Kronologi Dua Orang Tertembak Peluru Nyasar di UNP

Kronologi Dua Orang Tertembak Peluru Nyasar di UNP

Kampus Universitas Negeri Padang di Air Tawar. (Foto: Humas UNP)

Langgam.id – Dua orang tertembak peluru nyasar di Universitas Negeri Padang (UNP), Selasa (2/6/2026) sore. Korban berinisial N, mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial, tertembak di bagian paha.  

Satu korban lagi seorang warga, pria berinisial G. Ia kebetulan juga berada di lingkungan kampus, tertembak hingga mengalami luka di bagian tangannya.  

Berikut Kronologinya

Pukul 17.00 WIB 

Sekretatis UNP, Erianjoni menjelaskan, peristiwa itu terjadi di kawasan taman di depan Gedung Rektorat. Korban mahasiswi, saat itu sedang duduk bersama sejumlah rekannya. 

Di lokasi yang sama, korban G sedang berada di kawasan kampus. Kemudian, proyektil peluru menyasar kedua korban, lalu tergeletak.  

“Benar ada proyektil peluru. Korban mahasiswi dan warga,” kata Erianjoni kepada Langgam.id

Pukul 17.15 WIB 

Erianjoni mengatakan, kedua korban dibawa menggunakan ambulan milik kampus, menuju Rumah Sakit Hermina untuk mendapatkan penanganan medis. 

“Bapak rektor langsung berkoordinasi dengan Pangdam XX Tuanku Imam Bonjol, Komandan Batalyon Infanteri 133 Yudha Sakti, Kabinda, dan Polsek Padang Utara,” ungkapnya.  

Pukul 20.30 WIB 

Usai sempat mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Hermina, kedua korban dirujuk ke Rumah Sakit Tentara dr. Reksodiwiryo. Erianjoni menyebutkan, korban mahasiswi harus menjalani operasi.  

“Harus menjalani operasi untuk mengeluarkan proyektil yang bersarang di bagian pahanya,” ujar Erianjoni.  

Pukul 23.00 WIB 

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XX Tuanku Imam Bonjol, Kolonel Kaveleri Taufiq memberikan keterangan kepada awak media terkait insiden peluru nyasar tersebut.  

Taufiq mengakui, kejadian ini bersamaan dengan adanya kegiatan latihan tembak yang dilakukan prajurit. Namun, ia belum bisa memastikan apakah peluru berasal dari prajurit yang sedang latihan. 

Investigasi terkait insiden peluru nyasar itu telah dilakukan. Pihak TNI menyebutkan, lokasi lapangan tembak ke lokasi kejadian berjarak sekitar 800 meter.  

“Memang benar pada saat bersamaan juga sedang berlangsung latihan menembak mengunakan laras panjang. Latihan menembak dilaksanakan Batalyon Yonif TP 897 Singgalang dari pagi,” jelasnya.  

“Saat ini proses sedang dilakukan investigasi. Belum bisa dipastikan apakah benar peluru anggota yang sedang melaksanakan latihan atau bukan,” tambah Taufiq. (WAN) 

Tag:

Baca Juga

Penjelasan BNN Soal Penggerebekkan Gudang Sabu di Kota Padang
Penjelasan BNN Soal Penggerebekkan Gudang Sabu di Kota Padang
Semen Padang Fc dirumorkan tengah mengincar pemain depan Ilija Spasojević
Rumor Transfer! Semen Padang Fc Incar Ilija Spasojević
Pemerintah Kota Padang mengajukan pengadaan 1.540 unit tablet Android senilai Rp3 miliar dalam APBD Kota Padang 2026. Ilustrasi Canva
Pemko Padang Anggarkan Rp3 Miliar Lebih Beli 1.500 Tablet Android
Pemain baru Semen Padang Fc Esteban Viscara. Ig: PSISFC
Transfer Pemain Semen Padang Fc, Esteban Viscarra is Back
Hujan deras memicu Longsor terjadi di kawasan Sintijuah Lauik, Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.
Longsor di Sitinjau Lauik, Truk Tertimpa Material Tanah
Pemko Padang alokasikan anggaran Rp309 juta untuk papan karangan bunga.
Anggaran Karangan Bunga Pemko Padang Capai Rp300 Juta