Triwulan I 2026: Perbankan Syariah Sumbar Salurkan Pembiayaan Rp12,71 Triliun

Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: BI mencatat, terjadi perlambatan pertumbuhan perekonomian Sumbar selama delapan tahun terakhir.

Ilustrasi. (Foto: stevepb/pixabay.com)

Langgam.id — Kinerja perbankan syariah di Sumatera Barat menunjukkan pertumbuhan positif pada triwulan I 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Barat mencatat total penyaluran pembiayaan perbankan syariah mencapai Rp12,71 triliun per Maret 2026, atau tumbuh 14,68 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kepala OJK Provinsi Sumatera Barat, Roni Nazra, mengatakan pertumbuhan pembiayaan tersebut mencerminkan semakin meningkatnya peran perbankan syariah dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dan dunia usaha di daerah.

“Perbankan syariah di Sumatera Barat terus menunjukkan kinerja yang baik. Pertumbuhan pembiayaan mencapai 14,68 persen secara tahunan, yang menunjukkan sektor ini tetap memiliki kontribusi penting dalam mendukung perekonomian daerah,” kata Roni dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (2/6/2026).

Selain pertumbuhan pembiayaan, aset perbankan syariah juga mengalami peningkatan. Hingga Maret 2026, total aset tercatat sebesar Rp14,84 triliun atau tumbuh 13,30 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp11,27 triliun atau meningkat 3,04 persen secara tahunan. Pertumbuhan tersebut menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan syariah masih terjaga.

Dari sisi kualitas pembiayaan, OJK mencatat rasio Non-Performing Financing (NPF) berada pada level 1,75 persen. Meski sedikit meningkat dibandingkan posisi Maret 2025 yang sebesar 1,49 persen, angka tersebut masih berada dalam kategori sehat dan terkendali.

Roni menjelaskan, sektor jasa keuangan secara umum di Sumatera Barat tetap tumbuh solid dan menjadi salah satu fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Hal itu sejalan dengan pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sumatera Barat pada triwulan I 2026 yang mencapai 5,02 persen secara tahunan.

Secara keseluruhan, industri perbankan di Sumatera Barat mencatat total aset sebesar Rp86,74 triliun atau tumbuh 3,77 persen dibandingkan Maret 2025. Penyaluran kredit dan pembiayaan mencapai Rp75,50 triliun atau meningkat 2,98 persen, sedangkan Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 9,24 persen menjadi Rp62,92 triliun.

Menurut Roni, stabilitas sektor jasa keuangan yang tetap terjaga menjadi modal penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di tengah berbagai tantangan global dan nasional.

“Kami akan terus mendorong penguatan sektor jasa keuangan agar mampu mendukung pembiayaan produktif, meningkatkan inklusi keuangan, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat secara berkelanjutan,” ujarnya. (HER)

Baca Juga

Perbankan Syariah Sumbar Tumbuh Dua Digit pada Triwulan I 2026
Perbankan Syariah Sumbar Tumbuh Dua Digit pada Triwulan I 2026
OJK Catat Kinerja Perbankan Syariah Tumbuh Dua Digit pada Awal 2026
OJK Catat Kinerja Perbankan Syariah Tumbuh Dua Digit pada Awal 2026
Perbankan Syariah Sumbar: Pembiayaan Tumbuh 25,84 Persen Jadi Rp8,7 Triliun
Perbankan Syariah Sumbar: Pembiayaan Tumbuh 25,84 Persen Jadi Rp8,7 Triliun
Aset Perbankan Syariah Sumbar Sentuh Rp7,95 Triliun
Aset Perbankan Syariah Sumbar Sentuh Rp7,95 Triliun
Bank Nagari RUPS Hari Ini, Bahas Konversi ke Syariah
Bank Nagari RUPS Hari Ini, Bahas Konversi ke Syariah
ilustrasi gaji dan bantuan
Anggota DPR Sebut Transaksi di Bank Syariah Indonesia Masih Abu-abu