Tukang Kebun di Padang Temukan Benda Diduga Granat

Tukang Kebun di Padang Temukan Benda Diduga Granat

Penemuan granat di Padang. (Foto: Irwanda/langgam.id)

Langgam.id – Benda diduga granat ditemukan di kawasan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar), Selasa (23/2/2021). Pertama kali benda itu ditemukan oleh seorang pekerja kebun bernama Samen.

Pria 42 tahun ini awalnya tidak menyangka benda yang ditemukannya berupa granat. Bahkan ia sempat membersihkan dengan cara menggosok menggunakan sikat.

Pemikiran Samen, benda yang ia temukan berupa bola yang dipakai untuk olahraga tolak peluru. Namun setelah bersih, ternyata ada pemantik.

“Saya diminta pemilik kebun untuk memindahkan salah satu pohon yang tertanam di area kebun. Ketika saya gali tanahnya dengan dalam sekitar 120 sentimeter tiba-tiba saja saya temukan benda itu,” kata Samen, Rabu (24/2/2021).

Setelah mengetahui benda yang ditemukan menyerupai granat, Samen akhirnya melaporkan kejadian kepada Babinsa. Kemudian Tim Jibom dari Polda Sumbar pun melakukan proses evakuasi pada Rabu (24/2/2021) sore.

Petugas menggunakan peralatan dan pengaman ketat dalam evakuasi tersebut. Selanjutnya, benda dimasukkan ke dalam mobil untuk dibawa.

Kapolsek Koto Tangah, Kompol Indra Junaidi membenarkan penemuan benda diduga granat Tersebar. Awalnya dilaporkan kepada petugas Babinsa setempat.

“Jadi proses evakuasi dilakukan oleh tim Jibom Brimob Polda Sumbar yang kemudian setelah dievakuasi, benda tersebut lalu diperiksa apakah benar-benar granat atau benda lainnya,” jelasnya. (Irwanda/ABW)

Baca Juga

Profil Febri Hariyadi, Pemain Persib yang Dikaitkan dengan Semen Padang FC
Profil Febri Hariyadi, Pemain Persib yang Dikaitkan dengan Semen Padang FC
Seorang Wanita Nekat Jadi Bandar Sabu di Padang: Terdesak Ekonomi, Jual Paket Hemat
Seorang Wanita Nekat Jadi Bandar Sabu di Padang: Terdesak Ekonomi, Jual Paket Hemat
Polisi Ringkus Bandar Sabu di Pasar Gaung Lubeg: 211 Paket Disita, Paket Hemat Rp 50 Ribu
Polisi Ringkus Bandar Sabu di Pasar Gaung Lubeg: 211 Paket Disita, Paket Hemat Rp 50 Ribu
Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta mengungkap sebanyak 39 anggotanya dipecat atau pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) selama 2025.
Ratusan Personel Polda Sumbar Langgar Kode Etik dan Profesi, 39 Dipecat Selama 2025
Puluhan personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatra Barat dikerahkan untuk mempercepat proses pembangunan sekitar 100 huntara
Puluhan Personel Brimob Polda Sumbar Dikerahkan Bangun Huntara di Pauh dan Kuranji
Jenazah korban banjir bandang di Sumatra Barat (Sumbar) yang sudah dimakamkan akhirnya teridentifikasi melalui uji sampel DNA.
6 Korban Banjir di Sumbar Telah Dimakamkan Teridentifikasi Lewat DNA, 1 Makam Dibongkar Dibawa Keluarga