Ternyata Ini Alasan Hendri Septa ‘Mempercantik’ Kota Tua Padang

Langgam.id - Wali Kota Padang, Hendri Septa mengaku optimis daerah yang ia pimpin bisa meraih Peduli Wisata Awards (PWA) tahun 2022.

Wali Kota Padang, Hendri Septa. (Foto: Humas Pemko Padang)

Berita Padang – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: ‘Mempercantik Kota Tua Padang dengan tetap mempertahankan keaslian arsitektur peninggalan Belanda.

Langgam.id – Sejumlah objek wisata di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) terus ditata. Termasuk kawasan Kota Tua yang berada di Kecamatan Padang Barat.

Kota Tua Padang berdiri di atas lahan seluas 32.690 meter persegi, daerah itu sarat akan peninggalan sejarah.

Penataan atau ‘mempercantik’ yang dilakukan pemerintah, yaitu dengan cara men-cat kembali kawasan itu, namun tetap mempertahankan keaslian arsitektur peninggalan Belanda yang ada di sana.

Wali Kota Padang, Hendri Septa mengatakan, ‘mempercatik’ kawasan itu, agar semakin menarik wisatawan yang berkunjung ke Kota Padang.

“Semoga kawasan ini selalu menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Dengan banyak kunjungan wisatawan ke Padang, tentu memberikan multi efek bagi kita, terutama di sektor perdagangan dan perekonomian masyarakat,” ujar Hendri, Minggu (23/12/2022).

Sejatinya, kata Hendri, tujuan utama Kota Tua dicat, agar kawasan itu terlihat indah dan menarik. Nantinya, setiap pengunjung akan merasakan kembali suasana kota tua tempo dulu di lokasi itu.

“Dengan konsep ini, pengunjung akan merasakan kembali masa lalu. Karena kita tahu, destinasi wisata yang disukai wisatawan saat ini adalah destinasi seperti itu,” ungkapnya.

Hendri juga menyebutkan, upaya mempercantik kawasan Kota Tua, tak lain demi menjadikan kawasan tersebut sebagai ikon wisata baru di Kota Padang yang lebih menjanjikan.

“InsyaAllah, selain pengecatan, kita juga akan berupaya menyajikan lampu-lampu hias, sehingga menghadirkan suasana keindahan di malam hari. Apalagi, kuliner di sini juga enak-enak dan juga terdapat klenteng sebagai salah satu cagar budaya warisan etnis Tionghoa di Padang,” papar Hendri.

Kota Tua, lanjut Hendri, akan menjadi komplit sebagai destinasi tujuan wisatawan di Kota Padang.

Hendri juga meminta, agar pemilik bangunan di kawasan Kota Tua dan masyarakat setempat menjaga keaslian bangunan.

Baca juga: Kota Tua Padang Bersolek, Nuansa Eropa Kian Terasa

“Mari bersama-sama kita jaga kawasan Kota Tua ini. Kami sangat mengapresiasi semua pihak, terutama PT Dulux Indonesia yang memberikan dukungan penuh berupa bantuan cat. Begitu juga kepada Marga The selaku kumpulan keluarga etnis Tionghoa di Padang yang dipimpin Tuako Alam Gunawan,” katanya.

Dapatkan update berita Padang – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Komisi X DPR RI Tinjau Rehabilitasi Sekolah Terdampak Banjir Padang
Komisi X DPR RI Tinjau Rehabilitasi Sekolah Terdampak Banjir Padang
Mitigasi Banjir, BPBD Padang Bersihkan Material Bebatuan di Lapau Munggu
Mitigasi Banjir, BPBD Padang Bersihkan Material Bebatuan di Lapau Munggu
Kondisi bentaran sungai di Lapau Manggu, Gunung Sariak, Padang Kamis (20/8/2026).
Arus Sungai Cepat Naik Saat Hujan, Warga Lapau Munggu Dibayangi Banjir Susulan
Warga menjemur padi yang dipanen dari sawah terdampak banjir Kota Padang
Cerita Petani Lapau Manggu, Panen Padi dari Sawah yang Terendam Banjir
Lokasi pembangunan hunian tetap untuk warga terdampak banjir Kota Padang.
Asa Penyitas Banjir Padang Menunggu Hunian yang Tak Kunjung Rampung
Udara Kabur di Padang, Begini Penjelasan BMKG
Udara Kabur di Padang, Begini Penjelasan BMKG