Tingkatkan Disiplin ASN Pemprov, Gubernur Sumbar Terapkan Absen Subuh

Gubernur Sumbar

Gubernur Sumbar Mahyeldi saat memimpin Apel Pagi di Halaman Kantor Gubernur [Foto: Diskominfotik Sumbar]

Langgam.id-Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Mahyeldi menerapkan pengambilan absen subuh bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov).  Kebijakan bertujuan untuk meningkatkan disiplin ASN.

Dia menyampaikan itu langsung saat memberi arahan di depan ratusan ASN saat apel perdana tahun 2022 yang diikuti pejabat struktural dan fungsional di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Senin (03/01/2022) pagi.

Dalam arahan apel perdana tersebut, gubernur mengintruksikan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) untuk membuat surat edaran pelaksanaan absen subuh bagi ASN di lingkungan Pemprov Sumbar.

“Dalam edaran itu akan diinstruksikan bagi seluruh ASN Pemprov Sumbar yang beragama Islam, wajib melapor pada pimpinannya masing-masing setiap usai shalat subuh,” katanya dalam keterangan tertulis Diskominfotik Sumbar, Senin (3/1/2022).

Menurutnya, edaran absen subuh tersebut merupakan salah satu kebijakan gubernur sebagai upaya meningkatkan kedisplinan dan produktifitas para ASN, dengan memulai membiasakan bangun di waktu Subuh.

Selain absen subuh, mulai tanggal 9 Januari mendatang, juga akan kembali diadakan kajian bulanan ASN Pemprov yang diganti harinya menjadi hari minggu pagi. Pelaksanaanya bersamaan dengan program Subuh Mubarokah di Masjid Raya Sumbar.

Kajian bulanan tersebut akan dilaksanakan sekali dalam sebulan di minggu pertama dengan ceramah-ceramah khusus dengan ustad yang ahli dibidangnya masing-masing dan sekaligus diperdalam lagi dengan sesi tanya jawab.

Mahyeldi ingin ASN di lingkungan Pemprov Sumbar bisa bekerja cepat, melayani sesuai aturan dan memiliki inisiatif sendiri tanpa harus menunggu perintah darinya.

Ia juga menyampaikan pentingnya melakukan evaluasi terhadap kinerja ASN dilingkungan Pemprov Sumbar. Apalagi dengan adanya momentum memasuki awal tahun 2022. Evaluasi memang hal yang mesti dilakukan.

Lewat momen pergantian tahun, ia mengingatkan bahwa semua harus evaluasi terhadap apa yang sudah  dikerjakan. Semua harus menjadi pelayan bagi masyarakat, bukan sebaliknya.

“Saya tidak mau ASN provinsi ini lambat, saya tidak mau orangnya berlambat-lambat, saya juga tidak mau ASN provinsi ini orangnya menghambat dan memperlambat,” ujarnya. (*)


Dapatkan update berita terbaru setiap hari dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengungkapkan bahwa seluruh data bencana dari kabupaten/kota akan dikumpulkan secara terpusat mulai
Data Bencana di Sumbar Dikumpulkan Terpusat, Pangdam dan BPBD Jadi Penanggung Jawab
Sekda Sumbar: Tanggap Darurat Berlaku 25 November Sampai 8 Desember 2025
Sekda Sumbar: Tanggap Darurat Berlaku 25 November Sampai 8 Desember 2025
Gubernur Sumbar Surati Bupati dan Walikota Daerah Terdampak untuk Percepatan Penanganan Bencana
Gubernur Sumbar Surati Bupati dan Walikota Daerah Terdampak untuk Percepatan Penanganan Bencana
Cuaca Ekstrem, Gubernur Mahyeldi Imbau Warga Sumbar Tingkatkan Kewaspadaan
Cuaca Ekstrem, Gubernur Mahyeldi Imbau Warga Sumbar Tingkatkan Kewaspadaan
FKUI–RSCM Perkuat Layanan Bedah Saraf di RSUD M Natsir Solok
FKUI–RSCM Perkuat Layanan Bedah Saraf di RSUD M Natsir Solok
Mahyeldi: Sumbar Siap Jadi Percontohan Biosekuriti Akuakultur, IORA Beri Dukungan Regional
Mahyeldi: Sumbar Siap Jadi Percontohan Biosekuriti Akuakultur, IORA Beri Dukungan Regional