Soal Kelanjutan Interpelasi BLT Corona Pemko Padang, DPRD: Kita Lihat Nanti

BLT Corona Padang, bansos tunai

Ilustrasi - bantuan sosial covid-19. (Foto: Mohamad Trilaksono/pixabay.com)

Langgam.id – DPRD Kota Padang bakal melakukan kajian ulang soal rencana pengajuan hak interpelasi. Pasalnya, Pemerintah Kota Padang telah mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap II kepada masyarakat terdampak pandemi covid-19.

Baca juga: Pemko Padang Salurkan BLT Corona Tahap II untuk 62.127 KK

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye mengatakan, pihaknya akan membahas kelayakan rencana interpelasi terhadap Wali Kota Padang Mahyeldi pembagian BLT.

“Interpelasi kemarin muncul karena BLT belum diberikan, mau mempertanyakan itu. Sekarang sudah diberikan walaupun Perwakonya diganti, jadi selesai itu,” katanya Kamis (20/8/2020).

Baca juga: Alasan Wako Padang Belum Salurkan BLT Covid-19 Tahap 2

Sebelumnya, pemberian BLT itu berdasarkan Perwako nomor 33 tahun 2020 dan telah diberikan bantuan Rp600 ribu untuk bulan April. Sekarang diberikan dengan dasar Perwako nomor 41 A tahun 2020 dengan jumlah Rp300 ribu per bulan untuk bulan Mei dan Juni.

Menurutnya, Pemko Padang harus mengumpulkan data masyarakat yang belum menerima sama sekali sekitar 52 Kepala Keluarga (KK). Data itu juga harus divalidasi kembali agar jangan asal-asalan.

“Jangan terjadi permasalahan kemudian hari, ada nanti yang pantas menerima tapi tidak dapat. Ada pula yang tidak pantas tetapi mendapatkan, itu perlu disikapi kepala dinas sosial, lurah dan RT yang mendata,” katanya.

Interpelasi saat ini telah berproses di DPRD Padang. Pihaknya akan membicarakan kembali terkait rencana itu apakah dilanjutkan atau tidak. Hak interpelasi yang digagas Gerindra disepakati Fraksi Demokrat, Fraksi Golongan Karya, dan Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

“Kita lihat nanti hasil pembicaraan dengan kawan-kawan itu, apakah lanjut atau tidak, kalau sudah ada kesepakatan nanti kita akan jelaskan,” katanya. (Rahmadi/ICA)

Baca Juga

Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Kasubag Umum Politeknik Negeri Padang (PNP), Fajri Arianto, memberikan keterangan kasus kematian seorang mahasiswa PNP. (Langgam.id/ Irwanda S)
Mahasiswa PNP Diduga Bunuh Diri di Kos Disebut Tertutup, Pihak Kampus: Seminggu Tak Bisa Dihubungi!