Talkshow 6 Tahun Langgam: Soroti Perihal Gerak Cepat Sumbar

Talkshow 6 Tahun Langgam: Soroti Perihal Gerak Cepat Sumbar

Talkshow Gerak Cepat Sumbar dalam rangka HUT ke 6 Langgam.id. (Foto: Iqbal/Langgam)

Langgam.id – Dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 6 tahun, Langgam.id mengadakan talkshow Obrol Politik (Opok) edisi spesial dengan tema “Gerak Cepat, Sumbar Maju?”.

Talkshow tersebut berlangsung di Kantor Langgam.id, Selasa (14/01/2025) pukul 19:00 WIB dengan beberapa narasumber, di antaranya Pakar Politik Asrinaldi, Jurnalis Senior, Khairul Jasmi, Wakil Ketua DPRD Sumbar Nanda Satria, Pengamat Pariwisata Sumbar Sari Lenggogeni dan Pengamat Ekonomi Doni Satria.

Ada banyak hal yang disorot pada talkshow kali ini mulai dari regulasi, pariwisata, pendidikan, sumber daya alam, ekonomi, serta konsistensi.

Pakar Politik, Asrinaldi mengatakan bahwa Sumbar perlu perencanaan pembangunan yang matang. Tentunya dalam hal ini harus selaras dengan pemerintahan pusat.

“Jika melakukan pembangunan, jangan berpatokan pada daerah yang struktur budaya yang berbeda dengan kita,” ujar Asrinaldi.

Ia juga menuturkan bahwa jangan sampai nantinya kepala daerah yang telah dipilih tidak ada manfaat untuk masyarakat.

“Itu yang kita khawatirkan, jika sudah dipilih tidak memberikan dampak apapun,” ujarnya.

Sementara itu Pengamat Ekonomi Doni Satria menyebut jika ingin gerak cepat dalam hal pertumbuhan ekonomi perlu diketahui dahulu untuk siapa pembangunan tersebut dilakukan, apakah untuk investor atau masyarakat?

“Itu akan menjadi reward dari konstituen politisi jika dia berhasil mengembangkan ekonomi yang menyasar kelompok masyarakat,” sebut Doni.

Doni menuturkan, jika pembangunan ekonomi ingin cepat harus banyak investasi.

“Yang bisa investasi cepat tentu yang modalnya kuat. Modal kuat juga butuh kepastian,” tambahnya.

Pengamat Pariwisata Sumbar, Sari Lenggogeni juga menyampaikan bahwa pariwisata di Sumbar perlu dibenahi soal standarisasi. Standarisasi ada dua yaitu, di destinasi dan ekosistem pariwisata

“Standarisasi tidak bisa berbicara terkait destinasi saja karena hanya attraction,” bebernya. (Iqbal/Fs)

Baca Juga

Diskusi publik bertajuk "Dari Hulu ke Hilir, Refleksi Kejahatan Ekologis di Sumatra Barat" di Lelucon Space Cafe, Kota Padang, Rabu (29/7/2026).
Bencana Ekologis Sumbar, Negara Dinilai Lalai Lindungi Lingkungan
Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Fizlan Setiawan. (Dok. Istimewa)
Sambut Hari Jadi Kota Padang, Pemko Hapus Denda Retribusi Pedagang Pasar hingga Diskon Belanja Besar-besaran
Epistemicide di Jalan Tol
Epistemicide di Jalan Tol
Korban kecelakaan truk masuk jurang Kelok Sembilan saat menjalani perawatan medis. (Dok. Istimewa)
Kronologi Truk Colt Diesel Masuk Jurang Kelok Sembilan, Diduga Hilang Kendali Gegara Jalan Licin
Pengisian BBM di Tanah Datar
Distribusi BBM di Sumbar Tersendat, Dinas ESDM Sebut Macet Sitinjau Lauik dan Lembah Anai Jadi Biang Kerok
Jalan Padang-Bukittinggi melalui kawasan Lembah Anai mulai lancar setelah berakhirnya sistem buka tutup pada Sabtu (4/7/2026) sore. (Dok. Istimewa)
Jalur Lembah Anai Kembali Lancar, Sistem Buka Tutup Jalan Padang-Bukittinggi Berakhir