Dampak Pandemi, Tindak Kriminalitas di Padang Menurun Selama 2020

Dampak Pandemi, Tindak Kriminalitas di Padang Menurun Selama 2020

Kapolresta Padang, AKBP Imran Amir (foto:Irwanda/Langgam.id)

Langgam.id – Tindak kriminalitas atau kejahatan di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) mengalami penurunan selama 2020. Polresta Padang mencatat, terdapat 2.953 kasus kejahatan yang terjadi.

Angka itu mengalami penurunan drastis dari tahun 2019 yang mencapai 5.160 kasus. Pihak kepolisian mengklaim situasi pandemi menjadi salah satu penyebab penurunan angka kriminalitas.

“Dari periode 2019 dibandingkan 2020 mengalami penurunan (kriminalitas). Ini karena situasi lagi pandemi covid-19,” kata Kapolresta Padang, AKBP Imran Amir saat jumpa pers akhir tahun, Rabu (30/12/2020).

Tindak kejahatan yang terjadi didominasi seperti pencurian dengan pemberatan (curat) sebanyak 550 kasus. Disusul pencurian kendaraan bermotor (curanmor) 324 kasus. Sedangkan pencurian dengan kekerasan (curas) 100 kasus.

“(Tapi) dalam pengungkapan atau penyelesaian kasus juga tinggi. Ada 62 persen untuk curanmor, curas 56 persen, curat 54 persen. Ini berkat kinerja dan kerja keras anggota semua untuk mengungkap kejadian di wilayah hukum Polresta Padang,” ujarnya.

Imran mengakui penyelesaian kasus yang ditangani oleh jajarannya hampir 100 persen. “Penyelesaian ini sangat cukup tinggi. Penyelesaian kasus dibandingkan 2019 dengan 2020 bahwa Polresta Padang sudah mencapai prestasi hampir penyelesaian perkara 100 persen,” tegasnya.

“Jadi banyak perkara dari jumlah perkara itu yang terungkap. Dibandingkan 2019, penyelesaian perkara di 2020 ini sangat tinggi sekali. Terutama pada periode bulan September sejak saya masuk di Polresta Padang,” sambungnya. (Irwanda/Ela)

Baca Juga

Kantor Kejati Sumbar. (Langgam.id/ Buliza Rahmat)
Kejati Sumbar Ungkap Sudah Lapor Polisi soal Demo Mahasiswa Berujung Perusakan Pagar
Kondisi macet di kawasan Sitinjau Lauik ulah truk mogok. (Foto: WAG Sitinjau Lauik)
Truk Mogok Lumpuhkan Jalur Sitinjau Lauik, Padang-Solok Macet Total Hampir 3 Jam
Bekas luka di tubuh bayi malang dianiaya ayah kandung di Padang. (Foto: Ipda Ghifari untuk Langgam.id)
Cerita Tetangga Ambil Paksa Bayi yang Dianiaya Ayah Kandung di Padang: Saya Menangis, Jejak Luka Banyak
RS Bhayangkara Padang Ungkap Kondisi Bayi yang Dianiaya Ayah Kandung: Infeksi Luas, Tubuh Penuh Gigitan 
RS Bhayangkara Padang Ungkap Kondisi Bayi yang Dianiaya Ayah Kandung: Infeksi Luas, Tubuh Penuh Gigitan 
Penampakan RD, pelaku penganiayaan anak kandung sendiri. (Foto: Dok. Polresta Padang)
Penampakan Ayah Kandung di Padang yang Aniaya Bayinya, Digiring ke Sel Tahanan 
Pemberian nama merupakan salah satu hal yang penting yang dilakukan oleh orang tua kepada buah hatinya yang baru lahir. Apalagi nama ini juga berkaitan dengan dokumen kependudukan.
Kasus Kekerasan Bayi 2 Tahun di Padang, Polisi Sebut Dipicu Faktor Ekonomi dan Alkohol