3 Pasien Positif Corona Baru di Sumbar dari Padang dan Bukittinggi

74 Warga Sumbar Positif Terinfeksi Covid-19

Ilustrasi (Foto: freerangestock.com)

Langgam.id- Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) mengumumkan 3 kasus baru positif corona. Sehingga pasien yang terinfeksi di Sumbar mencapai 21 orang hingga Selasa (7/04/2020) pukul 16.00 WIB.

“Ada 3 orang yang baru dinyatakan positif Covid-19. Satu dari Bukittinggi dan 2 dari Padang,” ujar Kepala Biro Humas Setdaprov Sumbar Jasman Rizal Selasa (7/04/2020).

Pasien asal Bukittinggi itu seorang perempuan berusia 26 tahun. Kini sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi.

Pasien tersebut suaminya pulang dari Malaysia. Kata Jasman, suami pasien tersebut lebih dulu dinyatakan positif dan kondisinya sudah mulai membaik.

Kemudian, 2 orang warga Padang yang positif itu pria berusia 38 tahun dan perempuan 22 tahun. Mereka positif corona setelah melakukan tes swab mandiri.

Jasman mengatakan, kedua pasien itu tidak menunjukkan gejala sama sekali. Saat ini mereka berdua masih isolasi mandiri.

“Total yang telah dinyatakan positif di Sumbar 21 orang,” ujarnya. Baca juga: Terbaru, Pasien Positif Corona di Sumbar Jadi 21 Orang. (SRP)

Baca Juga

Kawasan Padang Teater Pasar Raya, Rabu (16/9/2026)/ Foto: Langgam/Fajar
Pemko Alokasikan Rp450 Juta untuk Penataan Padang Teater Jadi Pusat Kuliner
Sejumlah siswa TK dan SD di Kecamatan Palupuh Kabupaten Agam diduga keracunan setelah makan MBG
Kasus Keracunan Siswa di Sumbar Berulang, PBHI Sumbar Desak MBG Dievaluasi Total
Disdikbud menginteruksikan siswa memakai masker untuk mengantisipasi dampak asap karhutla.
Pemko Padang Tetapkan PJJ Sampai Jumat Imbas Udara Memburuk
Gubernur Sumbar Mahyeldi
Dugaan Keracunan MBG, Mahyeldi Perintahkan Dapur SPPG Terlibat Tutup Sementara
Kawasan Padang Teater Pasar Raya, Rabu (16/9/2026)/ Foto: Langgam/Fajar
Revitalisasi Pasar Raya, Pemko Bakal Ubah Padang Teater Jadi Pusat Kuliner
Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi
Sejumlah Daerah Berlakukan PJJ, Gubernur Sebut SMA Tetap Tatap Muka