Menjajaki Transisi Energi Swadaya Warga di Kaki Bukit Barisan

PLMTH di Jorong Muaro Busuak, Kabupaten Solok, Sumbar sebagai sumber energi listrik swadaya warga

PLMTH di Jorong Muaro Busuak, Kabupaten Solok, Sumbar sebagai sumber energi listrik swadaya warga

Sudah belasan tahun, warga Jorong Muaro Busuak tidak lagi mencetak rekening PLN setiap bulan. Namun, warga cukup menunggu pengurus PLTMH datang ke rumah untuk meminta iuran wajib sebesar Rp45.000 per bulan sebagai biaya perawatan dan operasional PLTMH. 

“Walaupun lampu siang malam hidup, bayarnya tetap 45 ribu rupiah per bulan,” ujar Emi sambil menunjuk lampu di ruang tamunya. 

Saat ini tercatat, PLTMH telah menjadi sumber energi listrik untuk puluhan rumah warga yang terdiri dari 65 kepala keluarga. Sejak PLTMH itu beroperasi, suara gesekan gundar gilas pakaian ibu-ibu di pinggir sungai kini digantikan oleh deru mesin cuci di kamar mandi. Bahkan, jasa jasa laundry mulai bermunculan sebagai sumber pendapatan baru masyarakat.

Lampiran Gambar

“Manfaatnya banyak, kalau mau mencuci kain, sudah bisa pakai mesin cuci tidak lagi harus ke sungai,” kata Emi. 

Gerakan Akar Rumput Membangun Sumber Energi

Ketimpangan energi  antar jorong di Nagari Koto Hilalang masih menggeruti masyarakat. Sebelum 2009 Jorong Muaro Busuak masih terisolasi dari akses listrik, penyebabnya karena jorong itu terletak di ujung wilayah administrasi pemerintah yang langsung berbatasan dengan Bukit Barisan.

“Dulu sebelum adanya PLTMH, kami pakai lampu togok sebagai penerangan di malam hari. Sedangkan jorong yang lain telah pakai listrik dari PLN,” kata Emi.

Halaman:

Baca Juga

Manajemen RSUD Sungai Dareh, Kabupaten Dharmasraya, menyampaikan klarifikasi resmi terkait tidak beroperasinya sementara Poli Jantung
RSUD Sungai Dareh Akui Uang Jasa Nakes Belum Dibayar 6 Bulan, Ini Alasannya
Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Anggota DPRD Sumbar dari Fraksi Demokrat meminta tim percepatan Sumbar Madani segera dibubarkan.
Anggota DPRD Sumbar: 2.002 Kendaraan Dinas Pemprov Menunggak Pajak
Beberapa pekan belakangan ini, Kota Padang diselimuti kabut asap. Akan tetapi pada Selasa, terjadi perbaikan kualias udara di Kota Padang
Pagi Ini, Kualitas Udara Padang Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani mengungkapkan bahwa penguasaan Bahasa Inggris menjadi salah satu kunci agar generasi muda daerah
Mengingat Kembali Pernyataan Bupati Dharmasraya Annisa yang Tidak Bakal Beli Mobil Dinas
Universitas Fort De Kock Bukittinggi
Kasus Dugaan Kekerasan di Kampus Fort De Kock, Kuasa Hukum Lapor Itwasum Polri
Mahasiswa UNP Dilaporkan Hilang, Ternyata Sudah 3 Semester Tidak Masuk Kuliah
Mahasiswa UNP Dilaporkan Hilang, Ternyata Sudah 3 Semester Tidak Masuk Kuliah