Terima DIPA 2024, Pj Wako Padang Panjang: Pemda Bisa Bergerak Lebih Cepat

Terima DIPA 2024, Pj Wako Padang Panjang: Pemda Bisa Bergerak Lebih Cepat

Sejumlah kepada daerah hadir dalam penyerahan DIPA 2024 di Auditorium Gubernur Sumbar. (Foto: Diskominfo Padang Panjang)

Langgam.id— Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, S.P Datuak Marajo serahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) serta Buku Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2024 untuk provinsi dan 19 kabupaten/kota di Sumbar.

Pada kegiatan yang juga dihadiri Penjabat (Pj) Wali Kota Padang Panjang, Sonny Budaya Putra, Senin (5/12) itu, Mahyeldi menegaskan, pemanfaatan DIPA dan TKD 2024 harus semata-mata ditujukan untuk masyarakat.

“DIPA dan TKD 2024 harus dapat memberikan manfaat yang dirasakan seluruh masyarakat Sumbar. Terutama dalam hal pemulihan ekonomi serta penanganan di sektor kesehatan,” sampainya di hadapan kepala daerah, kepala instansi vertikal, serta kepala perangkat daerah se-Sumbar di Auditorium Istana Gubernuran.

Mahyeldi menekankan, APBN instrumen penting untuk menghadapi berbagai tantangan dan goncangan yang berpotensi mengancam perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, ia meminta penerima APBN 2024 dapat bekerja keras, bersinergi dan bahu-membahu dalam mengelola APBN dengan sebaik-baiknya.

“Gunakan secara optimal sebagai instrumen kebijakan dalam melindungi masyarakat. Menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi. Menjaga pengelolaan fiskal yang sehat dan berkelanjutan. Sehingga, tujuan pembangunan nasional dapat tercapai. Kemiskinan ekstrem segera menjadi nol persen. Pengangguran menurun, dan Indeks Pembangunan Manusia meningkat,” paparnya.

Kemudian, Mahyeldi juga mengajak seluruh pimpinan, baik pada Satuan Kerja Kementerian dan Lembaga (K/L), agar dapat menggunakan anggaran secara disiplin, teliti, efisien, efektif, transparan dan akuntabel. Selain itu, sinkronisasi dengan Pemerintah Pusat juga menjadi hal yang penting untuk terus dilakukan.

“Sinergi dan kerja sama antarprogram dan antarkegiatan lintas K/L, antarpusat, antardaerah, dan antarpemerintah dengan badan usaha, harus ditingkatkan. Hal ini sesuai dengan arahan Presiden, bahwa kepala daerah harus memastikan keselarasan Rencana Kerja Pemerintah Daerah dengan sasaran Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2024,” ucapnya lagi.

Sementara itu, Pj Wako Sonny mengatakan, penyerahan DIPA dan TKD yang lebih awal ini akan membuat Pemerintah Daerah bisa bergerak lebih cepat.

“Penyerahan DIPA dan TKD 2024 yang dilakukan lebih awal, pastinya akan membuat kami di daerah bisa lebih presisi dalam pemanfaatannya. Serta bisa direalisasikan lebih cepat juga. Kalau realisasi anggaran ini cepat, artinya semakin cepat pula peningkatan putaran perekonomian bagi warga Kota Padang Panjang,” ungkap Sonny, dikutip Selasa (5/12/2023). (*/Fs)

Tag:

Baca Juga

Pemerintah akan memulai pengenalan Sekolah Garuda secara serentak di 16 titik di seluruh Indonesia pada Rabu (8/10/2025). Sekolah Garuda
Kabut Asap, Pemkab Agam Perpanjang PJJ hingga 21 Oktober
OJK Lanjutkan Reformasi Pasar Modal Usai MSCI Evaluasi Status Indonesia
OJK Lanjutkan Reformasi Pasar Modal Usai MSCI Evaluasi Status Indonesia
Babak Pertama, Semen Padang FC vs PSMS Medan Berakhir Imbang Tanpa Gol
Babak Pertama, Semen Padang FC vs PSMS Medan Berakhir Imbang Tanpa Gol
Ilustrasi Karhutla
Meski Nihil Titik Panas, BMKG Ingatkan Potensi Karhutla di Sumbar Justru Meningkat
Sekdaprov Sumbar Buka Sosialisasi Pencegahan Kanker Serviks dan Vaksinasi HPV
Sekdaprov Sumbar Buka Sosialisasi Pencegahan Kanker Serviks dan Vaksinasi HPV
Dispora Sumbar Tiadakan CFD Kota Padang Minggu Ini Dampak Kabut Asap
Dispora Sumbar Tiadakan CFD Kota Padang Minggu Ini Dampak Kabut Asap