RSUP M Djamil Tambah 68 Tempat Tidur Pasien Covid-19 Gejala Berat

RSUP M Djamil Tambah 68 Tempat Tidur Pasien Covid-19 Gejala Berat

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno di RSUP M Djamil Padang, Jumat (16/10/2020)

Langgam.id – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang menambah kapasitas tempat tidur sebanyak 68 unit untuk pasien positif covid-19 yang memiliki penyakit bawaan (comorbid). Ruang khusus dengan peralatan lengkap ini berada di gedung Intalasi Pelayanan Jantung Terpadu (IPJT).

Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Irwan Prayitno mengapresiasi adanya ruangan khusus bagi pasien dengan gejala terberat tersebut. Ini tentunya mendukung upaya treatment atau perawatan bagi pasien yang memiliki penyakit penyerta.

“Untuk treatment mendapatkan dukungan Direktur RSUP M Djamil. Ada penambahan 68 tempat tidur terdiri dari 31 unit yang ICU dan 37 unit HCU. Ini untuk mereka yang positif yang berat bisa ditampung di sini,” kata Irwan kepada wartawan, Jumat (16/10/2020).

Baca juga: Melonjak Tajam, Kasus Covid-19 Sumbar Bertambah 506

Irwan mempercayai RSUP M Djamil dalam penanganan pasien yang memiliki gejala terberat dengan tersedianya ruangan khusus. Apalagi, ketersediaan alat yang memadai dan lengkap.

“Ini amanat yang kami berikan untuk menangani pasien yang berat dengan alat yang lengkap. Insyallah siap,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur RSUP M Djamil Padang, Yusirwan mengungkapkan, hadirnya ruangan khusus ini upaya untuk mengurangi angka kematian pasien positif covid-19. Pelayanan optimal dan penanganan baik sangat penting bagi pasien gejala terberat dan kritis.

“Saya lihat di daerah lain tidak ada kapasitas seperti ini. Maka kita sepakat, M Djamil yang menangani pasien berat dan kritis. Apalagi dengan erupsi, peningkatan kasus, kelihatan semakin banyak gejala berat maka kami jawab tantangan ini,” jelasnya.

Ruang khusus ini dijadwalkan akan mulai beroperasi 10 hari ke depan. Yusirwan menyebutkan, ruang khusus ini juga dilengkapi dengan tenaga kesehatan yang memadai serta dilengkapi CCTV untuk bisa dimonitor oleh seluruh dokter spesialis.

“Sehingga perdetik melalui CCTV bisa diakses dokter spesialis, 24 jam bisa dimonitor. Sehingga bisa memberikan instruksi kepada perawat yang ada pada saat itu bagi pasien,” tuturnya. (Irwanda/ABW)

Baca Juga

RSUP M Djamil Tutup Kolaborasi dengan Tim Medis Saudi, 30 Anak Berhasil Jalani Operasi Bedah Jantung
RSUP M Djamil Tutup Kolaborasi dengan Tim Medis Saudi, 30 Anak Berhasil Jalani Operasi Bedah Jantung
Menkes Apresiasi Kerja Sama Indonesia–Arab Saudi Perkuat Operasi Jantung Anak di RSUP M Djamil Padang
Menkes Apresiasi Kerja Sama Indonesia–Arab Saudi Perkuat Operasi Jantung Anak di RSUP M Djamil Padang
Tangani Anak dengan Kelainan Jantung, Tim Medis Saudi Kolaborasi Operasi Bedah Jantung di RSUP M Djamil Padang
Tangani Anak dengan Kelainan Jantung, Tim Medis Saudi Kolaborasi Operasi Bedah Jantung di RSUP M Djamil Padang
Ombudsman Soroti Keterbatasan Tempat Tidur RSUP M Djamil Padang 
Ombudsman Soroti Keterbatasan Tempat Tidur RSUP M Djamil Padang 
Tim medis RSUP M Djamil Padang melakukan perawatan kepada Sena, balita 3 tahun korban penganiayaan. (Irwanda/Langgam.id)
Biaya Pengobatan Balita Korban Aniaya Ayah Tiri Nunggak Ratusan Juta, Ini Kata RSUP M Djamil Padang
Kasus Kematian Bayi Alceo di RSUP M Djamil: MDP Nyatakan Nakes Tidak Bersalah, Keluarga Kecewa 
Kasus Kematian Bayi Alceo di RSUP M Djamil: MDP Nyatakan Nakes Tidak Bersalah, Keluarga Kecewa