Terjerat Kasus Dugaan Korupsi, Bupati Solok Selatan Mohon Maaf dan Minta Doa Masyarakat

Terjerat Kasus Dugaan Korupsi, Bupati Solok Selatan Mohon Maaf dan Minta Doa Masyarakat

Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria menyalami ASN usai memimpin apel gabungan Pegawai di hari pertama Ramadan 1440 Hijriah (Ist)

Langgam.id – Setelah hampir dua pekan kediamannya usai digeledah tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bupati Solok Selatan, Muzni Zakaria kembali hadir di kantor Bupati.

Bupati dua periode itu memimpin apel pegawai perdana di bulan Ramadan, Senin (6/5/2019). Dia menegaskan akan mentaati dan mengikuti proses hukum di KPK atas kasus dugaan korupsi yang tengah menjeratnya saat ini.

“Saya pasti taat hukum dan sangat menghormati proses hukum di KPK yang sedang berjalan,” kata Muzni dihadapan pegawai Pemkab Solok Selatan.

Muzni sendiri juga telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Sebelum mengeledah kediaman Muzni pada Kamis (25/4/2019) lalu, pihak KPK sudah dua kali memeriksa Muzni.

Bupati yang diusung partai Gerindra ini terjerat di KPK atas dugaan kasus pengadaan barang dan jasa di Dinas PUPR Kabupaten Solok Selatan. Dia menganggap, kasus yang menjeratnya hari ini adalah jalan hidup yang harus diterima dan dijalaninya.

“Kebersamaan kita jangan sampai terganggu. Ini cobaan. Saya harus ikhlas menerimanya,” katanya.

Muzni juga meminta doa agar semuanya berjalan dengan sebaik-baiknya. Kemudian, tepat di momen menyambut bulan Ramadhan saat ini, Bupati juga menyampaikan permintaan maafnya kepada seluruh ASN di kabupaten itu.

“Sampai saat ini, saya masih menjalankan tugas dan tanggungjawab seperti biasa. Atas nama Bupati dan juga keluarga, saya memohon maaf kepada kita semua. Permohonan maaf juga saya sampaikan atas terganggunya kita semua atas kejadian yang menimpa saya,” ujarnya. (*/RC)

Baca Juga

Longsor Tambang Ilegal Solok Selatan, Polisi Sebut Tidak Ada Penggunaan Alat Berat
Longsor Tambang Ilegal Solok Selatan, Polisi Sebut Tidak Ada Penggunaan Alat Berat
Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Dishub Sumbar mencatat ada sebanyak 12 ruas jalan yang rawan longsor di wilayah Provinsi Sumbar.
Kronologi Longsor Tambang Emas Solok Selatan Renggut 4 Korban Jiwa
Update Tambang Batu Bara Meledak di Sawahlunto: 6 Meninggal, 2 Selamat
4 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Tambang Ilegal Solok Selatan
Kapolda Sumbar Irjen Jawari
LHKPN KPK, Kapolda Sumbar Jawari Terakhir Lapor Kekayaan Tahun 2011
Rapor Siswa SD dan SMP di Padang Dibagikan Via Online
Kabut Asap Makin Pekat, Pemkab Solsel Alihkan Pembelajaran SD-SMP ke Rumah
Rencana Kantor DPRD Solok Selatan, Ruang Sidang Dirancang Tampung 800 Orang
Rencana Kantor DPRD Solok Selatan, Ruang Sidang Dirancang Tampung 800 Orang