Siswi Korban Tabrakan Bus AKAP di Dharmasraya Dinyatakan Meninggal Dunia

siswi meninggal

Kecelakaan bus di Dharmasraya. (Dok. Polres Dharmasraya)

Langgam.id-Siswi korban tabrakan bus antar kota antar provinsi (AKAP) milik perusahaan otobus PT Rapi bernama Zila (15) di Dharmasraya dinyatakan meninggal dunia. Ia meninggal setelah mendapatkan sejumlah penanganan di RSUD Sungai Dareh.

Siswi tersebut diketahui mengalami kecelakaan di daerah Persimpangan Sitiung 5 Koto Padang, Kabupaten Dharmasraya, Sumatra Barat (Sumbar), Jumat (28/5/2021). Sepeda motor pelajar bernama Zila (15), ditabrak bus AKAP milik perusahaan otobus PT Rapi.

“Pada saat kecelakaan masih tidak apa-apa, cuman mengalami lebam dan luka lecet lalu dibawa ke rumah sakit, tapi nasib berkata lain akhirnya meninggal dunia pukul 22:00 WIB malam,” kata Kasat Lantas Polres Dharmasraya, Iptu Feri Yuzaldi kepada langgam.id, Sabtu (29/5/2021).

Saat ini jenazah korban sudah bersama keluarga untuk dilakukan diselenggarakan pemakamannya.

Sementara untuk barang bukti diamankan oleh Polres Dharmasraya yang terdiri dari bus berwarna silver merek Mercedes Benz bernopol BK 7348 LD dan sepeda motor merek Honda Beat milik korban. Sedangkan sopir bus bernama  Swandi Marganda Torap Simamora (36) juga diamankan.

Baca juga: Bus AKAP Tabrak Siswi di Dharmasraya, Korban Dibawa ke Rumah Sakit

“Barang bukti yaitu bus dan motor serta sopir sudah di kantor saya diamankan, proses selanjutnya sedang berjalan, kita akan olah TKP,” katanya.

Pada hari ini pihaknya akan mengecek kembali TKP untuk olah TKP, kemudian menanyai saksi-saksi dan nanti diselesaikan BAP-nya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, ecelakaan tersebut membuat sepeda motor korban merek Honda Beat ini masuk kolong bus. Diketahui, kendaraan korban ditabrak dari belakang. Pengendara motor datang dari arah Padang menuju Bungo.

Sesampainya di lokasi kejadian, korban ini rencananya ingin berbelok ke kanan, namun ketika korban hendak berbelok tersebut datang bus dari belakang. Lantaran sopir tak sanggup menginjak pedal rem, sehingga terjadi kecelakaan.

Jarak yang sudah dekat membuat bus menabrak sepeda motor yang dikendarainya korban yang berboncengan dengan adiknya. Korban mengalami benturan di dada dan sempat mengalami penurunan kesadaran.

Setelah dievakuasi, korban dirujuk ke RSUD Sungai Dareh. Kemudian dinyatakan meninggal dunia pukul 22:00 WIB malam.(Rahmadi/Ela)

Baca Juga

Terobosan baru dihadirkan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Kabupaten Dharmasraya.
Peneliti Pusako Unand Soroti Belanja Mobil Dinas dan Rehab Rumah Bupati Dharmasraya
Dhamasraya Mulai Kembali Terapkan Pembelajaran Tatap Muka, Sekolah Wajibkan Masker
Dhamasraya Mulai Kembali Terapkan Pembelajaran Tatap Muka, Sekolah Wajibkan Masker
Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Dharmasraya Disikat, Polisi Siapkan Patroli Berkala
Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Dharmasraya Disikat, Polisi Siapkan Patroli Berkala
30 Hektare Lahan Terbakar di Dharmasraya Padam
30 Hektare Lahan Terbakar di Dharmasraya Padam
Dinas Kehutanan: 23 Karhutla Selama Januari hingga September 2026 di Sumbar
Dinas Kehutanan: 23 Karhutla Selama Januari hingga September 2026 di Sumbar
Manajemen RSUD Sungai Dareh, Kabupaten Dharmasraya, menyampaikan klarifikasi resmi terkait tidak beroperasinya sementara Poli Jantung
RSUD Sungai Dareh Akui Uang Jasa Nakes Belum Dibayar 6 Bulan, Ini Alasannya