Ribuan Umat Budha Rayakan Waisak di Padang

Berita Padang - berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Ribuan umat Budha di Kota Padang merayakan Hari Raya Waisak.

Perayaan Waisak di Kota Padang. (Foto: Rahmadi/Langgam.id)

Berita Padang – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Ribuan umat Budha di Kota Padang merayakan Hari Raya Waisak.

Langgam.id – Ribuan umat agama Budha di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) merayakan Hari Raya Waisak Tahun 2022 Masehi, Senin (16/5/2022).

Di antaranya, perayaan Waisak berlangsung di Vihara Budha Warman, Kota Padang. Bahkan perayaan kali ini mengalami peningkatan jumlah ummat yang beribadah.

Kepala Vihara Budha Warman, Sudarma mengatakan, ada peningkatan dua kali lipat ummat Budha jika dibandingkan dengan tahun 2020 dan 2021. Sebelumnya perayaan terkendala akibat pandemi Covid-19.

“Tahun ini masyarakat sangat antusias untuk melaksanakan ibadah. Mungkin karena pademi sudah mulai reda,” ujar Sudarma kepada langgam.id, Senin (16/5/2022).

Tahun sebelumnya, kata Sudarma, ummat Budha yang beribadah di Vihara sangat dibatasi, karena saat itu Indonesia sedang dilanda pandemi dan ada kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Dua tahun sebelumnya kami tetap melaksanakan ibadah di Vihara, tetapi dibatasi. Mulai  yang hadir dibatasi dan jadwal ibadah juga dipersingkat,” ungkapnya.

Sementara, tahun ini, sudah normal. Tapi tetap memperhatikan protokol kesehatan. Dia juga mengungkapkan, ada 7.000 lebih ummat Budha di Kota Padang sedangkan di Sumbar ada sekitar 11.000 orang.

Menurut dia, ada enam Vihara yang berdiri di Sumatra Barat yang menyebar dibeberapa daerah. Sementara di Kota Padang, ada tiga Vihara termasuk klenteng. Lalu di Padang Panjang satu, Bukitinggi satu dan di Payakumbuh satu.

Rakaian ritual dalam waisak yaitu Pelita dan Persembahan Lilin pada Minggu (15/05/2022) malam hari. Kemudian, Senin (16/05/2022) pagi ada ritual pemandian patung Kim Sin, sebuah patung arca Budha pada waktu kecil.

“Patung arca Budha tersebut dibersikan dan pemaknaannya sebagai pembersiha hati,” tutur Upasaka Panditi (Panggilan Pemuka Agama Budha) itu.

Baca juga: Menafsirkan Genealogis Orang Minang dari Temuan Ratusan Gambar di Gua Bukit Bais Solok

Setelah itu, Redaksina yang dilakukan dengan cara mengelilingi Vihara dan dilanjutkan dengan Waisa Kapuja. Waisa Kapuja ini kalau dalam Islam seperti Salat Id. Juga dilanjutkan dengan Samadi Suci Waisak atau meditasi.

Dapatkan update berita Padang – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tag:

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre