Tidak Ada Lagi Jejak, BKSDA Hentikan Pengusiran Harimau di Solok Selatan

Langgam.id-harimau

Harimau Sumatra. [foto: canva.com]

Langgam.id – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Solok menghentikan kegiatan pengusiran harimau di Jorong Bariang, Nagari Lubuk Gadang Utara, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumbar.

Sebelumnya, warga dan petugas terkait melakukan pengusiran hewan bernama latin panthera tigris sumatrae selama sekitar tiga hari. Tindakan itu merupakan tindak lanjut adanya dugaan Harimau Sumatra menerkam anak sapi warga hingga mati pada Selasa (26/10/2021) lalu.

Kepala BKSDA Solok Afrilius mengatakan, tim dari BKSDA Sumbar melakukan tindakan penanganan konflik dengan satwa liar harimau sumatra yang lokasinya berbatasan langsung dengan hutan lindung Ranah Batanghari. Pengusiran dilakukan dengan letusan meriam dan bunyi-bunyian sejak Sabtu (30/10/2021).

“Kita telah melakukan pengusiran selama tiga hari sejak Sabtu, hingga sore ini tidak lagi ditemukan jejak harimau,” katanya, Senin (1/11/2021).

Afrilius mengungkapkan, pihaknya telah melakukan pengecekan jejak harimau setiap siang. Berdasarkan identifikasi dan verifikasi di lapangan, tidak lagi ditemukan jejak harimau.

Warga yang berkegiatan di kebun sekitar lokasi juga diminta untuk tidak sendirian saat beraktivitas di kebunnya.

Kemudian menurutnya, satwa liar jenis siamang atau primata lainnya sudah bermain di pinggir-pinggir kampung. Suasana ini berbeda dari saat sebelum pengusiran karena sepi dari kemunculan satwa tersebut.

“Termasuk satwa liar berupa tapir, sudah bermain di sekitar lokasi dan kami menemukan jejaknya di pinggir jalan jorong ini,” katanya.

Baca juga: Kasus Perdagangan Tulang Harimau di Pasaman Barat Segera Disidangkan

Afrilius menambahkan, pihaknya juga melakukan pengecekan di sekitar lokasi yang menjadi kuburan sapi korban harimau. Sekitar lokasi tersebut tidak ada lagi jejak atau dikunjungi oleh harimau.

“Untuk itu kami menyatakan kegiatan penghalauan dengan membunyikan meriam atau bunyi-bunyian sementara dihentikan. Kemudian kita memantau dua hari ke depan,” katanya.

Baca Juga

Nobar Piala Dunia di Halaman Kantor Gubernur Ramaikan CFD
Nobar Piala Dunia di Halaman Kantor Gubernur Ramaikan CFD
Banjir Landa Batang Agam Usai Hujan Deras, Puluhan Warga Mengungsi
Banjir Landa Batang Agam Usai Hujan Deras, Puluhan Warga Mengungsi
Viral Kopdes Merah Putih di Ngarai Sianok, Dandim Klaim Aman Banjir
Viral Kopdes Merah Putih di Ngarai Sianok, Dandim Klaim Aman Banjir
Walhi Sumbar memberikan rapor merah kepada mantan Kapolda Sumbar sebelumnya, Irjen Pol. Gatot lantaran tidak tegas memberantas tambang ilegal
Walhi Beri Eks Kapolda Gatot Rapor Merah: Tambang Ilegal di Sumbar Kian Subur
Dijadwalkan Hari Ini, Sertijab Kapolda Sumbar Mendadak Ditunda
Dijadwalkan Hari Ini, Sertijab Kapolda Sumbar Mendadak Ditunda
Kapolda Sumbar, Komjen Pol Gatot Tri Suryanta
Kenaikan Harta Kekayaan Kapolda Sumbar Gatot, Mahasiswa Minta KPK-PPATK Turun Tangan