Santri Korban Pengeroyokan Akhirnya Meninggal

Santri Korban Pengeroyokan Akhirnya Meninggal

Ilustrasi Pengeroyokan (Langgam.id)

Langgam.id – Robby Al Halim (17), santri Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Tanah Datar , Sumatra Barat, yang menjadi korban pengeroyokan oleh 17 orang temannya, akhirnya meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. M. Djamil Padang pada Senin (18/2/2019.

Pejabat Pemberi Informasi dan Dokumentasi (PPID) RSUP Dr. M. Djamil Padang, Gustavianof, menuturkan korban Robby telah menjalani perawatan intensif di Ruangan Observasi Intensif (ROI), Instalasi Anestesiologi. Ia dirawat sejak Senin (11/2/2019).

Namum, akhirnya Robby menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 06.22 WIB Senin ini dan sekarang sudah berada di Instalasi Pemulasaraan Jenazah.

“Informasinya tadi pagi, saat ini korban masih berada di kamar mayat,” ujar Gustavianof saat dikonfirmasi.

Untuk saat ini pihak korban masih dalam proses otopsi di Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUP DR.M.Djamil. Keluarga dan kerabat korban juga terlihat menunggu hasil otopsi di sekitar ruangan.

Selain itu, Kasatreskrim Polres Padang Panjang, Ajun Komisaris Polisi Kalbert Jonaidi juga sudah berada di lokasi. Untuk saat ini kepolisian belum bisa memberikan keterangan.

“Kita tunggu dulu semua prosesnya selesai, nanti dijelaskan semua,” katanya. (Rahmadi/HM)

Baca Juga

Bulan Ramadan 1445 Hijriah akan memasuki 10 malam yang terakhir. Oleh karena itu dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dengan berdzikir,
Pengasuh Ponpes Ungkap Kondisi Santri yang Diduga Diintimidasi saat Beribadah
Perlindungan Hukum bagi Santri di Tengah Intoleransi Intra-Umat
Perlindungan Hukum bagi Santri di Tengah Intoleransi Intra-Umat
Buntut Tahanan Kabur, Propam Polda Sumbar Periksa Sejumlah Personel Polsek Lubuk Begalung
Polisi Selidiki Dugaan Intimidasi Santri saat Beribadah di Limapuluh Kota
Santri di Limapuluh Kota Diduga Diintimidasi saat Beribadah, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Santri di Limapuluh Kota Diduga Diintimidasi saat Beribadah, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Dosen Universitas Fort De Kock Korban Dugaan Kekerasan Dirawat di RS
Dosen Universitas Fort De Kock Korban Dugaan Kekerasan Dirawat di RS
Keistimewaan Hari Jumat
Mengganti “Setelan Cuek” dengan Setelan Santri