2 Labor Temukan 14 Kasus Baru Covid-19, Masih Diverifikasi dari Sumbar atau Provinsi Lain

Calon Bupati Agam Positif | Sampel Covid-19 Sumbar

Ilustrasi tes corona (Covid-19) (Foto: Fernando Zhiminaicela/pixabay.com)

Langgam.id -Dua labor yang memeriksa sampel Covid-19 di Sumatra Barat (Sumbar) menemukan 14 kasus Covid-19 baru. Jumlah tersebut dari pemeriksaan 687 spesimen. Dari temuan positif baru itu, masih diverifikasi apakah masuk data Sumbar atau provinsi lain yang juga memeriksakan sampel swab warganya di provinsi ini.

Demikian disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal dalam keterangan tertulisnya pada Selasa (4/8/2020) pagi. “Dari 687 spesimen (655 Lab Fak Kedokteran Unand dan 32 Lab veteriner Baso Agam), terkonfirmasi pertambahan positif terinfeksi covid-19 sebanyak 14 orang,” katanya.

Menurutnya, sebanyak 9 positif didapat dari pemeriksaan sampel di Labor Unand dan 5 kasus di Labor Baso. “Namun berdasarkan data yang ada, kami masih tracking dan tracing, komunikasi dengan beberapa rumah sakit pengirim untuk memastikan dari daerah mana pertambahan positif tersebut. Karena ada yang berasal dari Bengkulu, Lampung dan kiriman sampel Padang Sidimpuan,” tutur Jasman.

Baca Juga: Update Covid-19 Sumbar 3 Agustus: 2 Sembuh, 17 Positif

Selain 14 kasus positif, dari pemeriksaan juga dilaporkan 3 orang dinyatakan sembuh. Pemprov Sumbar mengimbau setiap orang yang baru datang ke daerah ini melalui jalur udara, untuk mengikuti tes swab/PCR.  “Kita mengimbau bagi siapapun yang baru pulang bepergian dari luar Sumbar. Terutama dari daerah yang kategori merah (pulau Jawa dan sebagian provinsi lainnya di Indonesia). Sebaiknya begitu mendarat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) segera lakukan test PCR/SWAB secara gratis.”

Khusus kepada aparatur negara, pemerintahan, BUMN, BUMD, menurutnya, tanpa kecuali diwajibkan ikut PCR Test di BIM jika memasuki Sumbar. “Di samping itu, kita juga tak bosan-bosannya meminta kepada masyarakat agar disiplin menjalani protokol kesehatan untuk mengatasi perkembangan covid-19. Pakai masker, hindari kerumunan, sering cuci tangan, pulang kerumah dari manapun ganti pakaian dan langsung mandi. Hindari beli makanan yang terbuka. Ingatkan pelayan makanan untuk tetap pakai masker dan dilarang keras pelayan makanan bicara di depan makanan, walaupun pakai masker,” kata Kepala Dinas Kominfo Sumbar itu. (SRP/SS)

Baca Juga

Djangan sekali-kali meninggalkan sedjarah! Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sedjarahnya sendiri. Dari sedjarah
Gala Adat dan Pertaruhan Marwah
Profil Riki Chandra, Alumni Komunikasi Penyiaran Islam UIN IB yang Jadi Anggota KPID Sumbar
Profil Riki Chandra, Alumni Komunikasi Penyiaran Islam UIN IB yang Jadi Anggota KPID Sumbar
Anggota KPID Sumbar Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Gubernur: Penjaga Etika Publik
Anggota KPID Sumbar Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Gubernur: Penjaga Etika Publik
Jalan kelok sembilan ramai jelang tahun baru
Puncak Arus Mudik di Perbatasan Sumbar-Riau Diprediksi H-3 Lebaran, Polisi Kerahkan Tim Urai Kemacetan
Ombudsman Sentil Birokrasi Pemprov Sumbar Soal Batalnya Pelantikan Anggota KPID
Ombudsman Sentil Birokrasi Pemprov Sumbar Soal Batalnya Pelantikan Anggota KPID
Gubernur Sumbar Akui Undangan Pelantikan Anggota  KPID Tanpa Sepengetahuannya
Gubernur Sumbar Akui Undangan Pelantikan Anggota  KPID Tanpa Sepengetahuannya