Swab Massal Tahap Pertama di Pasar Raya Padang, 497 Orang Negatif Corona

Corona dari Klaster Pasar Raya Padang

Pengambilan swab bagi orang-orang yang beraktivitas di Pasar Raya Padang di Gedung Mal Pelayanan Publik (Foto: Irwanda/Langgam.id)

Langgam.id – Sebanyak 497 orang pedagang Pasar Raya Kota Padang yang mengikuti pemeriksaan sampel swab tahap pertama dinyatakan negatif coronavirus disease (covid-19). Pengambilan spesimen mereka dilakukan beberapa waktu lalu di Mall Pelayanan Publik (MPP) Blok III Lantai 4, Pasar Raya.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Andre Algamar mengakui pemeriksaan swab tahap pertama jauh lebih banyak yang negatifnya dibandingkan positif. Dia berharap kurva penyebaran covid-19 di klaster Pasar Raya Padang segera melandai.

“Sebelum lebaran sudah kita lakukan swab selama tiga hari, tercatat 571 orang mengikutinya. yang terkonfirmasi positif hanya 38 orang, sedangkan sisanya 497 orang negatif,” kata Andre dalam jumpa pers bersama wartawan, Kamis (28/5/2020).

Andre mengimbau pedagang maupun masyarakat yang beraktivitas di Pasar Raya Padang untuk tidak takut melakukan pemeriksaan swab massal. Sebab dengan telah dilakukan swab, akan lebih jelas terjangkit covid-19 atau tidak.

“Pasar Raya Padang adalah nadinya perekonomian di Kota Padang. Kalau kita bisa memberikan jaminan rasa aman kepada pembeli dengan memastikan diri tidak terpapar covid-19, tentunya perekonomian di Pasar Raya akan kembali pulih,” katanya.

Dinas Perdagangan Kota Padang akan kembali melanjutkan pemeriksaan swab pedagang Pasar Raya tahap kedua hingga Sabtu 30 Mei 2020. Tahap pertama dan kedua hingga Kamis (28/5/2020), total 900 orang lebih pedagang maupun orang yang beraktivitas di Pasar Raya Padang yang telah di swab.

Andre merincikan sebelum swab massal digelar, sudah ada sekitar 153 pedagang yang melakukan swab di berbagai puskesmas di Kota Padang. Kemudian swab massal tahap I sebelum lebaran mencapai 571 pedagang.

“Kemarin atau hari pertama swab massal tahap kedua sudah ada 198 orang yang di swab. Hingga siang ini juga telah hampir seratusan, sehingga totalnya sudah mencapai 900-an lebih di swab,” jelasnya.

“Semakin banyak yang diperiksa tentu akan semakin baik. Akan jelas siapa saja yang terjangkit covid-19. Sehingga semakin mempercepat upaya pemutusan mata rantai penyebaran covid-19 pada klaster Pasar Raya Padang ini,” sambungnya. (Irwanda/ICA)

Baca Juga

Kondisi tenda pengungsi warga terdampak banjir di Lapau Munggu, Kecamatan Kuranji, Kota Padang pada Minggu (9/8/2026)
Cerita Korban Banjir Padang yang Masih Memilih Tinggal di Tenda Pengungsian
Walikota Padang, Fadly Amran.
Pemko Padang Siapkan Opsi Relokasi bagi Warga Kuranji yang Tinggal di Area Rawan Banjir
Ratusan Rumah Rusak Terdampak Banjir  Padang Dapat Bantuan Rp2 Juta 
Ratusan Rumah Rusak Terdampak Banjir  Padang Dapat Bantuan Rp2 Juta 
Banjir di Kecamatan Kuranji, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Banjir di Padang Terus Berulang, DPRD Dorong Solusi dari Hulu hingga Muara
Kemunafikan Kaum Maskulin
Kemunafikan Kaum Maskulin
Banjir merendam sejumlah wilayah di Kota Padang, Senin (3/8/2026)
Banjir Kota Padang, Wagub Vako: 1.488 KK Terdampak, 1.377 Warga Sempat Mengungsi