Update Corona Sumbar 1 September 2020: Positif 84 Orang, Agam Terbanyak

Update Corona Sumbar 1 September

Ilustrasi Corona (langgam.id/Ridho)

Langgam.id – Kasus penyebaran corona di Sumatra Barat terus mengalami penambahan. Hingga pagi ini, Selasa (1/9/2020), sebanyak 84 orang warga Ranah Minang positif terpapar covid-19.

Baca juga: Sebaran 2.156 Kasus Corona di 19 Kabupaten dan Kota Sumbar, Masih 1 Zona Hijau

Menurut Juru Bicara Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal, penambahan kasus tersebut ditemukan dari 2.289 sampel yang diperiksa tim Laborartorium Unand.

“Berdasasrkan hasil pemeriksaan, sementara terkonfirmasi positif 84 orang dan 19 orang terkonfirmasi sembuh,” tuturnya dalam keterangan tertulis.

Sebanyak 84 kasus baru corona ini tersebar di 10 kabupaten dan kota. Terbanyak berasal dari Kabupaten Agam dengan catatan 33 kasus. Kemudian, 21 orang dari Kota Padang, 9 asal Bukittinggi, 7 dari Sawahlunto, 5 asal Padang Pariaman.

Selanjutnya, 3 dari Kabupaten Sijunjuang, 3 asal Kota Pariaman, 1 dari Kabupaten Limapuluh Kota, 1 asa Payakumbuh dan 1 dari Kota Solok.

“Jika ada perkembangan dan penyesuaian data lebih lanjut, nanti sore akan kami perbaiki dan umumkan,” katanya. (*/ICA)

Baca Juga

Nobar Piala Dunia di Halaman Kantor Gubernur Ramaikan CFD
Nobar Piala Dunia di Halaman Kantor Gubernur Ramaikan CFD
Banjir Landa Batang Agam Usai Hujan Deras, Puluhan Warga Mengungsi
Banjir Landa Batang Agam Usai Hujan Deras, Puluhan Warga Mengungsi
Viral Kopdes Merah Putih di Ngarai Sianok, Dandim Klaim Aman Banjir
Viral Kopdes Merah Putih di Ngarai Sianok, Dandim Klaim Aman Banjir
Walhi Sumbar memberikan rapor merah kepada mantan Kapolda Sumbar sebelumnya, Irjen Pol. Gatot lantaran tidak tegas memberantas tambang ilegal
Walhi Beri Eks Kapolda Gatot Rapor Merah: Tambang Ilegal di Sumbar Kian Subur
Dijadwalkan Hari Ini, Sertijab Kapolda Sumbar Mendadak Ditunda
Dijadwalkan Hari Ini, Sertijab Kapolda Sumbar Mendadak Ditunda
Kapolda Sumbar, Komjen Pol Gatot Tri Suryanta
Kenaikan Harta Kekayaan Kapolda Sumbar Gatot, Mahasiswa Minta KPK-PPATK Turun Tangan