Update Zonasi Covid-19 Sumbar: 14 Daerah Zona Oranye, 5 Kuning

Kasus Covid lima besar, peta zonasi

Ilustrasi Peta Covid-19 di Sumbar (Foto: Langgam.id)

Langgam.id – Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) kembali merilis peta zonasi penyebaran covid-19 di Sumbar. Dari rilis tersebut, zona kuning bertambah menjadi 5 daerah.

Sementara zona oranye berkurang menjadi 14 daerah, sedangkan untuk zona merah dan zona hijau belum ada.

“Data tersebut diperoleh dari hasil perhitungan 15 indikator data onset pada minggu ke-61 pandemi covid-19 di Sumbar,” ujar Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal, dalam situs resmi Pemprov Sumbar, Minggu (16/5/2021).

Berikut peta zonasi penyebaran covid-19 di Sumbar mulai tanggal 16-22 Mei 2021:

Zona Kuning – Risiko Rendah (Skor 2,41 – 3,0)
1. Kota Pariaman (skor 2,99)
2. Kabupaten Kepulauan Mentawai (skor 2,54)
3. Kabupaten Dharmasraya (skor 2,41)
4. Kabupaten Pasaman (skor 2,41)
5. Kabupaten Solok Selatan (skor 2,40)

Zona Oranye – Risiko Sedang (Skor 1,81 – 2,40)
1. Kota Padang (skor 2,40)
2. Kota Payakumbuh (skor 2,38)
3. Kabupaten Limapuluh Kota (skor 2,22)
4. Kota Sawahlunto (skor 2,21)
5. Kota Padang Panjang (skor 2,20)
6. Kota Solok (skor 2,19)
7. Kota Bukittinggi (skor 2,13)
8. Kabupaten Pasaman Barat (skor 2,11)
9. Kabupaten Pesisir Selatan (skor 2,10)
10. Kabupaten Agam (skor 2,09)
11. Kabupaten Sijunjung (skor 2,09)
12. Kabupaten Tanah Datar (skor 2,03)
13. Kabupaten Padang Pariaman (skor 2,01)
14. Kabupaten Solok (skor 1,92)

Pada minggu ini, Kabupaten Pasaman berhasil masuk dalam zona kuning. Sedangkan Kabupaten Solok berada pada zona paling buruk (skor dibawah 2,00). Skor Kabupaten Solok mendekati zona merah.

“Diharapkan Satgas Covid-19 Kabupaten Solok segera melakukan semua upaya yang dianggap perlu dan penting untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 di wilayahnya,” terang Jasman.(*/Ela)

Baca Juga

Kerangka besi bangunan hotel di simpadan sungai Batang Anai, Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar.
Walhi Desak Pemprov Sumbar Segera Bongkar Bangunan di Lembah Anai
Kasus Dosen Poltekkes Padang Jatuh dari Lantai III, Polisi Cek CCTV 
Kasus Dosen Poltekkes Padang Jatuh dari Lantai III, Polisi Cek CCTV 
Pemerintah Kota Padang mengajukan pengadaan 1.540 unit tablet Android senilai Rp3 miliar dalam APBD Kota Padang 2026. Ilustrasi Canva
Pemko Padang Anggarkan Rp3 Miliar Lebih Beli 1.500 Tablet Android
Revitalisasi Pasar Raya Padang, Relokasi Pedagang Ditargetkan hanya Sampai September
Revitalisasi Pasar Raya Padang, Relokasi Pedagang Ditargetkan hanya Sampai September
Aksi simbolik di depan Kantor Gubernur Sumatra Barat, Jalan Sudirman, Kota Padang, Senin (22/6/2026)
Spanduk Jumbo “Sumbar Belum Pulih Terbentang” di Depan Kantor Gubernur
Pemko Padang mengklaim tetap melakukan efesiensi anggaran, di tengah sorotan terhadap rencana renovasi rumah dinas wali kota Fadly Amran
Respon Pemko Perihal Alokasi Anggaran Rumah Dinas Fadly Amran di Tengah Kebijakan Efisiensi