Rusyidi Haris Dwiputra Jadi Satu-satunya Kafilah Sumbar di Final STQH Nasional

Sumbar final STQH, jakarta juara stqh, emas stqh sumbar

Salah satu lokasi lomba STQH Nasional 2021 [foto: Kemenag Sumbar]

Langgam.id – Rusyidi Haris Dwiputra merupakan satu-satunya kafilah Sumatra Barat (Sumbar) yang melaju ke final Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits (STQH) Nasional 2021 di Sofifi, Maluku Utara. Rusyidi bertanding pada cabang Tafsir Bahasa Arab Putra.

Hal tersebut disampaikan Ketua Pimpinan Kafilah Sumbar, Syaifullah. 

“Rusyidi Haris Dwiputra dengan perolehan nilai 189,17 menjadi satu-satunya kafilah asal Sumbar yang melenggang ke babak final, STQH Nasional 2021” katanya, Kamis (21/10/2021).

Syaifullah mengaku bersyukur kafilah Sumbar bisa melaju ke babak final.

“Kalah menang itu biasa. Karena bagi Sumbar mengikuti ajang ini sama halnya dengan berpartisipasi membumikan Alquran, silaturrahim dan syiar bukan semata-mata mencari juara,” jelas dia.

Namun, ia mengakui bahwa penampilan Sumbar pada ajang STQH sangat merosot karena kurangnya persiapan akibat pandemi covid-19.

Baca juga: Audy Ingin Kafilah Sumbar Juara Umum STQH Nasional

“Persiapan kita menghadapi ajang ini terkendala banyak hal, salah satunya covid-19. Bahkan ada beberapa kafilah kita yang baru pertama kali tampil membela Sumbar di ajang Nasional karena peremajaan atau pengkaderan kafilah,” terangnya.

“Apapun perolehan Sumbar dalam ajang ini akan dijadikan evaluasi agar memperoleh prestasi yang lebih baik lagi ke depanya,” sambung Syaifullah.

Sementara itu, Kepala Bidang Penaiszawa Kanwil Kemenag Sumbar Yufrizal mengatakan, ke depan akan dilakukan evaluasi proses pembentukan kafilah dan pembinaan terpusat sepanjang masa untuk memperoleh prestasi yang baik.

“Nantinya kami akan melakukan evaluasi pengkaderan agar memperoleh hasil yang lebih baik lagi,” kata Yufrizal.

Diketahui, Sumatra Barat (Sumbar) mengirim 20 kafilah untuk mengikuti Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional XXVI 2021 di Maluku Utara. 20 Peserta tersebut akan berlaga pada empat cabang dan 10 golongan.(Mg Lisa).

Baca Juga

Langgam.id-cerah berawan
Cuaca Idul Adha 2026 di Sumbar Diprediksi Cerah, Sebagian Cerah Berawan
salah satu penghuni huntara Kapalo Koto menjemput air untuk kebutuhan harian.
Harap-Harap Cemas Menanti Hunian yang Dijanjikan
Kondisi huntara di Kapalo Kota, Kota Padang.
Setengah Tahun Pascabencana, Penghuni Huntara Kota Padang Krisis Air Bersih
Rakit darurat untuk penyeberangan masyarakat di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Jembatan di sungai tersebut terdampak saat bencana banjir November 2025. Ghafar
Centang Parenang Setengah Tahun Penanggulangan Bencana Sumbar
TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kronologi Kematian Tragis Dua Orang Diduga Keracunan Asap Genset saat Mati Lampu
Ilustrasi mati lampu PLN
Mati Lampu Massal, Berikut Daftar Daerah Terdampak