Pejalan Kaki Tertabrak Kereta di Depan UNP, Sempat Dibawa ke RS Lalu Meninggal

Pejalan Kaki Tertabrak Kereta di Depan UNP, Sempat Dibawa ke RS Lalu Meninggal

Polisi olah TKP insiden pejalan kaki tertabrak kereta di depan UNP. (Foto: Polsek Padang Utara)

Langgam.id – Seorang pejalan kaki bernama Desi Fitriani (46), meninggal dunia setelah tertabrak Kereta Api Pariaman Ekspres B5 di depan Kampus Universitas Negeri Padang (UNP), Kelurahan Air Tawar Timur, Kecamatan Padang Utara, Selasa (4/8/2026).

Korban yang merupakan warga Jalan Raya Piai Tanah Sirah, Kelurahan Tanah Sirah Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang ini sempat dibawa ke Rumah Sakit Hermina. Namun, tim medis menyatakan korban meninggal dunia.

Kapolsek Padang Utara AKP Yuliadi menjelaskan, peristiwa itu terjadi saat Kereta Api Pariaman Ekspres B5 melaju dari arah Pariaman menuju Simpang Haru.

Berdasarkan keterangan saksi, korban awalnya berdiri di pinggir rel. Saat kereta melintas, korban justru melangkah mundur ke arah belakang hingga akhirnya tertabrak kereta api.

“Saksi melihat korban seperti orang yang sedang pusing. Saksi sempat berteriak memperingatkan adanya kereta yang melintas, namun korban tidak mendengar sehingga tertabrak pada bagian kepala,” kata Yuliadi, Selasa (4/8/2026).

Usai menerima laporan kejadian, personel Polsek Padang Utara mendatangi lokasi dan memastikan korban telah dibawa ke Rumah Sakit Hermina.

Polisi kemudian melakukan identifikasi korban dan berupaya menghubungi pihak keluarga. Sekitar pukul 15.00 WIB, keluarga berhasil dihubungi dan tiba di rumah sakit sekitar pukul 15.50 WIB. Jenazah selanjutnya dibawa pulang oleh keluarga untuk dimakamkan.

Menurut keterangan keluarga, kata Yuliadi, korban sehari-hari bekerja sebagai relawan yang menggalang donasi bagi anak-anak yatim di sebuah yayasan.

“Keluarga sempat sebut beberapa hari terakhir korban sering mengeluhkan pusing saat berada di rumah,” jelasnya.

Dalam penanganan kasus ini, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi-saksi, mengecek kondisi korban di rumah sakit, serta menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga setelah proses identifikasi selesai.

“Kami telah meminta keterangan dari tiga saksi di sekitar lokasi rel,” pungkasnya. (WAN)

Baca Juga

Wisuda ke-145: UNP Lepas 2.629 Wisudawan, Prosesi Digelar 3 Hari
Wisuda ke-145: UNP Lepas 2.629 Wisudawan, Prosesi Digelar 3 Hari
Petugas KAI melakukan perawatan rel kereta api. (Foto: KAI Sumbar)
Dishub Sumbar Dukung Rencana Reaktivasi Rel KA: Bisa Kurangi Beban Jalan dan Hidupkan Pariwisata
Bekali Wisudawan ke-145, UNP Gandeng NVIDIA Indonesia
Bekali Wisudawan ke-145, UNP Gandeng NVIDIA Indonesia
Dosen UNP Bekali Warga Nagari Anduriang Hadapi Risiko Bencana
Dosen UNP Bekali Warga Nagari Anduriang Hadapi Risiko Bencana
Pertukaran Dosen dan Mahasiswa, UNP Jalin Kerja Sama dengan USIM Malaysia
Pertukaran Dosen dan Mahasiswa, UNP Jalin Kerja Sama dengan USIM Malaysia
100 Pelaku Usaha Kuliner Sumbar Ikuti Program MASAMO 2026 di UNP
100 Pelaku Usaha Kuliner Sumbar Ikuti Program MASAMO 2026 di UNP