Iduladha 2026: Harga Sapi Kurban Naik di Padang, 1 Ekor Capai Rp18 Juta

Iduladha 2026: Harga Sapi Kurban Naik di Padang, 1 Ekor Capai Rp18 Juta

Pedagang sapi kurban di Padang. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id)

Langgam.id – Penjualan sapi kurban menjelang Iduladha 2026 di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) mulai meningkat. Bahkan, harga sapi kurban mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Seorang pengusaha sapi kurban di Padang, M Qudri, mengatakan harga sapi kurban saat ini berada di kisaran Rp17 juta hingga Rp18 juta per ekor. 

Dengan harga itu, biaya yang ditanggung setiap peserta kurban dalam satu kelompok berisi tujuh orang mencapai sekitar Rp2,6 juta per orang.

“Untuk harga sapi tahun ini rata-rata sekitar Rp17 juta sampai Rp18 juta per ekor. Kalau dibagi tujuh orang, masing-masing sekitar Rp2,6 juta,” ujarnya kepada Langgam.id, Senin (25/5/2026)

Ia menjelaskan, harga sapi kurban tahun ini mengalami kenaikan sekitar Rp1 juta dibandingkan Iduladha tahun lalu. Pada 2025, harga rata-rata sapi kurban masih berada di kisaran Rp16 juta per ekor.

Menurutnya, kenaikan harga tersebut dipengaruhi meningkatnya biaya modal dan perawatan ternak.

“Kalau dibandingkan tahun lalu memang ada kenaikan sekitar Rp1 juta per ekor. Hal itu karena modal juga naik,” katanya.

Qudri menambahkan, sapi jenis bali masih paling banyak diminati masyarakat di pasaran. Selain harganya relatif terjangkau, juga dikenal memiliki kualitas daging yang baik.

Meski demikian, ia menyebutkan jenis sapi lainnya juga tetap diminati pembeli untuk kebutuhan kurban Iduladha tahun ini.

“Yang paling banyak dicari tetap sapi bali. Namun, sapi jenis lain juga cukup banyak dibeli masyarakat,” jelasnya. (WAN) 

Baca Juga

Disdik Padang Soal Siswi SD Meninggal: Tidak Ditemukan Indikasi Perundungan
Disdik Padang Soal Siswi SD Meninggal: Tidak Ditemukan Indikasi Perundungan
Warga Pauh Dilaporkan Hilang di Hutan Unand
Warga Pauh Dilaporkan Hilang di Hutan Unand
Dinas Pendidikan Padang Bakal Panggil Kepsek dan Guru SDN 33 Rawang, Dalami Dugaan Perundungan Berujung Maut
Dinas Pendidikan Padang Bakal Panggil Kepsek dan Guru SDN 33 Rawang, Dalami Dugaan Perundungan Berujung Maut
Keluarga Desak Penjelasan Pihak SD Negeri 33 Rawang Padang, Buntut Siswi Meninggal Diduga Korban Perundungan
Keluarga Desak Penjelasan Pihak SD Negeri 33 Rawang Padang, Buntut Siswi Meninggal Diduga Korban Perundungan
Ilustrasi
Siswi SD Negeri 33 Rawang Padang Meninggal Dunia, Diduga Korban Perundungan
Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Fizlan Setiawan. (Dok. Istimewa)
Sambut Hari Jadi Kota Padang, Pemko Hapus Denda Retribusi Pedagang Pasar hingga Diskon Belanja Besar-besaran