Riau Kembali Lakukan Penyekatan Pendatang dari Sumbar, Sumut dan Jambi

Penyekatan bukittinggi

Ilustrasi penyekatan lalu lintas. [pixabay.com]

Langgam.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memutuskan kembali melakukan penyekatan di daerah yang berbatasan langsung dengan Sumatra Barat (Sumbar). Penyekatan juga dilakukan di perbatasan Riau dengan Sumatra Utara (Sumut) dan Jambi.

“Kami sudah buat kesimpulan untuk melakukan penyekatan-penyekatan kembali di daerah perbatasan provinsi, antara dengan Sumbar, Sumut dan juga dengan Jambi,” kata Gubernur Riau Syamsuar seperti dikutip dari laman resmi Pemprov Riau, Rabu (11/8/2021).

Baca juga: Tekan Kasus Covid-19, Gubernur Sumbar Minta Tingkatkan Testing dan Tracing

Dia mengatakan, penyekatan itu dilakukan untuk mengurangi mobilisasi orang masuk Riau. Sebab kasus positif Covid-19 di Riau diduga bersumber dari warga provinsi tetangga yang masuk ke Riau.

“Beberapa hari ini kita melihat ada tren kasus terdapat warga yang datang dari provinsi lain, dan jumlah kasus positifnya juga meningkat,” ujarnya.

Menurut Syamsuar, pendatang dari Sumbar dan Sumut merupakan menyumbang kasus positif di daerah itu. Pendatang dari daerah itu kebanyakan datang lewat jalur darat karena tidak ada pintu masuk melalui transportasi udara.

Dia menyerahkan pemberlakukan itu kepada kepala daerah yang berbatasan langsung dengan Sumbar, Sumut dan Jambi. Menurutnya, saat ini sudah ada kepala daerah yang memberlakuan penyekatan tersebut.

“Tadi sudah disepakati, dan masing-masing bupati yang daerahnya di perbatasan provinsi sudah siap untuk melaksanakan penyekatan, dan bahkan sudah ada bupati yang melaksanakan,” ucap Syamsuar.

Baca Juga

Ilustrasi
Siswi SD Negeri 33 Rawang Padang Meninggal Dunia, Diduga Korban Perundungan
Wanita di Pasaman Dipersekusi
Polwan Polda Sumbar Diduga Alami Pelecehan Seksual, Pelaku Perwira Pangkat AKBP 
Respons Wali Kota Bukittinggi usai Dipolisikan di Polemik Lahan Universitas Fort De Kock
Respons Wali Kota Bukittinggi usai Dipolisikan di Polemik Lahan Universitas Fort De Kock
Rumah gadang agam terbakar
Pasutri Meninggal Saat Kebakaran di Padang Pariaman, Jasad Ditemukan dalam Kamar
Ilustrasi kebakaran
Kebakaran Pasar Kayu Tanam, 15 Toko Hangus Dilalap Api
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengatakan bahwa penanganan dampak bencana hidrometeorologi tidak boleh dibebankan
Gubernur Layangkan Teguran untuk 12 Kabupaten/Kota, Susun Perkada Tanpa Fasilitasi Pemprov