan dibangun 509 huntara, kemudian di Tanah Datar 129 huntara serta di Padang Pariaman 539 huntara, kemudian di Kota Padang 552 huntara. (fx)






