Sambut Sekolah Tatap Muka, Seluruh Guru di Padang Panjang Ikut Tes Swab

ilustrasi sekolah

Ilustrasi - ruang kelas di sekolah. (Foto: pixabay.com)

Langgam.id – Pemerintah Kota Padang Panjang terus mematangkan persiapan pembelajaran tatap muka di sekolah-sekolah. Sebelum pembelajaran tatap muka itu dimulai, semua guru diwajibkan menjalani tes swab.

“Salah satu dari perencanaan matang kita untuk pembelajaran tatap muka adalah melakukan tes swab ini. Seluruh guru, wajib ikut swab guna mengantisipasi penyebaran covid-19 saat proses belajar mengajar dimulai,” kata Wali Kota Padang Panjang, Fadly Amran, Senin (4/1/2021).

Tes swab mulai dilakukan pada Selasa (5/1). Setiap guru yang positif covid-19 berdasarkan hasil swab akan menjalani isolasi dan guru yang negatif bisa mengajar di sekolah.

“Kita tetap memprioritaskan kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga dan masyarakat dalam menetapkan kebijakan pembelajaran,” ucap Fadly.

Dia juga meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdukbud) memetakan peserta didik yang memiliki penyakit bawaaan atau comorbid. Selain itu, peserta didik yang tidak memiliki akses transportasi yang amanyang yang tinggal daerah tingkat risiko covid-19 yang tinggi juga harus didata.

“Juga harus dipastikan ketersediaan sarana sanitasi dan kebersihan, seperti toilet yang bersih, tempat cuci tangan dengan sabun di air mengalir, sanitizer di setiap sekolah. Lalu mampu mengakses layanan kesehatan, kesiapan menerapkan wajib masker, mendapat persetujuan komite dan orang tua murid,” ujarnya. (*ABW)

Baca Juga

Rutan Padang Panjang Hadirkan Pendidikan Kesetaraan untuk Warga Binaan
Rutan Padang Panjang Hadirkan Pendidikan Kesetaraan untuk Warga Binaan
Alphard Tabrak Microbus di Flyover Padang Panjang, Satu Penumpang Luka
Alphard Tabrak Microbus di Flyover Padang Panjang, Satu Penumpang Luka
Panti Asuhan Nur Ilahi tempat dua siswa AM dan DP tinggal. (Buliza Rahmat/Langgam.id)
Polemik Tunggakan Seragam Rp300 Ribu 2 Siswa di Padang: Putuskan Pindah Sekolah, Kini Dibantu Donatur 
Panti Asuhan Nur Ilahi tempat dua siswa AM dan DP tinggal. (Buliza Rahmat/Langgam.id)
Kronologi 2 Siswa MAS Al Furqan Padang Dikeluarkan Sekolah karena Tunggakan Seragam Rp300 Ribu
Berita Pessel - berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Seorang tukang ojek ditangkap diduga melakukan pencabulan anak di bawah umur
Paman di Tanah Datar Cabuli dan Perkosa Keponakan: Tangan Diikat, Mulut Dibekap
34 KK Terdampak Bencana di Padang Panjang Terima Bantuan Beras CBP
34 KK Terdampak Bencana di Padang Panjang Terima Bantuan Beras CBP