<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita UIN Imam Bonjol Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/uin-imam-bonjol/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/uin-imam-bonjol/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Fri, 17 Apr 2026 00:20:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita UIN Imam Bonjol Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/uin-imam-bonjol/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Rektor UIN Imam Bonjol Tekankan Kampus Berdampak Mesti Wujudkan Program  Nyata ke Masyarakat</title>
		<link>https://langgam.id/rektor-uin-imam-bonjol-tekankan-kampus-berdampak-mesti-wujudkan-program-nyata-ke-masyarakat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 00:18:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<category><![CDATA[UIN IB Padang]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Imam Bonjol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=245528</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id- Rektor UIN Imam Bonjol Padang Martin Kustati menegaskan, konsep kampus berdampak harus diwujudkan melalui program dan produk nyata yang langsung dirasakan masyarakat. Ia menekankan, pengembangan kampus harus memiliki standar yang terukur, dapat diuji, dan diakui dalam dunia ilmu pengetahuan. Pernyataan tersebut disampaikan dalam arahannya pada Workshop Penyusunan Skema Panduan Kurikulum KKN dan Pengabdian Dosen Berdampak berbasis MBKM dan IKU perguruan tinggi yang digelar pada 16–18 April 2026 di The ZHM Premiere Hotel Padang. &#8220;Tidak boleh berhenti sekadar wacana. Kita mengarah ke community base university, teaching base university, research base community,&#8221; ujarnya.&#160; Kata Martin, kampus dituntut untuk merancang kurikulum yang</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/rektor-uin-imam-bonjol-tekankan-kampus-berdampak-mesti-wujudkan-program-nyata-ke-masyarakat/">Rektor UIN Imam Bonjol Tekankan Kampus Berdampak Mesti Wujudkan Program  Nyata ke Masyarakat</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id- </strong>Rektor UIN Imam Bonjol Padang Martin Kustati menegaskan, konsep kampus berdampak harus diwujudkan melalui program dan produk nyata yang langsung dirasakan masyarakat. Ia menekankan, pengembangan kampus harus memiliki standar yang terukur, dapat diuji, dan diakui dalam dunia ilmu pengetahuan.</p>



<p>Pernyataan tersebut disampaikan dalam arahannya pada Workshop Penyusunan Skema Panduan Kurikulum KKN dan Pengabdian Dosen Berdampak berbasis MBKM dan IKU perguruan tinggi yang digelar pada 16–18 April 2026 di The ZHM Premiere Hotel Padang.</p>



<p>&#8220;Tidak boleh berhenti sekadar wacana. Kita mengarah ke community base university, teaching base university, research base community,&#8221; ujarnya.&nbsp;</p>



<p>Kata Martin, kampus dituntut untuk merancang kurikulum yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Ia mendorong agar program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan pengabdian dosen tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menghasilkan luaran konkret yang memberi kontribusi langsung bagi pembangunan sosial.&nbsp;</p>



<p>“Program yang dirancang harus benar-benar turun ke lapangan dan menghadirkan solusi. Kampus harus mampu melahirkan produk yang relevan, aplikatif, dan berdampak luas,” ujarnya.</p>



<p>Workshop bertujuan menyusun skema kurikulum KKN dan pengabdian dosen yang selaras dengan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) serta indikator kinerja utama (IKU) perguruan tinggi. Dalam forum tersebut, peserta membahas strategi integrasi antara kegiatan akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat agar berjalan sinergis. Selain itu, dirumuskan pula panduan pelaksanaan program yang berorientasi pada dampak, keberlanjutan, serta penguatan kolaborasi dengan berbagai pihak.</p>



<p>Melalui workshop ini, UIN Imam Bonjol Padang menargetkan lahirnya model kurikulum KKN dan pengabdian dosen yang mesti memenuhi standar akademik, juga mampu menjawab tantangan nyata di tengah masyarakat. Kampus diharapkan tampil sebagai agen perubahan yang aktif, solutif, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah.&nbsp;</p>



<p>Kepala Pusat Penelitian UIN Imam Bonjol Aulia Rahmat mengatakan, penguatan riset menjadi fondasi utama dalam mendorong kualitas akademik dan kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan. Ia menegaskan, kurikulum harus mampu mengintegrasikan kegiatan penelitian dengan proses pembelajaran secara sistematis.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Kata kuncinya, setiap karya akademik hasil riset mesti memiliki policy brief untuk stakeholder,&#8221; ujarnya Aulia.&nbsp;</p>



<p>Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat, Muhammad Taufik, menekankan pentingnya pengabdian yang berdampak nyata bagi masyarakat. Menurutnya, skema KKN dan pengabdian dosen ke depan harus berbasis kebutuhan riil masyarakat dan selaras dengan indikator kinerja utama (IKU) perguruan tinggi.</p>



<p>&#8220;Sebagai inovasi baru untuk kampus berdampak,&#8221; ujar Tuanku Taufik, demikian ia aktif disapa.&nbsp;</p>



<p>Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UIN Imam Bonjol Padang, Wakidul Kohar berharap mampu menghasilkan model kurikulum yang adaptif, kolaboratif, dan berdampak luas, baik bagi pengembangan keilmuan maupun pemberdayaan masyarakat. Workshop ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam menyelaraskan tridarma perguruan tinggi dengan tuntutan transformasi pendidikan tinggi di era saat ini. (AK)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/rektor-uin-imam-bonjol-tekankan-kampus-berdampak-mesti-wujudkan-program-nyata-ke-masyarakat/">Rektor UIN Imam Bonjol Tekankan Kampus Berdampak Mesti Wujudkan Program  Nyata ke Masyarakat</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">245528</post-id>	</item>
		<item>
		<title>2 Kecamatan di Padang Jadi Lokasi KKN Lingkar Kampus UIN Imam Bonjol</title>
		<link>https://langgam.id/2-kecamatan-di-padang-jadi-lokasi-kkn-lingkar-kampus-uin-imam-bonjol/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 11:21:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[KKN UIN Imam Bonjol]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Imam Bonjol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=245265</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kecamatan Koto Tangah dan Kuranji di Kota Padang bakal menjadi lokasi kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Lingkar Kampus UIN Imam Bonjol Padang 2026 dengan skema kampus berdampak.  Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mengaku sangat menyambut baik kegiatan KKN tersebut karena mendukung program unggulan Pemerintah Kota Padang.&#160; &#8220;Mulai dari Smart Surau, Subuh Mubarakah, Remaja Masjid Reborn, Digital Masjid, Koperasi Masjid, Pustaka Masjid, hingga lembaga penguatan Pendidikan al-Quran,&#8221; katanya saat diskusi terbatas bersama Tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UIN Imam Bonjol Padang, di ruang kerjanya, Kamis (9/4/2826).&#160; Menurut Maigus program unggulan Pemerintah Kota Padang sejalan dengan program</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/2-kecamatan-di-padang-jadi-lokasi-kkn-lingkar-kampus-uin-imam-bonjol/">2 Kecamatan di Padang Jadi Lokasi KKN Lingkar Kampus UIN Imam Bonjol</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Kecamatan Koto Tangah dan Kuranji di Kota Padang bakal menjadi lokasi kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Lingkar Kampus UIN Imam Bonjol Padang 2026 dengan skema kampus berdampak. </p>



<p>Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mengaku sangat menyambut baik kegiatan KKN tersebut karena mendukung program unggulan Pemerintah Kota Padang.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Mulai dari Smart Surau, Subuh Mubarakah, Remaja Masjid Reborn, Digital Masjid, Koperasi Masjid, Pustaka Masjid, hingga lembaga penguatan Pendidikan al-Quran,&#8221; katanya saat diskusi terbatas bersama Tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UIN Imam Bonjol Padang, di ruang kerjanya, Kamis (9/4/2826).&nbsp;</p>



<p>Menurut Maigus program unggulan Pemerintah Kota Padang sejalan dengan program pengabdian masyarakat UIN Imam Bonjol Padang seperti di bidang keagamaan dan sosial masyarakat.&nbsp;</p>



<p>Kata dia, hal ini memperkuat semangat dan daya dorong pembangunan di Kota Padang, khususnya bagi generasi muda.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Pembangunan berbasis masjid bukan hanya kegiatan ibadah saja, tetapi juga dijadikan Pendidikan kesadaran atas kota yang rawan bencana,&#8221; ucapnya.&nbsp;</p>



<p>Pemerintah Kota Padang, lanjut Maigus, berharap adanya program pengabdian masyarakat UIN Imam Bonjol Padang terkait mitigasi penanggulangan bencana alam hingga sosialisasi bahaya LGBT.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat UIN Imam Bonjol Padang, Muhammad Taufik menyampaikan, tahapan KKN UIN Imam Bonjol Padang telah dimulai hingga turun ke lokasi berkegiatan langsung pada Juli-Agustus 2026</p>



<p>Kegiatan KKN Lingkar Kampus ini merupakan bagian dari program kampus berdampak bagi masyarakat sekitar kampus. Koto Tangah dan Kuranji merupakan kecamatan domisi kampus dua dan kampus tiga UIN Imam Bonjol Padang.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Sebagai sebuah inovasi, gagasan KKN Lingkar Kampus ini diharapkan dapat memberi warna baru dan berdampak ke tengah masyarakat. Membantu program unggulan Pemko Padang,&#8221; ujarnya.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/2-kecamatan-di-padang-jadi-lokasi-kkn-lingkar-kampus-uin-imam-bonjol/">2 Kecamatan di Padang Jadi Lokasi KKN Lingkar Kampus UIN Imam Bonjol</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">245265</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kejati Sumbar Periksa 20 Saksi soal Dugaan Korupsi Kampus III UIN Imam Bonjol</title>
		<link>https://langgam.id/kejati-sumbar-periksa-20-saksi-soal-dugaan-korupsi-kampus-iii-uin-imam-bonjol/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2026 14:06:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kejati Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Imam Bonjol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=244198</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Wakil Kejaksaan Tinggi Sumatra Barat (Sumbar) Mukhlis menegaskan penanganan dugaan kasus korupsi pembangunan kampus III UIN Imam Bonjol, digelar secara profesional dan serius. Kejati Sumbar sudah periksa 20 orang saksi. &#8220;Kasus ini terus dikembangkan. Tunggu saja. Kami pasti bekerja serius,&#8221; ujar Muklis kepada langgam.id ditemui usai apel gelar pasukan operasi ketupat di RTH Imam Bonjol Padang, Kamis (12/3/2026).&#160; Ia mengungkapkan pemeriksaan terhadap pihak dalam perkara ini terus berjalan. Beberapa di antaranya merupakan pejabat di lingkungan kampus tersebut.&#160;&#160; &#8220;Pemeriksaan akan terus bertambah. Ini masih dalam penyelidikan untuk menemukan peristiwa. Kalau sudah ditemukan peristiwanya akan nanti kita tingkatkan (penyidikan),&#8221; kata</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kejati-sumbar-periksa-20-saksi-soal-dugaan-korupsi-kampus-iii-uin-imam-bonjol/">Kejati Sumbar Periksa 20 Saksi soal Dugaan Korupsi Kampus III UIN Imam Bonjol</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Wakil Kejaksaan Tinggi Sumatra Barat (Sumbar) Mukhlis menegaskan penanganan dugaan kasus korupsi pembangunan kampus III UIN Imam Bonjol, digelar secara profesional dan serius. Kejati Sumbar sudah periksa 20 orang saksi.</p>



<p>&#8220;Kasus ini terus dikembangkan. Tunggu saja. Kami pasti bekerja serius,&#8221; ujar Muklis kepada langgam.id ditemui usai apel gelar pasukan operasi ketupat di RTH Imam Bonjol Padang, Kamis (12/3/2026).&nbsp;</p>



<p>Ia mengungkapkan pemeriksaan terhadap pihak dalam perkara ini terus berjalan. Beberapa di antaranya merupakan pejabat di lingkungan kampus tersebut.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>&#8220;Pemeriksaan akan terus bertambah. Ini masih dalam penyelidikan untuk menemukan peristiwa. Kalau sudah ditemukan peristiwanya akan nanti kita tingkatkan (penyidikan),&#8221; kata dia.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Muklis menyebutkan saat ini sudah lebih 20 orang yang diperiksa untuk dimintai keterangan. Pemeriksaan bakal berlanjut seusai Lebaran nanti.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>&#8220;Yakinlah, pemeriksaan ini pasti ujungnya adalah penegakkan hukum yang benar. Kalau benar ditemukan unsur pidana, kami lanjutkan, kalu tidak kami hentikan,&#8221; tegasnya.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Seperti diketahui, dugaan korupsi dalam perkara ini yakni pembangunan kampus III UIN Imam Bonjol periode 2019–2022 dan pengelolaan alat berat tahun 2024–2025.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kejati-sumbar-periksa-20-saksi-soal-dugaan-korupsi-kampus-iii-uin-imam-bonjol/">Kejati Sumbar Periksa 20 Saksi soal Dugaan Korupsi Kampus III UIN Imam Bonjol</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">244198</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dua Alumni UIN Imam Bonjol Terpilih Jadi Anggota Ombudsman RI 2026-2031</title>
		<link>https://langgam.id/dua-alumni-uin-imam-bonjol-terpilih-jadi-anggota-ombudsman-ri-2026-2031/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jan 2026 16:12:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Iluni UIN IB Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Ombudsman]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Imam Bonjol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=242522</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id- Dua alumni Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang terpilih sebagai anggota Ombudsman RI periode 2026-2031. Mereka adalah Maneger Nasution dan Nuzran Joher. Komisi II DPR RI menetapkan sembilan calon anggota Ombudsman RI periode 2026-2031, terpilih setelah menggelar uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test, Senin (26/01/2026).&#160; “Iya. Dua dari sembilan anggota Ombudsman RI yang ditetapkan Komisi II DPR RI adalah alumni IAIN (kini UIN) Imam Bonjol. Semoga amanah,” ujar Ketua PP Iluni UIN Imam Bonjol Brigjen Pol Riki Yanuarfi, Senin (26/01/2026). Manager Nasution merupakan alumni Fakultas Syariah IAIN Imam Bonjol angkatan 1989. Ia kini menjabat Ketua</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/dua-alumni-uin-imam-bonjol-terpilih-jadi-anggota-ombudsman-ri-2026-2031/">Dua Alumni UIN Imam Bonjol Terpilih Jadi Anggota Ombudsman RI 2026-2031</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id- </strong>Dua alumni Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang terpilih sebagai anggota Ombudsman RI periode 2026-2031. Mereka adalah Maneger Nasution dan Nuzran Joher.</p>



<p>Komisi II DPR RI menetapkan sembilan calon anggota Ombudsman RI periode 2026-2031, terpilih setelah menggelar uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test, Senin (26/01/2026).&nbsp;</p>



<p>“Iya. Dua dari sembilan anggota Ombudsman RI yang ditetapkan Komisi II DPR RI adalah alumni IAIN (kini UIN) Imam Bonjol. Semoga amanah,” ujar Ketua PP Iluni UIN Imam Bonjol Brigjen Pol Riki Yanuarfi, Senin (26/01/2026).</p>



<p>Manager Nasution merupakan alumni Fakultas Syariah IAIN Imam Bonjol angkatan 1989. Ia kini menjabat Ketua Umum Ikatan Alumni UIN Imam Bonjol.&nbsp;</p>



<p>Sedangkan Nuzron Joher juga tercatat sebagai alumni Fakultas Syariah angkatan 1992. Mantan Anggota DPD RI itu pernah menjabat Ketua SEMA (Presiden Mahasiswa) IAIN Imam Bonjol pada 1998.&nbsp;</p>



<p>Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda mengatakan, uji kepatutan dan kelayakan digelar terhadap 18 calon anggota yang namanya disampaikan Presiden kepada DPR RI.</p>



<p>“Kami telah menuntaskan satu tahapan final sekali lagi uji kepatutan dan kelayakan. Kami sepakati melalui mekanisme rapat internal dengan musyawarah mufakat dari delapan fraksi,” ujarnya saat konferensi pers di Gedung DPR, Senin (26/1/2026).</p>



<p>Komisi II DPR RI juga telah menetapkan komposisi pimpinan dan anggota Ombudsman RI periode 2026-2031. Hery Susanto ditetapkan sebagai Ketua Ombudsman RI dan Rahmadi Indra Tektona sebagai Wakil Ketua.&nbsp;</p>



<p>Sedangkan tujuh anggota Ombudsman RI yang ditetapkan adalah Abdul Ghoffar, Fikri Yasin, Maneger Nasution, Nuzran Joher, Partono, Robertus Na Endi Jaweng, serta Syafrida Rachmawati Rasahan.</p>



<p>Rifqinizamy mengatakab, sembilan nama tersebut akan dibawa ke rapat paripurna DPR RI untuk mendapatkan pengesahan, Selasa (27/01/2026).</p>



<p>“Insya Allah sembilan nama yang telah kami umumkan ini akan kami sampaikan laporan resminya ke Paripurna DPR RI dan akan disahkan melalui sidang Paripurna DPR RI,” ujarnya.</p>



<p>Kemudian, DPR RI akan mengirim surat resmi kepada Presiden RI untuk diproses sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/dua-alumni-uin-imam-bonjol-terpilih-jadi-anggota-ombudsman-ri-2026-2031/">Dua Alumni UIN Imam Bonjol Terpilih Jadi Anggota Ombudsman RI 2026-2031</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">242522</post-id>	</item>
		<item>
		<title>1.669 Mahasiswa UIN Imam Bonjol Terdampak Bencana Sumbar</title>
		<link>https://langgam.id/1-669-mahasiswa-uin-imam-bonjol-terdampak-bencana-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Dec 2025 13:57:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Bencana Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Imam Bonjol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=239379</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id- Sebanyak 1.669 mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang terdampak banjir dan longsor yang menimpa Sumatra Barat. Mereka tersebar d Padang, Pariaman, Padang Pariaman, Agam, Tanah Datar, Pesisir Selatan, Pasaman dan Tanah Datar.  &#8220;Data terus bergerak menanjak. Data ini juga akan diteliti lagi, untuk kategori bantuan untuk disalurkan. Donasi sudah dibuka, posko sudah aktif. Sejak Jumat hingga hari ini, tim Relawan dari kampus kita telah turunke lokasi seputaran Lubuk Minturun, Kuranji, dan Batu Busuk, serta Relawan ke Palembayan,&#8221; ujar Koordinator Lapangan Posko Bencana UIN Imam Bonjol Padang Joni Ramadhan, Senin (1/12).&#160; Berdasarkan hasil asesmen sementara, yang terdampak dari</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/1-669-mahasiswa-uin-imam-bonjol-terdampak-bencana-sumbar/">1.669 Mahasiswa UIN Imam Bonjol Terdampak Bencana Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id- </strong>Sebanyak 1.669 mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang terdampak banjir dan longsor yang menimpa Sumatra Barat. Mereka tersebar d Padang, Pariaman, Padang Pariaman, Agam, Tanah Datar, Pesisir Selatan, Pasaman dan Tanah Datar. </p>



<p>&#8220;Data terus bergerak menanjak. Data ini juga akan diteliti lagi, untuk kategori bantuan untuk disalurkan. Donasi sudah dibuka, posko sudah aktif. Sejak Jumat hingga hari ini, tim Relawan dari kampus kita telah turunke lokasi seputaran Lubuk Minturun, Kuranji, dan Batu Busuk, serta Relawan ke Palembayan,&#8221; ujar Koordinator Lapangan Posko Bencana UIN Imam Bonjol Padang Joni Ramadhan, Senin (1/12).&nbsp;</p>



<p>Berdasarkan hasil asesmen sementara, yang terdampak dari Fakultas Adab dan Humaniora 21 orang; ⁠Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi 20 orang; Fakultas Ekonomi 16 orang; ⁠Pascasarjana 11 orang; Fakultas Saintek 9 orang; ⁠Fakultas Syariah 46 orang; Fakultas Tarbiyah 48 orang; ⁠Fakultas Ushuludin 36 orang.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Masih terus ada laporan dari lapangan, berasal dari mahasiswa teman dan keluarga korban. Kampus mengucapkan duka mendalam atas musibah, laporan terakhir ada yang alumni baru wisuda meninggal dunia atas nama Gustika Wahyu Widya, di Salareh Air, Agam,&#8221; ungkap Joni.&nbsp;</p>



<p>Aksi Peduli UIN Imam Bonjol terus bergerak melakukan kegiatan kemanusiaan di masa tanggap darurat. &#8220;Hari ini, kita juga telah serah terima Relawan oleh Tim Satgas UIN Imam Bonjol Padang di Kec. Pauh, langsung diterima oleh Bu Camat,&#8221; ujar Pembina Unit Kegiatan Mahasiswa Pencinta Alam (MAPALA) ini.&nbsp;</p>



<p>Penanggung Jawab Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Muhammad Taufik, menyebutkan, selain asesmen data, distribusi donasi para pihak dalam bentuk sembako dilakukan untuk seputaran Sungai Bangek. Sedangkan bantuan pakaian layak pakai akan didistribusikan sesuai hasil asesmen.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Donasi para pihak tidak boleh terlalu lama di posko, sesuai dengan kebutuhan lapangan, langsung angkut. Kekuatan kita masih terbatas, karenanya focus dulu ke keluarga besar UIN Imam Bonjol Padang yang terdampak langsung,&#8221; ujar Ketua Pengabdian Masyarakat UIN Imam Bonjol Padang ini.&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/1-669-mahasiswa-uin-imam-bonjol-terdampak-bencana-sumbar/">1.669 Mahasiswa UIN Imam Bonjol Terdampak Bencana Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">239379</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Profil Prof Martin Kustati yang Jabat Rektor UIN Imam Bonjol 2025-2029</title>
		<link>https://langgam.id/profil-prof-martin-kustati-yang-jabat-rektor-uin-imam-bonjol-2025-2029/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Jul 2025 12:46:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Prof Martin Kustati]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Imam Bonjol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=230892</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id- Prof Martin Kustati resmi menjabat Rektor UIN Imam Bonjol Padang periode 2025-2029, Rabu (31/7/2025). Ia dilantik menjadi rektor untuk periode kedua di Kantor Kementerian Agama Jakarta. Martin lahir di Manna, Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu, pada 18 Agustus 1973. Ia merupakan guru besar bidang TESL (Teaching English as Second Language) di UIN Imam Bonjol. Martin tercatat sebagai lulusan S1 di Universitas Terbuka. Ia melanjutkan S2 di Universitas Negeri Padang dan S3 di Universitas Kebangsaan Malaysia.&#160; Dosen tetap Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol itu mengawali karirnya sebagai Sekretaris Prodi Tadris Bahasa Inggris. Kemudian menjadi Ketua Prodi Tadris Bahasa Inggris</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/profil-prof-martin-kustati-yang-jabat-rektor-uin-imam-bonjol-2025-2029/">Profil Prof Martin Kustati yang Jabat Rektor UIN Imam Bonjol 2025-2029</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id- </strong>Prof Martin Kustati resmi menjabat Rektor UIN Imam Bonjol Padang periode 2025-2029, Rabu (31/7/2025). Ia dilantik menjadi rektor untuk periode kedua di Kantor Kementerian Agama Jakarta.</p>



<p>Martin lahir di Manna, Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu, pada 18 Agustus 1973. Ia merupakan guru besar bidang TESL (Teaching English as Second Language) di UIN Imam Bonjol.</p>



<p>Martin tercatat sebagai lulusan S1 di Universitas Terbuka. Ia melanjutkan S2 di Universitas Negeri Padang dan S3 di Universitas Kebangsaan Malaysia.&nbsp;</p>



<p>Dosen tetap Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol itu mengawali karirnya sebagai Sekretaris Prodi Tadris Bahasa Inggris. Kemudian menjadi Ketua Prodi Tadris Bahasa Inggris periode 2013-2016.</p>



<p>Martin pernah menjadi Kepala Pusat Studi Gender dan Anak pada LP2M, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Wakil Direktur Pascasarjana pada 2020 dan Direktur Pascasarjana pada 2021.</p>



<p>Ia juga aktif di berbagai organisasi, seperti Pengurus Pusat Asosiasi Dosen Penggerak, Ketua Perhimpunan Saudagar Muslimah Indonesia (PERSAMI), Wakil Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim se-Indonesia (ICMI), Pembina BPD AKU, Anggota Dewan Pakar DPW GUPPI dan Anggota BPP Universitas Nadhlatul Ulama.</p>



<p>Martin merupakan perempuan pertama dalam sejarah yang menjadi rektor IAIN ataupun UIN Imam Bonjol Padang tersebut.</p>



<p>Menteri Agama RI Prof Nasaruddin Umar berharap, Martin bisa menjamin ketenangan kampus. “Ketika dulu kekuatan masyarakat belum terlalu kuat, mungkin kita merasa aman. Tapi sekarang, situasinya sudah sangat berubah,” ujarnya usai pelantikan.&nbsp;</p>



<p>Selain Martin, Prof Nasaruddin juga melantik Masnun sebagai Rektor UIN Mataram, Mohamad Isom jadi Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Ilfi Nur Diiana menjabat Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan Habel S.J. Rieuwpassa sebagai Ketua Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri (STAKN) Mesias Sorong.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/profil-prof-martin-kustati-yang-jabat-rektor-uin-imam-bonjol-2025-2029/">Profil Prof Martin Kustati yang Jabat Rektor UIN Imam Bonjol 2025-2029</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230892</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Prof Martin Kustati Kembali Jadi Rektor UIN Imam Bonjol</title>
		<link>https://langgam.id/prof-martin-kustati-kembali-jadi-rektor-uin-imam-bonjol/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Jul 2025 08:27:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Prof Martin Kustati]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Imam Bonjol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=230862</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id- Prof Martin Kustati kembali dilantik menjadi Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol periode 2025-2029. Martin dilantik Menteri Agama RI Prof Nasaruddin Umar, di kantor Kemenag RI di Jakarta, Rabu (31/7/2026).  Menteri Agama Nasaruddin mengatakan, tantangan kepemimpinan perguruan tinggi saat ini semakin kompleks. Rektor tidak hanya bertanggung jawab atas urusan akademik, tetapi juga atas stabilitas dan keamanan kampus. “Ketika dulu kekuatan masyarakat belum terlalu kuat, mungkin kita merasa aman. Tapi sekarang, situasinya sudah sangat berubah. Seorang rektor harus menjamin ketenangan kampusnya,” ujarnya. Martin sebelumnya menjabar Rektor UIN Imam Bonjol periode 2021-2025. Dia menjadi perempuan pertama dalam sejarah yang menjadi</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/prof-martin-kustati-kembali-jadi-rektor-uin-imam-bonjol/">Prof Martin Kustati Kembali Jadi Rektor UIN Imam Bonjol</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id-</strong> Prof Martin Kustati kembali dilantik menjadi Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol periode 2025-2029. Martin dilantik Menteri Agama RI Prof Nasaruddin Umar, di kantor Kemenag RI di Jakarta, Rabu (31/7/2026). </p>



<p>Menteri Agama Nasaruddin mengatakan, tantangan kepemimpinan perguruan tinggi saat ini semakin kompleks. Rektor tidak hanya bertanggung jawab atas urusan akademik, tetapi juga atas stabilitas dan keamanan kampus.</p>



<p>“Ketika dulu kekuatan masyarakat belum terlalu kuat, mungkin kita merasa aman. Tapi sekarang, situasinya sudah sangat berubah. Seorang rektor harus menjamin ketenangan kampusnya,” ujarnya.</p>



<p>Martin sebelumnya menjabar Rektor UIN Imam Bonjol periode 2021-2025. Dia menjadi perempuan pertama dalam sejarah yang menjadi rektor IAIN ataupun UIN Imam Bonjol Padang tersebut.</p>



<p>Sebelumnya, panitia penjaringan menetapkan 11 bakal calon rektor yang telah dinyatakan lolos verifikasi berkas sesuai dengan ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.</p>



<p>Bakal calon rektor yang ditetapkan itu adalah Prof. Dr. Abrar, M.Ag, Prof. Ahmad Wira, M.Ag, M.Si, Ph.D, Prof. Dr. Eka Wirman, Lc, MA, Prof. Dr. Ikhwan, S.Ag, SH, M.Ag, Prof. Dr. Martin Kustanti, M.Pd, Prof. Nurus Shalihin, M.Si, Ph.D, Prof. Dr. Ramiswal, S.Ag, M.Pd, Prof. Dr. Salma, M.Ag, Prof. Dr. Taifiqurrahman, M.Ag, M.Hum, Prof. Welhendri Azwar, S.Ag, M.Si,Ph.D dan Prof. Dr. Drs.Yasrul Huda, MA.</p>



<p>Berkas bakal calon ini diserahkan kepada rektor untuk diteruskan ke Senat UIN Imam Bonjol untuk dilakukan penilaian kualitatif. Penilaian ini mencakup integritas, rekam jejak akademik, dan visi-misi dari masing-masing calon.</p>



<p>Ketua Senat UIN Imam Bonjol Prof Duski Samad mengatakan, senat sudah memberikan penilaian kualitatif pada 2 Juni 2025 di kampus III. Esoknya, nama-nama calon rektor itu diserahkan ke panitia yang ada di Kemenag RI.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/prof-martin-kustati-kembali-jadi-rektor-uin-imam-bonjol/">Prof Martin Kustati Kembali Jadi Rektor UIN Imam Bonjol</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230862</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Finalis Duta Kampus UIN Imam Bonjol Ikuti Grooming Class Spesial Bersama KAHF</title>
		<link>https://langgam.id/finalis-duta-kampus-uin-imam-bonjol-ikuti-grooming-class-spesial-bersama-kahf/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 May 2025 08:05:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kahf]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Imam Bonjol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=227023</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id- Finalis Duta Kampus UIN Imam Bonjol Padang mengikuti Grooming Class bersama KAHF dan konten kreator inspiratif Uda Dhil, Sabtu, 24 Mei 2025. Nisa Mentari, salah seorang panitia mengatakan, kelas grooming ini merupakan terobosan baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya. “Ini baru pertama kali diadakan, khususnya untuk para finalis laki-laki. Harapannya, mereka bisa tampil lebih siap dan percaya diri,” ujarnya. Para finalis tidak hanya mendapatkan pembekalan seputar penampilan fisik, seperti cara berpakaian dan merawat diri, tetapi juga materi mengenai sikap dan kepercayaan diri dari dalam. Konten kreator Uda Dhil ikut membagikan pengalaman dan tips yang relevan bagi generasi muda, khususnya</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/finalis-duta-kampus-uin-imam-bonjol-ikuti-grooming-class-spesial-bersama-kahf/">Finalis Duta Kampus UIN Imam Bonjol Ikuti Grooming Class Spesial Bersama KAHF</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id-</strong> Finalis Duta Kampus UIN Imam Bonjol Padang mengikuti Grooming Class bersama KAHF dan konten kreator inspiratif Uda Dhil, Sabtu, 24 Mei 2025.</p>



<p>Nisa Mentari, salah seorang panitia mengatakan, kelas grooming ini merupakan terobosan baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya.</p>



<p>“Ini baru pertama kali diadakan, khususnya untuk para finalis laki-laki. Harapannya, mereka bisa tampil lebih siap dan percaya diri,” ujarnya.</p>



<p>Para finalis tidak hanya mendapatkan pembekalan seputar penampilan fisik, seperti cara berpakaian dan merawat diri, tetapi juga materi mengenai sikap dan kepercayaan diri dari dalam.</p>



<p>Konten kreator Uda Dhil ikut membagikan pengalaman dan tips yang relevan bagi generasi muda, khususnya dalam membentuk citra diri yang positif.</p>



<p>“Percaya diri bukan cuma soal gaya berpakaian, tapi juga tentang bagaimana kita memandang diri sendiri dan berinteraksi dengan orang lain,” ujar Uda Dhil, yang dikenal aktif menyebarkan konten inspiratif di media sosial.</p>



<p>Dengan atmosfer yang interaktif dan penuh semangat, kegiatan ini sukses memberikan nilai tambah bagi para finalis Duta Kampus. Mereka tidak hanya belajar tampil menarik secara fisik, tetapi juga memahami pentingnya attitude dan inner confidence dalam menjadi representasi kampus yang membanggakan.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/finalis-duta-kampus-uin-imam-bonjol-ikuti-grooming-class-spesial-bersama-kahf/">Finalis Duta Kampus UIN Imam Bonjol Ikuti Grooming Class Spesial Bersama KAHF</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227023</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Orasi Ilmiah di Wisuda UIN Imam Bonjol, Fadly Amran Janji Perbaiki Jalan Menuju Kampus</title>
		<link>https://langgam.id/orasi-ilmiah-di-wisuda-uin-imam-bonjol-fadly-amran-janji-perbaiki-jalan-menuju-kampus/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Apr 2025 08:16:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Imam Bonjol]]></category>
		<category><![CDATA[Wako Padang Fadly Amran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=225617</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id -Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan orasi ilmiah pada Wisuda ke-93 Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang yang berlangsung di Kampus III UIN Imam Bonjol Sungai Bangek, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Minggu (27/4/2025). Dalam orasinya, Fadly Amran menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang untuk menjadi mitra strategis bagi dunia pendidikan, termasuk UIN Imam Bonjol. Fadly juga menyoroti pentingnya transportasi umum ke wilayah kampus. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk menyediakan layanan transportasi hingga ke area kampus, sekaligus mengaktifkan kembali terminal yang sempat tidak berfungsi optimal. Selain soal infrastruktur, Wali Kota juga menitipkan pesan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/orasi-ilmiah-di-wisuda-uin-imam-bonjol-fadly-amran-janji-perbaiki-jalan-menuju-kampus/">Orasi Ilmiah di Wisuda UIN Imam Bonjol, Fadly Amran Janji Perbaiki Jalan Menuju Kampus</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> -Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan orasi ilmiah pada Wisuda ke-93 Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang yang berlangsung di Kampus III UIN Imam Bonjol Sungai Bangek, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Minggu (27/4/2025).</p>



<p>Dalam orasinya, Fadly Amran menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang untuk menjadi mitra strategis bagi dunia pendidikan, termasuk UIN Imam Bonjol.</p>



<p>Fadly juga menyoroti pentingnya transportasi umum ke wilayah kampus. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk menyediakan layanan transportasi hingga ke area kampus, sekaligus mengaktifkan kembali terminal yang sempat tidak berfungsi optimal.</p>



<p>Selain soal infrastruktur, Wali Kota juga menitipkan pesan khusus kepada para wisudawan. Ia mengingatkan pentingnya rasa syukur dan tanggung jawab atas kesempatan meraih pendidikan tinggi, mengingat hanya 10 persen anak muda Indonesia yang berkesempatan berkuliah.</p>



<p>&#8220;Mulai hari ini, rekan-rekan wisudawan akan memimpin jalan hidup sendiri. Tidak ada lagi senior atau orang tua yang mendikte. Maka tanamkan nilai perjuangan, jangan berleha-leha. Waktu ini sangat berharga,&#8221; pesannya.</p>



<p>Fadly Amran menekankan bahwa lulusan UIN Imam Bonjol memiliki keunggulan kompetitif, terutama dalam pemahaman nilai-nilai keislaman yang menjadi bekal penting dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.</p>



<p>&#8220;Mari syukuri kelebihan ini dan teruslah menjaga nilai-nilai agama dalam setiap langkah. Jadilah bagian dari perubahan bangsa ke arah yang lebih baik,&#8221; tutupnya.</p>



<p>Sementara itu, Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof. Dr. Hj. Martin Kustati, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas kelulusan para wisudawan. Ia berharap para alumni dapat mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh, menjadi insan intelektual yang berakhlak mulia, serta berkontribusi nyata dalam membangun bangsa dan negara.</p>



<p>&#8220;Selamat kepada seluruh wisudawan. Ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Saya berharap, saudara semua mampu menjaga nama baik almamater dan terus mengembangkan potensi diri untuk masa depan yang lebih baik,&#8221; ujar Prof. Martin Kustati.</p>



<p>Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia akademik dengan pemerintah dan sektor industri untuk menghadirkan solusi nyata terhadap berbagai persoalan bangsa, sekaligus memperkuat peran UIN Imam Bonjol di tingkat lokal, nasional, hingga internasional.</p>



<p>Acara wisuda tersebut berlangsung khidmat, dihadiri oleh jajaran pimpinan UIN Imam Bonjol, para dosen, mahasiswa, keluarga wisudawan, dan seluruh civitas akademika serta tamu undangan lainnya. (*/f)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/orasi-ilmiah-di-wisuda-uin-imam-bonjol-fadly-amran-janji-perbaiki-jalan-menuju-kampus/">Orasi Ilmiah di Wisuda UIN Imam Bonjol, Fadly Amran Janji Perbaiki Jalan Menuju Kampus</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225617</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Student Literacy Camp 2025: Ikhtiar Sunyi Saat Efisiensi</title>
		<link>https://langgam.id/student-literacy-camp-2025-ikhtiar-sunyi-saat-efisiensi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Abdullah Khusairi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Apr 2025 07:46:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kolom]]></category>
		<category><![CDATA[Abdullah Khusairi]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Imam Bonjol]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Imam Bonjol Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=225108</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di tengah deru mesin kecerdasan buatan yang melaju tanpa henti, masih ada segelintir orang yang memilih jalan sunyi. Mereka membaca, menulis, dan berpikir; ikhtiar yang nyaris tak terdengar dalam bisingnya era informasi. Ketika segalanya diukur dengan anggaran dan efesiensi, jalan itu tetap dilalui oleh mereka yang meyakini, nilai dan makna tak selalu ditakar. &#8220;Tidak semua bisa dihitung itu, bisa diperhitungkan; tidak semua pula semua yang diperhitungkan, bisa dihitung,&#8221; begitu kira-kira quote dari Albert Enstien sering dikutip. Itulah semangat yang dihidupkan kembali dalam Student Literacy Camp (SLC) 2025, yang digelar pada 9–16 April di Kampus UIN Imam Bonjol Padang. Sebanyak 40</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/student-literacy-camp-2025-ikhtiar-sunyi-saat-efisiensi/">Student Literacy Camp 2025: Ikhtiar Sunyi Saat Efisiensi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Di tengah deru mesin kecerdasan buatan yang melaju tanpa henti, masih ada segelintir orang yang memilih jalan sunyi. Mereka membaca, menulis, dan berpikir; ikhtiar yang nyaris tak terdengar dalam bisingnya era informasi. Ketika segalanya diukur dengan anggaran dan efesiensi, jalan itu tetap dilalui oleh mereka yang meyakini, nilai dan makna tak selalu ditakar. &#8220;Tidak semua bisa dihitung itu, bisa diperhitungkan; tidak semua pula semua yang diperhitungkan, bisa dihitung,&#8221; begitu kira-kira quote dari Albert Enstien sering dikutip.</p>



<p>Itulah semangat yang dihidupkan kembali dalam Student Literacy Camp (SLC) 2025, yang digelar pada 9–16 April di Kampus UIN Imam Bonjol Padang. Sebanyak 40 mahasiswa terpilih mengikuti program SIBac-sip (Student of Imam Bonjol Academic Community – Smart Internship Program), sebuah inisiatif yang bukan hanya melatih keterampilan praktis, tetapi juga menyalakan ulang ruh akademik yang mulai meredup di banyak institusi pendidikan tinggi.</p>



<p>Menurut Prof. Welhendri Azwar, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, program ini adalah bentuk ikhtiar sunyi kampus dalam menjaga api intelektual di tengah gelombang pragmatisme pendidikan tinggi. Di saat banyak kampus berlomba-lomba menjanjikan program instan untuk cepat kerja, UIN Imam Bonjol justru memilih jalan panjang: membentuk intelektualitas yang tangguh dan reflektif.</p>



<p>SLC bukan sekadar lokakarya menulis. Ia adalah bagian dari mekanisme seleksi mahasiswa untuk program pengabdian dan pengayaan akademik ke luar negeri. Tahun lalu, 20 dari 40 peserta diberangkatkan ke Sydney dan Istanbul. Tahun ini, cakrawala diperluas dengan menjadikan Uzbekistan sebagai destinasi baru—negeri yang menyimpan jejak para ilmuwan besar dunia Islam seperti Imam Bukhari, Al-Khwarizmi, hingga Ibnu Sina. Perjalanan ini bukan sekadar wisata akademik, tetapi sebuah pencarian jati diri ilmiah yang bersandar pada akar sejarah peradaban.</p>



<p>Sejak digagas pada 2023, SLC dirancang dengan keyakinan bahwa menulis adalah cara merapikan pikiran. Di tengah dunia yang serba cepat dan instan, menulis menjadi bentuk perlawanan sunyi. Bukan hanya terhadap algoritma, tapi terhadap kejumudan berpikir. SLC menjadi ruang pelatihan intensif bagi mahasiswa semester II dan IV. Mereka belajar menyusun argumen, mengutip dengan benar, mengolah data, serta menulis dengan presisi. Dalam prosesnya, mereka dilatih bukan untuk jadi pengikut tren, tapi pembangun gagasan.</p>



<p>Ironisnya, di tengah melimpahnya akses informasi, generasi muda justru tenggelam dalam distraksi. Menurut riset internal, rasio konsumsi informasi dari media sosial dibanding buku dan jurnal ilmiah mencapai 7:1. TikTok dan Instagram kini menjadi rujukan tugas kuliah. Ini bukan lagi soal selera media, melainkan krisis orientasi berpikir. Imajinasi dikurung dalam logika tren dan viralitas. Dalam lanskap seperti ini, latihan menulis yang manual, berbasis data, dan terstruktur menjadi semacam latihan kontemplatif. Ia membentuk kesabaran, ketelitian, dan kedalaman—atribut yang makin langka di tengah riuhnya konten digital.</p>



<p>SLC 2025 menghadirkan narasumber dari Universitas Negeri Padang seperti Dr. Reno Fernandes, Dr. Firdaus, serta Dewan Redaksi Langgam.id, Hendra Makmur. Sementara dari internal UIN Imam Bonjol hadir nama-nama seperti Dr. Abdullah Khusairi, Muhammad Taufik, Winbaktianur, Renggi Vrika, Dr. Sermal, dan Dr. Subhan Azim. Para instruktur tak sekadar memberi materi, tapi mendampingi langsung proses penyuntingan tulisan, membaca data, hingga menautkan perspektif ke dalam realitas.</p>



<p>Hasilnya mulai terlihat. Mahasiswa peserta kini percaya diri mengirimkan tulisan ke media lokal papan atas dan jurnal akademik. Mereka juga aktif di UKM Bengkel Kata, menjadi editor jurnal, hingga asisten peneliti dosen. Sebuah gerakan senyap, namun berpengaruh nyata.</p>



<p>Menulis adalah jalan sunyi melawan budaya layar yang serba cepat dan dangkal. Ia bukan keterampilan semata, tapi latihan berpikir yang mendalam. Di tengah kampus yang kian menyerupai pabrik gelar, literasi adalah salah satu benteng terakhir peradaban. Ketika mahasiswa belajar menulis, sejatinya mereka belajar berpikir. Ketika diminta mencari sumber, mereka dilatih skeptis. Ketika menyusun argumen, mereka sesungguhnya sedang ditantang untuk memahami dunia, bukan sekadar mengulangnya.</p>



<p>Di dunia yang makin datar dan dangkal, mahasiswa yang mampu berpikir kritis, menyampaikan gagasan secara jernih, dan menulis dengan presisi adalah aset yang tak tergantikan. Mereka adalah pemikir masa depan—yang menulis dalam diam dan berpikir dalam sunyi.</p>



<p>Sebab dari kesunyian itulah, tapak-tapak peradaban dibangun. Bukan lewat sorak-sorai panggung motivasi, tetapi dari ruang-ruang kecil tempat ide diuji dan makna dilahirkan. Sayangnya, menulis dengan serius, mendalam, adalah jalan orang-orang memang selalu sedikit dan sepi. Salam. []</p>



<p><em>Dr. Abdullah Khusairi, MA adalah Dosen Literasi Media Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi<br>UIN Imam Bonjol Padang</em></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/student-literacy-camp-2025-ikhtiar-sunyi-saat-efisiensi/">Student Literacy Camp 2025: Ikhtiar Sunyi Saat Efisiensi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225108</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 28/42 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-05-27 00:48:11 by W3 Total Cache
-->