Sebaran 18 Kasus Positif Covid-19 Baru di Sumbar, Padang Kembali Melonjak

klaster BRI di Padang, Belasan Personel Polres Padang Pariaman Positif Corona

Ilustrasi tes Covid-19 (Foto: Fernando Zhiminaicela/pixabay.com)

Langgam.id – Pasien terkonfirmasi positif corona (covid-19) di Sumatra Barat (Sumbar) kembali bertambah sebanyak 18 orang. Total warga Sumbar yang telah terinfeksi covid-19 mencapai 270 orang hingga Jumat (8/5/2020) pukul 16.00 WIB.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal mengatakan penambahan terbanyak dari Kota Padang yakni 13 orang. Kemudian 3 dari Padang Panjang, 1 asal Bukittinggi dan seorang dari Payakumbuh.

Pasien yang berasal dari Kota Padang yaitu seorang wanita 15 tahun dan pria 45 tahun. Dua warga Ketaping ini terinfeksi karena kontak dengan pasien positif dan kini isolasi mandiri.

Selanjutnya seorang wanita 15 tahun, juga warga Ketaping. Pelajar ini terinfeksi karena kontak dengan pasien positif dan kini isolasi mandiri. Lalu, pria 55 tahun, warga Kurao. Dia terinfeksi dengan pembeli dagangan di rumah dan meninggal dunia.

Pasien selanjutnya wanita 86 tahun, warga Mata Air. Dia terinfeksi karena kontak dengan kasus positif dan kini dirawat di RSUD Rasyidin Padang. Berikutnya seorang pria 44 tahun, warga Parak Laweh yang juga terinfeksi karena kontak dengan pasien positif dan kini isolasi mandiri.

Seterusnya wanita 39 tahun, warga Purus yang terinfeksi karena suami berjualan di Pasar Raya dan kini isolasi mandiri. Kemudian seorang pria 44 tahun, dan pria 34 tahun. Kedua warga Mata Air ini terinfeksi dengan teman yang pulang dari Jakarta dan kini sama-sama isolasi mandiri.

Pasien positif berikutnya pria 37 tahun, warga Lubuk Kilangan. Anggota Polri ini terinfeksi karena pulang dari Sukabumi dan kontak dengan keluarga salah seorang tenaga kesehatan Puskesmas Tarusan. Selanjutnya, pria 60 tahun dan pria 17 tahun. Kedua warga Pemancungan ini isolasi mandiri. Terakhir dari Padang adalah seorang wanita 26 tahun, warga Kampung Jua yang bekerja sebagai tenaga kesehatan.

Sementara dari Kota Padang Panjang seorang balita umur 2 tahun, warga Kampung Manggis, terinfeksi karena kontak dengan kasus positif, di rawat di RSUD Padang Panjang.

Kemudian wanita 69 tahun dan pria 66 tahun. Dua orang warga Kampung Manggis ini terpapar karena kontak dengan pasien positif dan keduanya dirawat di Dinkes Padang Panjang.

Dari Kota Bukittinggi seorang wanita 23 tahun, warga Mandiangin. Dia terpapar pulang dari Jakarta Selatan sejak 10 hari lalu dan kini dirawat di RSAM Bukittinggi.

Sedangkan dari Kota Payakumbuh satu orang pria 28 tahun. Warga Koto Kaciak Kubu Tapak Rajo ini terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi dan kini isolasi mandiri.

“Pasien sembuh tercatat sebanyak 5 orang,” katanya. (Rahmadi/ICA)

Baca Juga

Pemerintah Kota Padang mengajukan pengadaan 1.540 unit tablet Android senilai Rp3 miliar dalam APBD Kota Padang 2026. Ilustrasi Canva
Pemko Padang Anggarkan Rp3 Miliar Lebih Beli 1.500 Tablet Android
Revitalisasi Pasar Raya Padang, Relokasi Pedagang Ditargetkan hanya Sampai September
Revitalisasi Pasar Raya Padang, Relokasi Pedagang Ditargetkan hanya Sampai September
Lokasi sementara untuk pedagang terdampak revitalisasi Pasar Raya. Fajar
Revitalisasi Pasar Raya, Pemko Sediakan Area Sementara untuk Pedagang
Revitalisasi Pasar Raya Dimulai, Pemko Relokasi Pedagang Terdampak
Revitalisasi Pasar Raya Dimulai, Pemko Relokasi Pedagang Terdampak
Orang tua murid pendaftaran online SPMB mendatangi Kantor Disdikbud Kota Padang.(Langgam.id/Buliza Rahmat)
Website SPMB Tidak Bisa Diakses, Orang Tua Murid Geruduk Disdikbud Padang 
Pemko Padang alokasikan anggaran Rp309 juta untuk papan karangan bunga.
Anggaran Karangan Bunga Pemko Padang Capai Rp300 Juta