Suntik Vaksin Dilakukan 2 Kali, Dinkes Sumbar Siapkan 520 Petugas Vaksinator

Langgam.id-Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatra Barat (Sumbar) menyiapkan sebanyak 520 orang tenaga pelaksana pemberian vaksin atau vaksinator. Mereka bertugas memberikan vaksin kepada para tenaga kesehatan nantinya.

Kepala Bidang Sumber daya Kesehatan Dinkes Sumbar, Lila Yanwar mengatakan, 520 orang vaksinator tersebut akan menjalankan program vaksin Covid-19 di Sumbar. 520 orang tersebut terdiri dari dokter, perawat dan bidan yang bertugas di RS dan Puskesmas di Sumbar.

“Sekarang ada 520 orang vaksinator yang sudah kita latih di Bapelkes Batam,” katanya,

Baca juga: 36.920 Vaksin Tiba di Sumbar, Pemprov Tunggu Arahan Pusat Soal Vaksinasi

Ia menjelaskan peyuntikan vaksin dilakukan dengan intramuskuler atau injeksi ke dalam otot tubuh. Sama dengan cara penyuntikkan vaksin yang ada sebelumnya.

Walau demikian, Dinkes Sumbar tetap memberikan pelatihan untuk penyegaran skill dan kemampuan vaksinator. “Karena ada sedikit perbedaan tata cara penyimpanan dan efek samping vaksin,” jelasnya.

Menurutnya, satu orang vaksinator bisa mengerjakan 40 sampai 70 suntikan. Adapun tahap pertama vaksinasi akan dilakukan pada bulan Januari-April 2021.

Tahap pertama vaksin akan diprioritaskan bagi tenaga kesehatan, baik itu PNS, swasta maupun relawan yang terdata di Dinkes Sumbar. Nakes yang akan divaksin adalah mereka yang belum pernah positif covid-19.

“Nakes yang pernah positif tidak perlu divaksin lagi karena sudah terbentuk kekebalan di dalam tubuhnya,” ujarnya.

Sebelumnya diketahui, 36.920 dosis vaksin sinovac tiba di Kota Padang pagi ini. Vaksin tersebut dikirim dari Biofarma Bandung dengan pengawalan dari Mako Brimob Polri.

Pelaksanaan vaksinasi masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat. Karena sampai saat ini Kementerian Kesehatan harus menunggu perizinan dari Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Dinas Kesehatan Sumbar mencatat tenaga kesehatan dan relawan yang akan mendapatkan vaksin sebanyak 18 ribu orang.(Rahmadi/Ela)

Baca Juga

Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Kepala Dinas ESDM Sumbar, Helmi Heriyanto saat memberikan penjelasan tentang izin pertambangan rakyat.
Solar Langka, Dinas ESDM Sumbar Dorong Distribusi BBM Subsidi Tepat Sasaran 
Ilustrasi kekerasan anak. (Dok. Istimewa)
10 Fakta Mencemaskan Kekerasan Anak di Sumbar yang Naik Drastis, Korban Dilecehkan hingga Disiksa Ayah Kandung
Khairul Jasmi. (Foto: Do. Probadi)
Tutup Saja Jalan Lembah Anai, Ada Jalur Lain Sejak Zaman Belanda
Ketua Tim Koordinasi Penanganan Pelanggaran Pemanfaatan Ruang Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi saat meninjau bangunan rangka besi hotel di Lembah Anai, pada Senin 16 Februari 2026.
Tarik Ulur Pembongkaran Bangunan Lembah Anai, dari Maladministrasi hingga Putusan Sela 
Peserta antusias mengikuti seminar. (Foto: Istimewa)
HGI Dorong Literasi Digital sebagai Benteng Generasi Muda