RSUD Sungai Dareh Akui Uang Jasa Nakes Belum Dibayar 6 Bulan, Ini Alasannya

Langgam.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sungai Dareh, Kabupaten Dharmasraya mengakui belum membayarkan uang jasa pelayanan untuk tenaga kesehatan selama enam bulan atau periode Januari hingga Juni 2026.

“Yang belum dibayarkan itu enam bulan, Januari sampai Juni. Bukan delapan bulan,” ujar Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) RSUD Sungai Dareh, Wilna kepada Langgam.id, Selasa (8/9/2026).

Kata Wilna, kondisi pembayaran tersebut berkaitan dengan proses klaim kepada BPJS Kesehatan.

“Untuk klaim Juli, pihak rumah sakit hingga kini belum menerima pembayaran dari BPJS Kesehatan, sedangkan klaim Agustus masih dalam proses pengajuan,” jelasnya.

Selain persoalan pembayaran jasa pelayanan, RSUD Sungai Dareh juga memberikan penjelasan terkait informasi mengenai kekurangan obat yang menyebabkan pasien tidak memperoleh obat sesuai resep dokter.

Wilna mengungkapkan, kekosongan obat tidak seluruhnya disebabkan oleh kondisi keuangan rumah sakit. Dalam sejumlah kasus, obat yang telah dipesan rumah sakit mengalami kekosongan di tingkat distributor sehingga pengiriman mengalami keterlambatan.

“Obat sudah kami pesan, tetapi ada yang kosong di distributor sehingga kedatangannya terlambat,” ucapnya.

Ia menjelaskan terdapat ketentuan khusus dalam penyediaan obat bagi pasien peserta BPJS Kesehatan. Rumah sakit menyediakan obat yang tercantum dalam Formularium Nasional (Fornas).

“Untuk pasien BPJS, rumah sakit menyediakan obat sesuai Fornas,” ungkapnya.

Wilna menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan terhadap RSUD Sungai Dareh di tengah adanya informasi mengenai pembayaran jasa pelayanan dan ketersediaan obat.

“Terima kasih atas dukungannya terhadap RSUD Sungai Dareh,” tuturnya. (WAN)

Baca Juga

Mabes Polri Gelar Sidang Etik Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Polwan Polda Sumbar
Mabes Polri Gelar Sidang Etik Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Polwan Polda Sumbar
Mantan Walikota Pariaman Genius Umar Diperiksa dalam Dugaan Korupsi Saptik Tank Rp1,2 M
Mantan Walikota Pariaman Genius Umar Diperiksa dalam Dugaan Korupsi Saptik Tank Rp1,2 M
Terduga Penanam Sawit di Bekas Karhutla Dharmasraya Dipanggil Polisi Besok
Terduga Penanam Sawit di Bekas Karhutla Dharmasraya Dipanggil Polisi Besok
Asap Karhutla, Puskesmas di Padang Catat 428 Pasien ISPA Sejak Awal Oktober
Asap Karhutla, Puskesmas di Padang Catat 428 Pasien ISPA Sejak Awal Oktober
Karhutla di Dharmasraya Ditanami Sawit, Walhi Desak Pemulihan Hutan
Karhutla di Dharmasraya Ditanami Sawit, Walhi Desak Pemulihan Hutan
Bekas Karhutla Dharmasraya Ditanami Sawit, Lahan Diduga Masuk Kawasan Hutan Produksi
Bekas Karhutla Dharmasraya Ditanami Sawit, Lahan Diduga Masuk Kawasan Hutan Produksi