9 Pejabat Eselon 2 Pemko Padang Dilantik, 6 Kepala OPD Masih Dijabat Plt

Wali Kota Padang Hendri Septa melantik sembilan orang pejabat eselon II, Senin (3/1/2022) pagi. Pelantikan para pejabat baru Pemko ini.

Wali Kota Padang Hendri Septa melantik sembilan pejabat eselon II Pemko Padang. [Foto: Pemko Padang]

Langgam.id – Wali Kota Padang Hendri Septa melantik sembilan orang pejabat eselon II, Senin (3/1/2022) pagi. Pelantikan para pejabat baru Pemko ini dilaksanakan di Balai Kota Padang di Aia Pacah.

Pj Sekretaris Daerah Kota Padang, Arfian mengatakan, pelantikan tersebut didasarkan pada Keputusan Wali Kota Padang Nomor 476 Tahun 2021 tertanggal 31 Desember 2021.

“Yang dilantik itu ada Inspektur, Kasat Pol PP, Kepala Bapenda, empat kepala dinas dan dua staf ahli,” ujar Arfian dihubungi Langgam.id melalui telepon selulernya, Senin (3/1/2022) siang.

Ia menjelaskan, kursi Inspektur kini diduduki oleh Syuhandra yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (UKM). Kursi Kadis Koperasi dan UKM kini kosong dan dijabat oleh pelaksana tugas (Plt).

Kemudian, Alfiadi yang sebelumnya Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP), kini menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan. Sedangkan Kepala Satpol PP yang baru dijabat oleh Mursalim.

Berikutnya terang Arfian, kursi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) yang ditinggalkan Mursalim kini diduduki oleh Afriadi yang sebelumnya menjabat sebagai kepala Dinas Sosial.

“Kepala Dinas Sosial kosong juga dan dijabat Plt,” ucap mantan kepala Dinas Pariwisata Kota Padang itu.

Arfian melanjutkan, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) kini dijabat oleh Yosefriawan yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Agam.

“Al Amin yang sebelumnya menjabat sebagai kepala Bapenda dilantik sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia,” terang Arfian.

Selanjutnya, Feri Mulyani yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) kini diangkat menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Kadis Perpusip). Sementara itu, kursi Kadinkes kini diduduki Plt.

Lalu kata Arfian, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Kadis PUPR) kini dijabat oleh Tri Hadiyanto dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian dijabat oleh Dian Fakri.

“Kursi Dinas Perhubungan kini juga kosong, dijabat Plt. Sebenarnya total ada enam kursi yang kosong. Selain itu ada Kadis Dukcapil, dan Kadis Pariwisata juga,” ungkapnya.

Baca juga: Gubernur Lantik 16 Pejabat Tinggi Pratama di Lingkungan Pemprov Sumbar

Arfian menambahkan, untuk enam kursi yang kosong ditargetkan akhir Januari 2022 telah terisi semua dan tak ada lagi jabatan eselon II yang dijabat oleh Plt.

“Hari ini kita bersurat ke KASN untuk melakukan seleksi terbuka dan kita target akhir bulan ini (Januari, red) sudah ada yang kita lantik untuk mengisi yang kosong,” pungkasnya. [mfz]


Dapatkan update berita terbaru setiap hari dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Kiper Semen Padang FC Ikram Al Giffari. Foto IG @ikramalgiffari
Profil Kiper Semen Padang Fc Ikram Al Giffari: Skuad Timnas U20-Sabet Trovi Championship
Kiper Semen Padang FC Ikram Al Giffari
Resmi! Ikram Al Giffari Kembali Perkuat Semen Padang FC
Dinas Perdagangan (Disdag) mengingatkan kepada produsen dan pedagang untuk tidak melakukan penimbunan barang jelang Ramadan dan Lebaran 2025.
Update Harga Sembako Pasar Raya, Bawang Putih Naik, Cabe Stabil
Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi melawat ke luar negeri dalam agenda kunjungan kerja ke Jepang
Gubernur Sumbar Mahyeldi Kunker Luar Negeri ke Jepang
Rancangan APBD Perubahan Kota Padang 2026, Pendapatan Transfer Daerah Naik Signifikan
Rancangan APBD Perubahan Kota Padang 2026, Pendapatan Transfer Daerah Naik Signifikan
Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2022, BI Sumbar Bawa Rp 5,9 Miliar ke Mentawai
Rancangan APBD Perubahan 2026, Pemko Padang Targetkan PAD Rp1,03 Triliun