Soal Keterlibatan Jandia dalam Kasus Penganiayaan Anggota Brimob, Polisi: Masih Kami Periksa

Berita Padang - berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Jandia saat ini masih berstatus sebagai saksi, dan masih menjalani pemeriksaan.

Ilustrasi. (Foto: pixabay.com)

Berita Padang – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Jandia saat ini masih berstatus sebagai saksi, dan masih menjalani pemeriksaan.

Langgam.id – Kiper Persatuan Sepak Bola Indonesia Semarang (PSIS) Jandia Eka Putra diduga terlibat dalam kasus penganiayaan personel anggota brimob Polda Sumatra Barat (Sumbar). Saat ini, dia masih menjalani pemeriksaan oleh polisi, Senin (9/5/2022).

Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Dedy Adriansayah Pura, Jandia saat ini masih ditetapkan sebagai saksi, dan pemeriksaan masih dolanjutkan, termasuk Jandia.

“(Jandia) masih kami periksa, nanti kalau terbukti baru kami tetapkan tersangka. Perkembangan nanti, malam ini, kalau tidak besok pagi,” ujar Dedy kepada langgam.id, Senin (9/5/2021).

Hingga saat ini, kata Dedy, sudah ada beberapa orang yang ditetapkan sebagai tersangka, setelah sebelunya ada dua orang yang jadi tersangka penganiayaan.

Namun, Dedy juga tidak merincikan terkait bertambahnya tersangka tersebut.

“Ada perkembangan beberapa orang (tersangka), kami terus dalami peran-peran terduga pelaku ini biar beritanya tidak simpang siur,” ungkapnya.

Diketahui, dugaan penganiayaan terhadap personel Brimob Polda Sumbar itu terjadi di kawasan Pantai Pasir Jambak, Kota Padang, Minggu (8/5/2022). Korban yaitu Briptu Fauzi.

Keberadaan Jandia di lokasi itu sedang bermain sepakbola bersama pemuda setempat. Sedangkan personel Brimob yang menjadi korban sedang berwisata bersama keluarga.

Baca juga: Terkait Kasus Penganiayaaan Anggota Brimob, Kiper PSIS Semarang Diperiksa Polresta Padang

“Kebetulan anggota Brimob jalan-jalan ke pantai sama keluarga. Lagi duduk anaknya main pasir, kemudian datang pemuda main bola, satu tim 5 orang,” jelasnya.

“Jadi main bola hampir mengenai keluarga anggota Brimob. Ditegur dua kali, kemudian terjadi cekcok, adu mulut. Maka terjadilah aksi pemukulan,” katanya.

Dapatkan update berita Padang – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Tim medis RSUP M Djamil Padang melakukan perawatan kepada Sena, balita 3 tahun korban penganiayaan. (Irwanda/Langgam.id)
Pengobatan Balita Dianiaya Ayah Tiri Tak Ditangggung BPJS, Pemkab Solok Cari Solusi
Massa aksi membakar ban dan menutut keadilan kematian Karim di Balai Kota. (Foto: Fajar Hardiansyah/Langgam.id)
Tuntutan Massa Aksi Kasus Kematian Karim: Copot Kepala Satpol PP Padang, Polisi Usut Tuntas
Tersangka penganiayaan anak berusia tiga tahun saat diamankan polisi. (Foto: Polres Solok)
Kronologi Balita 3 Tahun Luka-luka Dianiaya Ayah Tiri, Dalih Santet hingga Dibawa ke Solok
Setubuhi Anak Bawah Umur, Pria di Sawahlunto Ditangkap Polisi
IRT Curi HP dan Uang Kasir Gudang Rongsokan di Padang, Ditangkap Polisi Bareng Penadah
Aksi Kocak Polisi di Padang Nyamar Jadi Pengamen di Bus Tangkap DPO Tawuran
Aksi Kocak Polisi di Padang Nyamar Jadi Pengamen di Bus Tangkap DPO Tawuran
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumbar secara tegas meminta Kepolisian Republik Indonesia, Menteri Lingkungan Hidup,
Walhi Sumbar Minta Polri, Menteri LH, ESDM dan Menhut Ambil Alih Kasus Penganiayaan Nenek Saudah