Wacana ASN Kerja di Rumah, Mahyeldi: Sedangkan Diawasi, Masih Tidak Disiplin

Wacana ASN Kerja di Rumah, Mahyeldi: Sedangkan Diawasi, Masih Tidak Disiplin

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah (Irwanda/langgam.id)

Langgam.id – Wali Kota Padang Mahyeldi Ansarullah turut mengomentari wacana Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) yang akan menerapkan Aparatur Sipil Negara (ASN) bekerja di rumah. Menurutnya, gagasan tersebut belum bisa diterapkan saat ini.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengatakan, banyak faktor yang menyebabkan belum tepatnya ASN bekerja di rumah. Mulai dari kesiapan informasi teknologi hingga kesadaran tanggungjawab ASN itu sendiri.

“Sedangkan sudah diawasi, dikontrol di kantor masih saja banyak PNS yang tidak disiplin. Masih jauh dari harapan, apalagi kalau bekerja dari rumah,” kata Mahyeldi kepada wartawan, Kamis (15/8/2019).

Meski demikian, Mahyeldi mengakui, wacana ASN bekerja di rumah sangat bagus untuk masa depan. Maka itu, wacana ini mestinya diterapkan di masa akan dating.

“Ini wacana bagus. Tidak ada salahnya diterapkan nanti. Tapi tentu jika semua variabelnya sudah siap mendukungnya,” katanya.

Khusus di Kota Padang, Mahyeldi mengakui wacana ASN bekerja di rumah masih belum bisa diterapkan lantaran kesiapan belum mendukung. Namun, ia tidak menampik akan menuju ke arah program tersebut.

“Pengalaman di kota Padang, masih banyak PNS yang belum bisa menerapkannya. Namun, kita akan menuju ke arah itu,” pungkasnya. (*/Irwanda/RC)

Baca Juga

Foto Pemain baru Semen Padang FC Rezaldi Hehanussa (tengah) usai membawa Persija Juara Liga 1 pada 2018
Rezaldi Hehanussa Siap Bawa Semen Padang FC Kembali ke Liga 1
Cerita Pengendara Terjebak Macet di Sitinjau Lauik Selama 12 Jam
Cerita Pengendara Terjebak Macet di Sitinjau Lauik Selama 12 Jam
Ronaldo Kwateh menjalani debut saat menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat malam (19/09/2025)
Eks Pemain Semen Padang FC Tagih Tunggakan Gaji, Manajemen: Tunggu Dana Sponsor
Pemerintah Kota Padang mengajukan pengadaan 1.540 unit tablet Android senilai Rp3 miliar dalam APBD Kota Padang 2026. Ilustrasi Canva
Pemko Padang Anggarkan Rp3 Miliar Lebih Beli 1.500 Tablet Android
Revitalisasi Pasar Raya Padang, Relokasi Pedagang Ditargetkan hanya Sampai September
Revitalisasi Pasar Raya Padang, Relokasi Pedagang Ditargetkan hanya Sampai September
Lokasi sementara untuk pedagang terdampak revitalisasi Pasar Raya. Fajar
Revitalisasi Pasar Raya, Pemko Sediakan Area Sementara untuk Pedagang