Sumbar Ekspor Jengkol dan Daun Melinjo

Sumbar Ekspor Jengkol dan Daun Melinjo

Sumber: InfoPublik Padang

Langgam.id – Karantina Padang telah sukses melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap komoditas jengkol dan daun melinjo yang akan diekspor ke Jepang.

Kepala Karantina Pertanian Kota Iswan Haryanto mengatakan serangkaian langkah ketat dilakukan untuk memastikan kualitas dan keamanan produk pertanian.

“Karantina berhasil memeriksa dan mengeluarkan sertifikat phytosanitary untuk 160 kg jengkol dan 15 kg daun melinjo yang akan dikirim ke Jepang,” ujarnya, Sabtu (18/11/2023)

Iswan Haryanto mengatakan proses pemeriksaan yang dilakukan oleh tim karantina melibatkan serangkaian uji kesehatan dan keamanan.

Termasuk pengecekan mutu, kebersihan, dan pemenuhan standar phytosanitary yang berlaku.

“Seluruh komoditas yang akan diekspor melalui Bandara Internasional Minangkabau ini telah diawasi dengan ketat, memastikan bahwa hanya produk berkualitas tinggi yang diperbolehkan untuk meninggalkan negara,” tambahnya, dicuplik dari InfoPublik Padang, Minggu (19/11/2023).

Ia menambahkan setelah melalui serangkaian uji dan pemeriksaan, seluruh komoditas jengkol dan daun melinjo dinyatakan bebas dari hama dan penyakit serta memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan.

“Hasil pemeriksaan yang memuaskan memungkinkan penerbitan sertifikat phyto sanitary yang diperlukan untuk ekspor,” kata Haryanto.

Ia menjelaskan sertifikat phytosanitary ini menjadi bukti bahwa produk tersebut telah melewati pemeriksaan ketat dan dapat dianggap aman serta sehat untuk dikonsumsi. Keberhasilan pemeriksaan ini juga mencerminkan komitmen Karantina Padang dalam mendukung pertumbuhan ekspor produk pertanian Indonesia ke pasar internasional. (*/Yh)

Baca Juga

5 Negara Utama Tujuan Ekspor Sumbar Sepanjang Tahun Ini
5 Negara Utama Tujuan Ekspor Sumbar Sepanjang Tahun Ini
Ekspor Karet Sumbar
Januari–Mei 2026: BPS Catat Total Ekspor Sumbar Capai 1,18 Miliar US Dolar
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor yang berasal dari Sumatra Barat pada Oktober 2024 sebesar US$243,82 juta. Angka ini terjadi
Mei 2026: Ekspor Sumbar Turun 34,29 Persen Jadi 146,46 Juta US Dolar
Menteri Perdagangan (Mendag) RI Budi Santoso menekankan pentingnya hilirisasi agar Indonesia tidak lagi bergantung pada ekspor gambir mentah
Lepas Ekspor 27 Ton Gambir Sumbar ke India, Mendag Dorong Hilirisasi
BPS mencatat nilai ekspor Sumbar pada Januari–November 2025 sebesar US$2.458,14 juta atau naik sebesar 22,66 persen dibanding periode 2024
Ekspor Sumbar Januari-Juli 2025 US$1.593,43 Juta, Naik 36,96 Persen
Gubernur Sumbar Lepas Ekspor 11 Ton Kerapu ke Hongkong
Gubernur Sumbar Lepas Ekspor 11 Ton Kerapu ke Hongkong