Revitalisasi Pasar Raya Fase VII Dimulai, Wako Hendri Septa: Alhamdulillah Pedagang Mendukung

Revitalisasi Pasar Raya Fase VII Dimulai, Wako Hendri Septa: Alhamdulillah Pedagang Mendukung

Wako Padang Hendri Septa dan pedagang di Pasar Raya Padang. (Foto: Prokopim Pemko Padang)

LanggamInfo – Revitalisasi Pasar Raya Padang fase VII saat ini sudah mulai berangsur dilakukan. Seperti diketahui, pusat perbelanjaan yang sempat rusak akibat gempa 2009 itu, bakal dibangun ulang menjadi lebih representatif berkat bantuan dana Detail Engineering Design (DED) dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR.

Anggarannya diperkirakan mencapai sebesar Rp104 miliar untuk membangun gedung 3 (tiga) lantai disertai 1 (satu) semi basement.

Sebagai tahap awal, Pemerintah Kota Padang akan melakukan relokasi bagi seluruh pedagang di kawasan tersebut.

“Alhamdulillah, hari ini kita jajaran Pemerintah Kota bersama unsur Forkopimda meninjau langsung Pasar Raya Fase VII. Tujuannya adalah untuk memastikan ketersediaan tempat relokasi sekaligus mensosialisasikan niatan ini kepada pedagang. Kita bersyukur, para pedagang menyambut baik upaya ini,” kata Wali Kota Hendri Septa sewaktu meninjau dan berdialog dengan pedagang Pasar Raya Padang Fase VII, Selasa (22/11/2022) siang.

Dalam kesempatan itu terlihat para pedagang Pasar Raya Fase VII baik pemilik toko dan PKL menyatakan menyambut baik dan menyetujui upaya revitalisasi tempat mereka berdagang tersebut.

“Insya Allah, dalam beberapa hari ke depan kita akan buat kesepakatan bersama antara Pemko dengan pedagang. Inti dari kesepakatan itu adalah para pedagang dan PKL yang berjualan di Fase VII ini setuju untuk dipindahkan sementara waktu selama proses pembangunan berlangsung,” tuturnya.

Lebih lanjut Wako Padang menyebut, adapun untuk pedagang Fase VII yang direlokasi, pedagang kios sebanyak 288 dan PKL lebih kurang 200 lebih. Semuanya akan dipindahkan sementara berjualan di kawasan Pertokoan IPPI samping Balai Kota lama dan juga di Blok II dan Blok III.

“Semua pedagang tersebut sudah kita catat nama dan tokonya. Mereka semua kita pastikan akan menempati gedung baru Fase VII nantinya. Kita sudah kunci. Jadi setelah bangunan ini selesai tidak ada lagi pedagang baru yang berjualan di sana,” ujar Wako Hendri Septa.

“Ini merupakan penantian panjang dan angin segar khususnya bagi pedagang yang berjualan di Fase VII. Semoga dengan itu wajah Pasar Raya akan berubah di masa datang. Begitu juga pedagang akan menempati bangunan tempat berjualan yang lebih representatif, tertata dan nyaman. Mari kita bersama-sama membantu mewujudkan impian ini,” kata Hendri, bersemangat.

Dalam kesempatan itu hadir mendampingi Wali Kota Padang Sekda Andree Algamar bersama para Asisten dan sejumlah kepala OPD terkait di lingkup Pemko Padang. (Dv/Prokopim Pdg) – Advertorial

Baca Juga

Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Kasubag Umum Politeknik Negeri Padang (PNP), Fajri Arianto, memberikan keterangan kasus kematian seorang mahasiswa PNP. (Langgam.id/ Irwanda S)
Mahasiswa PNP Diduga Bunuh Diri di Kos Disebut Tertutup, Pihak Kampus: Seminggu Tak Bisa Dihubungi!
Geger Mahasiswa di Padang Meninggal di Kamar Kos, Diduga Bunuh Diri dan Tubuh Menghitam
Geger Mahasiswa di Padang Meninggal di Kamar Kos, Diduga Bunuh Diri dan Tubuh Menghitam
Dari Rantau ke Ranah Minang, SR12 Hadirkan Training Center Baru di Padang
Dari Rantau ke Ranah Minang, SR12 Hadirkan Training Center Baru di Padang