Seorang Pekerja Jaringan Meninggal Dunia Tersengat Listrik di Padang

Seorang Pekerja Jaringan Meninggal Dunia Tersengat Listrik

Proses evakuasi terhadap pekerja jaringan yang meninggal dunia akibat tersengat listrik di Padang (Foto: Irwanda/Langgam.id)

Langgam.id – Seorang pekerja perbaikan jaringan listrik mengalami kecelakaan kerja di sebuah tower di kawasan Ujung Tanah, Kelurahan Lubuk Begalung, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar), Senin (20/7/2020). Korban diketahui bernama Arif (23) tersebut dinyatakan meninggal dunia dalam keadaan tergantung.

Proses evakuasi pun melibatkan berbagai unsur mulai TNI, Polri, PMI hingga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kota Padang. Atas peristiwa tersebut, masyarakat berbondong-bondong memadati lokasi kejadian. Pihak kepolisian terpaksa memasang garis polisi.

Komandan Tim (Dantim) Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kota Padang, Yudi Riva mengatakan, pihaknya melakukan evakuasi korban di atas tower hampir dua jam. Proses evakuasi mengunakan alat vertikal.

“Kami mengunakan alat vertikal untuk mengevakuasi korban dengan sistem yang telah dibuat teman-teman tadi. Kesulitan tidak ada,” ujar Yudi di lokasi kejadian, Senin (20/7/2020).

Menurut Yudi, sebelumnya, pihaknya telah berkoordinasi dengan PLN untuk mematikan arus aliran listrik. Sehingga, proses evakuasi dapat dilakukan.

“Pihak PLN sudah mematikan arus listrik dan dipastikan benar mati. Untuk kondisi dan data-data tersengat aliran listrik, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang,” ungkapnya.

Sementara itu, rekan kerja korban, Rama (21) mengatakan, dirinya hanya mengetahui korban telah tergantung di tower. Diketahui, korban saat itu sedang mengganti baterai.

“Saya sudah lihat tergantung saja. Saya tidak tahu, terakhir memfoto kunci. Sudah dibuka dan baterai distel. Baterai ini diganti baru,” katanya. (Irwanda/ZE)

Baca Juga

Banjir di Kecamatan Kuranji, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Banjir di Padang Terus Berulang, DPRD Dorong Solusi dari Hulu hingga Muara
Kemunafikan Kaum Maskulin
Kemunafikan Kaum Maskulin
Banjir merendam sejumlah wilayah di Kota Padang, Senin (3/8/2026)
Banjir Kota Padang, Wagub Vako: 1.488 KK Terdampak, 1.377 Warga Sempat Mengungsi
Walikota Padang, Fadly Amran.
Fadly Amran Tinjau Pembersihan Lumpur Sisa Banjir SMPN 41, Targetkan Proses Belajar Kembali Normal
Banjir merendam SMP Negeri 41 Gunung Sarik, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang Senin (3/8/2026).
Cerita Kepsek SMPN 41 Pantau CCTV Saat Banjir Rendam Gedung Sekolah
Berjibaku Bersihkan Banjir Lumpur di SMPN 41 Padang
Berjibaku Bersihkan Banjir Lumpur di SMPN 41 Padang