Langgam.id – Rumah Sakit Bhayangkara Padang, menyiapkan layanan pendampingan psikologis untuk ibu dari bayi yang diduga jadi korban penganiayaan di kawasan Korong Gadang, Kacamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Pekaku berinisial RD (29), ayah kandung korban.
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Padang, Kompol dr. Harry Andromeda mengatakan, langkah pendampingan psikologis diambil karena kondisi psikis dari ibu si bayi dinilai cukup terganggu. Hak ini karena mengalami trauma setelah lama hidup dalam situasi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Maka itu, kata Harry, kondisi mental ibu korban jadi perhatian serius pihak rumah sakit. Dari pengamatan tim medis, perempuan itu terlihat mengalami tekanan dan ketakutan sejak kasus penganiayaan terhadap anaknya terungkap.
“Kami melihat kondisi psikis ibu terganggu. Karena itu rumah sakit akan memberikan pendampingan melalui psikolog dan psikiater,” katanya, Senin (18/5/2026).
Menurut Harry, selama ini ibu korban tidak berani melapor meski diduga juga mengalami kekerasan. Justru laporan datang dari warga sekitar yang mengetahui kondisi korban.
“Selama ini ibunya takut melapor. Yang melapor justru tetangganya,” kata dia.
Ia menambahkan, dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan luka fisik pada ibu korban. Meski begitu, trauma yang dialami dinilai cukup serius dan butuh penanganan khusus.
“Secara fisik tidak ada luka, tetapi secara psikis kami melihat ada trauma,” tuturnya. (WAN)






