63 Gempa Terjadi di Sumbar Sepanjang Juli 2024, 2 Kali Dirasakan

Selama Juli 2024, terdapat 63 kali kejadian gempa bum yang tersebar di wilayah Sumatra Barat (Sumbar) dan sekitarnya.

Peta sebaran episenter gempa bumi Juli 2024. [foto: BMKG Padang Panjang]

Langgam.id – Selama Juli 2024, terdapat 63 kali kejadian gempa bum yang tersebar di wilayah Sumatra Barat (Sumbar) dan sekitarnya.

Dilansir dari laman Instagram BMKG Padang Panjang, Kamis (1/8/2024), frekuensi gempa bumi terbesar terjadi pada 20 Juli 2024 yaitu sebanyak tujuh kali.

BMKG menyebutkan bahwa gempa bumi yang terjadi sepanjang Juli 2024 terjadi akibat aktifitas di zona subduksi lempeng Indo-Australia, Sesar Mentawai dan Sesar Sumatra.

Terdapat dua kali gempa bumi yang dirasakan dengan intensitas II-IV MMI. Gempa pertama pada 23 Juli 2024 pukul 10.10 WIB dengan magnitudo 5,0.

Gempa ini berlokasi di 1.72 LS, 99.54 BT dan berada di 32 Km tenggara Mukomuko-Bengkulu dengan kedalaman 18 Km.

“Gempa ini dirasakan Kepulauan Mentawai III-IV MMI, Pariaman, Padang Pariaman, Agam III MMI, Padang Panjang II MMI,” tulis BMKG Padang Panjang dalam laporannya.

Gempa bumi kedua yang dirasakan yaitu terjadi pada 29 Juli 2024 pukul 22.02 WIB dengan magnitudo 3.8. Berlokasi di 1.01 LS, 99.68 BT, 64 Km arah barat daya Pariaman dengan kedalaman 37 Km.

“Dirasakan Kota Padang, Padang Pariaman, Pariaman II-III MMI, Padang Panjang II MMI,” tulis BMKG Padang Panjang lagi. (*/yki)

Baca Juga

Ket: Citra deforestasi area PETI Sijunjung periode 2020-2024 [Sumber LBH Padang]
LBH Padang Ungkap 14,5 Ribu Hektare Hutan di Sijunjung Rusak karena Tambang Emas Ilegal 
Bekas luka diduga karena air panas yang dialami bayi tersebut. (Foto: Ipda Ghifari untuk Langgam.id)
Bayi 2 Tahun di Padang Diduga Dianiaya Ayah Kandung: Diselamatkan Tetangga, Badan Penuh Bekas Luka
Polisi melakukan olah TKP kecelakaan yang menewaskan pasangan suami istri. (Foto: Polres Solok)
Pilu Pasangan Suami Istri Meninggal Ditabrak Truk di Solok, Balita Korban Patah Kaki
Irjen Djati Wiyoto. (Foto: Humas Polda Kaltara)
Menakar Nyali Irjen Djati “Bersih-bersih” Tambang Emas Ilegal di Sumbar
Ketua Tim Koordinasi Penanganan Pelanggaran Pemanfaatan Ruang Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi saat meninjau bangunan rangka besi hotel di Lembah Anai, pada Senin 16 Februari 2026.
Tarik Ulur Pembongkaran Bangunan Lembah Anai, dari Maladministrasi hingga Putusan Sela 
Bangunan rangka besi hotel di sempadan sungai Lembah Anai.
Apa Saja Aturan yang Dilanggar Bangunan di Lembah Anai?