LANGGAM.ID– Komitmen Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang dalam mewujudkan lingkungan akademik yang inklusif, adil, dan nir kekerasan kembali mendapatkan pengakuan strategis di tingkat nasional.

UIN Imam Bonjol Padang sukses meraih penghargaan sebagai Perguruan Tinggi Responsif Gender (PTRG) Peringkat Madya pada ajang PTRG Award Tahun 2025.
Tahun ini UIN Imam Bonjol Padang berhasil mencatatkan lonjakan nilai yang sangat signifikan, yakni meningkat dari angka 550 menjadi 770. Peningkatan drastis ini bukan sekadar legitimasi administratif, melainkan bukti nyata dan terukur dari keberhasilan institusi dalam mengimplementasikan Pengarusutamaan Gender (PUG) serta Gender Equality and Social Inclusion (GESI) di seluruh lini kelembagaan.
Penganugerahan bergengsi ini diserahkan dalam momentum Konsolidasi Nasional Kerja-Kerja Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) PTKI. Kegiatan ini diselenggarakan oleh UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon bekerja sama dengan Kementerian Agama RI pada 30 Juni hingga 2 Juli 2026.
Pencapaian ini tidak lepas dari peran aktif Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA), Satgas PPKS, serta dukungan penuh pimpinan universitas dalam memastikan setiap program tridharma berjalan dengan perspektif yang responsif gender.
“Alhamdulillah, ini adalah hasil kerja keras dan kolaborasi kolektif seluruh sivitas akademika UIN Imam Bonjol Padang. Capaian Peringkat Madya ini membuktikan bahwa kebijakan, budaya riset, dan pengabdian masyarakat kita semakin inklusif dan berpihak pada keadilan gender. ” ujar Rektor Martin Kustati.
Bagi UIN Imam Bonjol Padang, responsivitas gender tidak hanya diterjemahkan sebagai keseimbangan kuantitas, melainkan wujud nyata pengakuan terhadap otoritas keilmuan perempuan, jaminan ruang aman kampus dari segala bentuk kekerasan, dan kebijakan yang memberdayakan.
Capaian predikat Madya ini diharapkan menjadi energi motivasi dan titik tolak strategis bagi seluruh sivitas akademika. Ke depan, UIN Imam Bonjol Padang akan terus berkomitmen memperkuat budaya kampus yang unggul, aman, berkeadilan, dan hadir sebagai katalisator harmoni di tengah masyarakat luas.






