Sopir Kapolresta Padang Positif Covid-19

Positif Corona

Ilustrasi Positif Corona (Covid-19) (Foto: Fernando Zhiminaicela/pixabay.com)

Langgam.id – Anggota kepolisian di Sumatra Barat (Sumbar) yang dinyatakan positif Coronavirus Disease (Covid-19) kembali bertambah satu orang. Sebelumnya, terdapat calon perwira, kali ini yang terpapar adalah sopir Kapolresta Padang, Kombes Pol Yulmar Try Himawan.

Hasil ini didapatkan dari pemeriksaan swab spesimen 22 orang di lingkungan Polresta Padang, termasuk Yulmar. Dari pemeriksaan sampel di Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Unand yang keluar, Jumat (15/5/2020), satu orang dinyatakan positif.

Hal ini dibenarkan Kepala Bidang Dokter dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Sumbar, Kombes Pol dr Sucipto. Dikatakannya, kasus positif seorang sopir pejabat kepolisian ini tidak ada hubungan dengan kasus positif calon seorang perwira sebelumnya.

“Iya betul driver Pak Kapolresta Padang positif. Ini baru kami dalami, baru di-tracking dan tracing. Dinas Kesehatan baru ambil (swab) keluarganya. Dokter Amelinda di Poliklinik Polres juga sedang mendata,” ujar Sucipto saat dihubungi Langgam.id, Sabtu (16/5/2020).

Ia menegaskan, untuk hasil swab pejabat lainnya, termasuk kapolres telah dinyatakan negatif. Pemeriksaan swab akan kembali dilanjutkan Senin (18/5/2020), terhadap hasil tracking kontak dari personel yang positif.

“Ini tidak ada kaitannya dengan calon perwira sebelumnya, bukan hasil tracking itu. Hanya berkaca dari kejadian itu, pak kapolresta menginginkan jajarannya tes swab, termasuk driver. Ditemukan satu positif, tapi pak kapolresta negatif kok,” jelasnya.

Untuk saat ini, kata Sucipto, sopir kapolres menjalin isolasi mandiri di BPSDM Provinsi Sumbar. Pihaknya masih menelusuri darimana personel tersebut terpapar hingga dinyatakan positif. “Yang mau swab Senin itu, datanya masih dikumpulkan,” ucapnya.

Diektahui, total keseluruhan anggota kepolisian di Sumbar yang terpapar positif sebanyak empat orang, tiga di antaranya merupakan siswa pendidikan Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lemdikpol Polri di Sukabumi, Jawa Barat. Sementara dari empat kasus itu, dua personel telah dinyatakan sembuh. (Irwanda/ZE)

Baca Juga

Bekas luka di tubuh bayi malang dianiaya ayah kandung di Padang. (Foto: Ipda Ghifari untuk Langgam.id)
Cerita Tetangga Ambil Paksa Bayi yang Dianiaya Ayah Kandung di Padang: Saya Menangis, Jejak Luka Banyak
RS Bhayangkara Padang Ungkap Kondisi Bayi yang Dianiaya Ayah Kandung: Infeksi Luas, Tubuh Penuh Gigitan 
RS Bhayangkara Padang Ungkap Kondisi Bayi yang Dianiaya Ayah Kandung: Infeksi Luas, Tubuh Penuh Gigitan 
Penampakan RD, pelaku penganiayaan anak kandung sendiri. (Foto: Dok. Polresta Padang)
Penampakan Ayah Kandung di Padang yang Aniaya Bayinya, Digiring ke Sel Tahanan 
Pemberian nama merupakan salah satu hal yang penting yang dilakukan oleh orang tua kepada buah hatinya yang baru lahir. Apalagi nama ini juga berkaitan dengan dokumen kependudukan.
Kasus Kekerasan Bayi 2 Tahun di Padang, Polisi Sebut Dipicu Faktor Ekonomi dan Alkohol
Bekas luka di tubuh bayi malang dianiaya ayah kandung di Padang. (Foto: Ipda Ghifari untuk Langgam.id)
Bayi 2 Tahun di Padang Dianiaya Ayah Kandung Selama 1 Bulan, dari Sundutan Rokok hingga Gigitan
Massa aksi membakar ban dan menutut keadilan kematian Karim di Balai Kota. (Foto: Fajar Hardiansyah/Langgam.id)
Tuntutan Massa Aksi Kasus Kematian Karim: Copot Kepala Satpol PP Padang, Polisi Usut Tuntas