Segera Gelar Perkara Surat Gubernur Sumbar, Polisi: Kami Fokus ke Penipuan

dukun gadungan

Ilustrasi polisi. [foto: langgam.id]

Langgam.id – Polisi segera melakukan gelar perkara soal surat Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Mahyeldi yang digunakan untuk minta uang penerbitan buku. Gelar perkara itu dilakukan untuk mencari tahu apakah ada unsur penipuan dalam kasus ini.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda, pihaknya hanya fokus dalam persoalan dugaan penipuan. Hal ini berdasarkan laporan dari Dealer Honda Menara Agung.

“Fokus ke penipuan. Kan laporan polisi awalnya penipuan. Makanya kami gelar perkara untuk hasil penyelidikan. Kalau itu asli (surat) apakah ada unsur penipuannya,” kata Rico dihubungi langgam.id, Selasa (24/8/2021).

Baca juga: Kasus Surat Gubernur untuk Minta Uang, Ombusdman Sarankan Kemendagri Bertindak

Penipuan yang dimaksud, kata dia, persoalan tanda tangan. Meskipun dalam pemeriksaan saksi seperti Bappeda Sumbar hingga Sekdaprov menyatakan surat tersebut asli.

“Perkaranya kan penipuan, dari Menara Agung melaporkan lima orang telah mempergunakan surat palsu untuk mengambil uang. Kan kami fokus ke sana. Kalau asli otomatis tidak ada penipuan. Kalau tidak ada, kami hentikan, kalau ada kami lanjutkan,” jelasnya.

Rico mengungkapkan, apabila ada unsur penipuan maka terduga tersangka adalah lima orang yang mempergunakan surat. Mereka yakni berinisial Do (46), DS (51), Ag (36) MR (50) dan DM (36).

“Terduga tersangka kan lima orang ini. Kami gelar perkara dulu. Kalau tanda tangan asli, otomatis tidak ada penipuan. Kan dia (lima orang) jalan (meminta uang) melalui izin gubernur,” ujarnya.

Seperti diketahui, surat tertanggal 12 Mei 2021 bernomor 005/3904/V/Bappeda-2021 tersebut perihal penerbitan profil dan potensi Provinsi Sumatra Barat. Kop surat ditandatangani Gubernur Mahyeldi.

Surat itu meminta partisipasi dan kontribusi dalam mensponsori penyusunan dan penerbitan buku profil “Sumatera Barat “Provinsi Madani, Unggul dan Berkelanjutan” dalam versi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris serta Bahasa Arab serta dalam bentuk soft copy.

Baca Juga

Dialog dengan Aktivis, Mahyeldi: Persoalan Daerah Tak Bisa Diselesaikan di Hilir, Harus Menyentuh Akar Masalah
Dialog dengan Aktivis, Mahyeldi: Persoalan Daerah Tak Bisa Diselesaikan di Hilir, Harus Menyentuh Akar Masalah
Gubernur Mahyeldi Pimpin Aksi Tanam 1.000 Pohon di Hutan Kota Malvinas
Gubernur Mahyeldi Pimpin Aksi Tanam 1.000 Pohon di Hutan Kota Malvinas
Komit Kembangkan Ekonomi Umat dan Budaya Halal, Gubernur Sumbar Raih Penghargaan Nasional
Komit Kembangkan Ekonomi Umat dan Budaya Halal, Gubernur Sumbar Raih Penghargaan Nasional
311 Pelajar Ramaikan Lomba Lagu Pasan Buruang, Gaungkan Pesan Lingkungan Lewat Seni Minang
311 Pelajar Ramaikan Lomba Lagu Pasan Buruang, Gaungkan Pesan Lingkungan Lewat Seni Minang
Gubernur Sumbar menghadiri penanaman pohon Andalas di Unand. (Dok. Biro Adpim Pemprov Sumbar)
Tanam Pohon Andalas di Kampus Unand Bareng Kakak Presiden Prabowo, Mahyeldi: Menjaga Warisan dan Merawat Alam!
Terowongan 5,8 Km Bakal Dibangun di Sumbar, Mahyeldi: Pusat Studi Jadi Kebutuhan Mendesak
Terowongan 5,8 Km Bakal Dibangun di Sumbar, Mahyeldi: Pusat Studi Jadi Kebutuhan Mendesak