Tangani Anak dengan Kelainan Jantung, Tim Medis Saudi Kolaborasi Operasi Bedah Jantung di RSUP M Djamil Padang

Langgam.id — RSUP Dr. M. Djamil Padang kembali memperkuat layanan bedah jantung anak melalui kolaborasi internasional bersama tim medis dari Arab Saudi. Misi kemanusiaan yang digagas King Salman Humanitarian Aid and Relief Center (KSrelief) dan Muslim World League (MWL) itu akan berlangsung pada 24–31 Juli 2026 dengan menggabungkan pelayanan operasi jantung anak dan transfer ilmu bagi tenaga medis Indonesia.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penyambutan delegasi KSrelief dan MWL di Auditorium Lantai 4 Gedung Administrasi dan Instalasi Rawat Jalan RSUP M. Djamil, Jumat (24/7/2026).

Direktur Utama RSUP M. Djamil, dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, mengatakan kehadiran tim ahli kardiovaskular dari Arab Saudi menjadi langkah strategis dalam meningkatkan mutu layanan bedah jantung anak di Sumatera.

Menurutnya, program ini tidak hanya menghadirkan pelayanan operasi bagi pasien, tetapi juga menjadi sarana alih ilmu pengetahuan, keterampilan, dan teknologi kardiovaskular terkini kepada tim dokter di RSUP M. Djamil.

“Kehadiran Tim Medis Ahli Kardiovaskular dari KSrelief dan MWL merupakan bentuk kolaborasi kemanusiaan yang sangat bernilai. Program bakti sosial dan proctorship ini tidak hanya menjadi wadah alih ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” kata Dovy.

Ia menjelaskan, melalui program tersebut masyarakat Sumatera kini dapat memperoleh pelayanan bedah jantung berstandar internasional tanpa harus dirujuk ke Jakarta. Selain itu, bantuan berupa bahan medis habis pakai (BMHP) dan peralatan kesehatan dari KSrelief dan MWL akan semakin memperkuat kapasitas layanan jantung di RSUP M. Djamil.

“Ini sejalan dengan visi kami untuk memperluas jangkauan pelayanan jantung di wilayah Sumatera Bagian Tengah sehingga pasien tidak perlu lagi dirujuk ke Jakarta,” ujarnya.

Dovy juga menyampaikan apresiasi kepada KSrelief dan Muslim World League atas komitmen kemanusiaan yang diberikan kepada masyarakat Indonesia, seraya berharap kerja sama tersebut dapat terus berlanjut pada masa mendatang.

Sementara itu, Ketua Tim KSrelief, Prof. Zuhair Al-Halis, mengatakan misi kemanusiaan ini merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk meningkatkan akses layanan kesehatan, khususnya bagi anak-anak yang membutuhkan operasi jantung.

Ia menegaskan tujuan utama program bukan hanya melakukan tindakan operasi, tetapi juga meningkatkan kemampuan tenaga medis lokal agar mampu mengembangkan pelayanan secara mandiri setelah misi berakhir.

“Kami merasa terhormat dapat bekerja sama dengan RS M. Djamil. Tujuan kami bukan hanya melakukan operasi, tetapi juga berbagi pengalaman, pengetahuan, dan keterampilan agar pelayanan bedah jantung anak terus berkembang dan memberikan manfaat berkelanjutan,” ujarnya.

Ketua Tim Pelaksanaan Alih Iptekdok KSrelief RSUP M. Djamil, dr. Ardiansyah, Sp.BTKV, MARS, FICS, FISQua, menjelaskan program serupa sebelumnya telah sukses dilaksanakan di sejumlah rumah sakit rujukan nasional, yakni empat kali di RSUP H. Adam Malik Medan, tiga kali di RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta, serta satu kali di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar.

Menurutnya, pelaksanaan di Padang menjadi langkah penting untuk memperluas pemerataan layanan bedah jantung anak di wilayah Sumatera.

Pada misi kemanusiaan kali ini, lebih dari 30 anak dengan kelainan jantung bawaan telah dipersiapkan mengikuti rangkaian operasi selama sepekan. Seluruh pasien telah melalui seleksi multidisiplin berdasarkan kondisi medis, tingkat urgensi, kesiapan klinis, dan kelayakan tindakan guna memastikan keselamatan pasien.

Ardiansyah menambahkan, kolaborasi antara tim medis Indonesia dan Arab Saudi diharapkan mampu mempercepat peningkatan kapasitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat layanan bedah jantung anak di Indonesia secara berkelanjutan.

Usai penyambutan, delegasi KSrelief dan Muslim World League meninjau sejumlah fasilitas di RSUP M. Djamil, mulai dari ruang operasi, ruang Intensive Care Unit (ICU), ruang istirahat tim medis, hingga ruang pertemuan yang akan digunakan selama pelaksanaan misi kemanusiaan. (HER)

Baca Juga

Ombudsman Soroti Keterbatasan Tempat Tidur RSUP M Djamil Padang 
Ombudsman Soroti Keterbatasan Tempat Tidur RSUP M Djamil Padang 
Tim medis RSUP M Djamil Padang melakukan perawatan kepada Sena, balita 3 tahun korban penganiayaan. (Irwanda/Langgam.id)
Biaya Pengobatan Balita Korban Aniaya Ayah Tiri Nunggak Ratusan Juta, Ini Kata RSUP M Djamil Padang
Kasus Kematian Bayi Alceo di RSUP M Djamil: MDP Nyatakan Nakes Tidak Bersalah, Keluarga Kecewa 
Kasus Kematian Bayi Alceo di RSUP M Djamil: MDP Nyatakan Nakes Tidak Bersalah, Keluarga Kecewa 
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP Dr M Djamil Dapat Dana Pengembangan Rp1 Triliun, Ini yang Bakal Dibangun
Majelis Disiplin Profesi Datangi Keluarga Bayi Alceo, Mulai Dalami Dugaan Kelalaian RSUP M Djamil Padang
Majelis Disiplin Profesi Datangi Keluarga Bayi Alceo, Mulai Dalami Dugaan Kelalaian RSUP M Djamil Padang
Keluarga Bayi Alceo Temui Wali Kota Padang, Dorong Perbaikan Layanan Kesehatan di RSUP M Djamil
Keluarga Bayi Alceo Temui Wali Kota Padang, Dorong Perbaikan Layanan Kesehatan di RSUP M Djamil