Sempat Demam dan Sesak Napas, Pasien Covid-19 di Padang Meninggal

Pasien Covid-19 Tanah Datar, ILUSTRASI PEMAKAMAN

Ilustrasi Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 (Foto: berita.payakumbuh.go.id)

Langgam.id – Seorang pasien covid-19 di Sumatra Barat hari ini meninggal dunia. Pasien tersebut sempat mengalami demam dan sesak napas.

Informasi itu disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal. Dia menyebut pasien meninggal itu sebelumnya dirawat di RSUP M Djamil Padang.

“Gejala demam dan sesak nafas, pasien RSUP M Djamil,” kata Jasman dalam keterangan tertulis, Jumat (24/9/2020).

Jasman menyebut, pasien itu merupakan wanita berusia 80 tahun asal Koto Tangah, Padang. Total pasien covid-19 di Sumbar yang meninggal dunia kini tercatat sebanyak 104 orang.

Selain penambahan satu pasien meninggal, hari ini terjadi penambahanan kasus positif sebanyak 208 kasus. Sedangkan pasien sembuh bertambah orang.

“Total sampai hari ini telah 5.358 orang Warga Sumbar terinfeksi covid-19. Terjadi penambahan 208 orang warga sumbar positif terinfeksi covid-19. Sembuh bertambah 84 orang, sehingga total sembuh 2.722,” ungkap Jasman. (ABW)

Baca Juga

Penertiban pedagand Pasar Raya Padang, Kamis (22/10/2026). Yudi/Langgam.id
9 Personil Satpol Luka Usai Ricuh Penertiban Pasar Raya Padang
Orang tua menghantarkan anaknya kembali bejalar tatap muka di SDN 03 Alai, Kota Padang. Foto: Fajar/Langgam.id
Sekolah Kembali Tatap Muka, Orang Tua Nilai PJJ  Merepotkan
Mabes Polri Gelar Sidang Etik Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Polwan Polda Sumbar
Mabes Polri Gelar Sidang Etik Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Polwan Polda Sumbar
Dishut Sumbar Dalami Dugaan Penanaman Sawit Ilegal di Kawasan Hutan Dharmasraya
Dishut Sumbar Dalami Dugaan Penanaman Sawit Ilegal di Kawasan Hutan Dharmasraya
Mantan Walikota Pariaman Genius Umar Diperiksa dalam Dugaan Korupsi Saptik Tank Rp1,2 M
Mantan Walikota Pariaman Genius Umar Diperiksa dalam Dugaan Korupsi Saptik Tank Rp1,2 M
Pemerintah Diminta Antisipasi Gangguan Layanan Publik Akibat Asap Karhutla
Pemerintah Diminta Antisipasi Gangguan Layanan Publik Akibat Asap Karhutla