Soal Kasus Tambang Ilegal di Pesisir Selatan, Polisi: Kami Periksa Saksi Ahli

Tambang Ilegal di Pesisir Selatan

Polisi segel salah satu pertambangan ilegal di Pesisir Selatan, Sumatra Barat (Foto: Dok. Polda Sumbar)

Langgam.id – Kepolisian Daerah Sumatra Barat (Polda Sumbar) mengklaim terus memeriksa saksi-saksi terkait kasus tambang ilegal yang dikelola PT Dempo Makmur Sejati di Kabupaten Pesisir Selatan.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumbar, Kombes Pol Juda Nusa Putra, mengatakan pihaknya baru memeriksa satu saksi ahli. Saksi tersebut berasal dari Dinas Kehutanan Provinsi.

“Masih memeriksa saksi ahli lagi, dalam kasus ini akan banyak saksi ahli yang kami minta keterangannya. Sekarang baru satu saksi ahli,” ujar Juda, Senin (20/1/2020).

Menurut Juda, dalam waktu dekat pihaknya akan kembali memeriksa tiga orang saksi ahli. Di antaranya dari Pengelolaan sumber daya air (PSDA) serta Dinas Lingkungan Hidup.

“Termasuk Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Kami harus meminta keterangan semua. Mulai dari pihak perusahaan sudah kami mintai keterangan,” katanya.

Juda memastikan kasus tambang ilegal tersebut akan dituntaskan. “Investor boleh membantu di Sumbar, tapi jangan sampai melanggar rambu undangan-undang,” tegasnya.

Sebelumnya, Polda Sumbar telah melakukan penyegelan terhadap areal pertambangan. Bahkan juga melakukan penyitaan terhadap alat-alat tambang, seperti satu buah mesin pemecah batu (stone crusher), dua bacthing plan, dua alat berat, dan lainnya.

Dalam kasus ini pihak kepolisian telah melakukan penyelidikan. Hasil pemeriksaan dokumen perusahaan itu terbukti tidak mempunyai Izin Usaha Pertambangan (IUP). (Irwanda/ICA)

Baca Juga

Sejumlah wilayah di Pesisir Selatan diterjang banjir hingga longsor karena dipicu hujan deras. (Dok. BPBD Kabupaten Pesisir Selatan)
Saluran PDAM Putus Akibat Banjir, Penyintas Bencana di Tapan Pesisir Selatan Butuh Air Bersih
Alat berat membersihkan material longsor di Nagari Sungai Gambir Sako Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Pesisir Selatan
Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Usai Dilanda Banjir dan Longsor
Satpol PP Amankan Pria dan Wanita Bukan Pasutri di Penginapan Tarusan Pesisir Selatan
Satpol PP Amankan Pria dan Wanita Bukan Pasutri di Penginapan Tarusan Pesisir Selatan
Banjir
4.240 Terdampak dan 63 Warga Mengungsi akibat Banjir di Pesisir Selatan
Sejumlah wilayah di Pesisir Selatan diterjang banjir hingga longsor karena dipicu hujan deras. (Dok. BPBD Kabupaten Pesisir Selatan)
Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Pesisir Selatan, Sejumlah Titik Butuh Alat Berat
Nagari Ampiang Parak Terima Sertifikat Tsunami Ready UNESCO
Nagari Ampiang Parak Terima Sertifikat Tsunami Ready UNESCO