Kata Gubernur Sumbar Soal Penertiban Tambang Emas Ilegal: Harus Diproses Hukum

Kata Gubernur Sumbar Soal Penertiban Tambang Emas Ilegal: Harus Diproses Hukum

Gubernur Sumbar, Mahyeldi. (Foto: Fajar Hadiansyah/Langgam.id)

Langgam.id– Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi menegaskan, tambang emas ilegal tidak bisa dibiarkan. Selain melanggar aturan, aktivitas ini juga berdampak kepada kerusakan lingkungan hingga keselamatan masyarakat.  

Maka itu, ia mendukung langkah kepolisian dalam menertibkan aktivitas tambang emas ilegal di sejumlah wilayah Sumbar.

“Kalau sesuai aturan tentu harus diproses hukum. Karena ini menyangkut pelanggaran undang-undang,” kata Mahyeldi diwawancarai wartawan usai penyembelihan hewan kurban di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi Sumbar, Rabu (27/5/2026).

Mahyeldi tidak menampik pemerintah provinsi banyak menerima laporan terkait aktivitas tambang emas ilegal. Mulai lokasi tambang yang menelan korban jiwa, longsor, hingga kecelakaan lainya. 

“Kemarin kita lihat langsung ke lapangan. Sudah ada korban meninggal, longsor, dan kejadian lainnya. Ini tentu harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Menurutnya, langkah penertiban yang dilakukan aparat penegak hukum merupakan bagian dari pelaksanaan tugas negara dalam menindak aktivitas ilegal.

“Kalau ada pelanggaran hukum tentu penegak hukum harus turun. Itu memang tugas mereka,” ujar Mahyeldi sembari menambahkan pemerintah juga menyiapkan solusi jangka panjang melalui pengusulan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR). 

Ia mengklaim melalui WPR ini, aktivitas tambang masyarakat bisa berjalan sesuai aturan dan tidak lagi ilegal. “Kita ingin tambang rakyat nantinya punya izin resmi dan dikelola masyarakat setempat,” pungkasnya.

Sebelumnya, kepolisian melakukan penertiban aktivitas tambang emas ilegal di sejumlah wilayah Sumbar Senin (25/5/2026). Dalam penertiban itu, petugas hanya membakar dua unit kapal kayu berukuran besar. 

Disinyalir, kapal tersebut digunakan untuk aktivitas tambang emas ilegal. Hanya saja, tidak ada satu pun pelaku yang diamankan, mulai penggerebekan di Kabupaten Solok, Kota Solok hingga Kabupaten Sijunjung. (WAN) 

Baca Juga

Kolaborasi dengan FK UI, Gubernur Mahyeldi Dorong Peningkatan SDM Dokter di Sumbar
Kolaborasi dengan FK UI, Gubernur Mahyeldi Dorong Peningkatan SDM Dokter di Sumbar
Gubernur Sumbar Mahyeldi
Gubernur Mahyeldi Minta Kabupaten Kota Maksimalkan Persiapan Porprov Sumbar 2026
4 Atlet Sumbar Tembus Asian Games 2026, Hamdanus: Langkah Besar Olahraga Ranah Minang
4 Atlet Sumbar Tembus Asian Games 2026, Hamdanus: Langkah Besar Olahraga Ranah Minang
Mahyeldi Minta Kabupaten dan Kota Percepat Pembentukan Nagari Siaga TBC
Mahyeldi Minta Kabupaten dan Kota Percepat Pembentukan Nagari Siaga TBC
Gubernur Inginkan Rumah Sakit Sumbar Jadi Pilihan Berobat, Bukan Sekadar Lengkap Fasilitas
Gubernur Inginkan Rumah Sakit Sumbar Jadi Pilihan Berobat, Bukan Sekadar Lengkap Fasilitas
Perluas Kerja Sama dengan Jeonbuk, Sumbar Dorong Pertukaran Budaya hingga Ekonomi Kreatif
Perluas Kerja Sama dengan Jeonbuk, Sumbar Dorong Pertukaran Budaya hingga Ekonomi Kreatif